Ditanya Pengalaman Ma'ruf di Bidang Ekonomi, Hasto Balik Tanya Keberhasilan OK-OCE

Kompas.com - 18/08/2018, 15:35 WIB
Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto (baju putih, kedua dari kiri) di RSPAD Gatot Subroto, Minggu (12/8/2018) KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELASekjen PDI-P Hasto Kristiyanto (baju putih, kedua dari kiri) di RSPAD Gatot Subroto, Minggu (12/8/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto menilai bakal cawapres pendamping Joko Widodo, Ma'ruf Amin, sangat berpengalaman di bidang ekonomi.

Hal itu disampaikan Hasto saat ditanyai wartawan ihwal pengalamam Ma'ruf di bidang ekonomi. Sebab, aspek itulah yang akan sering dibahas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menyerang pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Kiai Ma'ruf itu pengalamannya luas. Pak Prabowo sama Pak Sandi belum pernah menjadi anggota DPR. Kiai Ma'ruf pernah menjadi anggota DPR dan menjadi ketua Komisi VI. Artinya memimpin kebijakan industri, kebijakan BUMN, perdagangan," kata Hasto di media center tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf, Menteng, Jakarta, Sabtu (18/8/2018).

Baca juga: Di PBNU, Prabowo-Sandiaga Promosikan OK OCE

Hasto justru mempertanyakan kapasitas Sandiaga yang hanya mengurus ekonomi di sektor korporasi.

Saat dibandingkan pengalaman Ma'ruf dan Sandiaga di sektor ekonomi riil, Hasto tak menganggap Sandiaga lebih baik.

Ketika ditanya program OK-OCE yang sudah dijalani Sandiaga untuk membina pelaku usaha ekonomi mikro, Hasto justru mempertanyakannya.

"OK-OCE kita lihat berhasilnya di mana. Mari kita lihat bersama-sama," lanjut Hasto.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Dalami Kemungkinan Adanya Transanksi Video Porno oleh Predator Anak asal Prancis

Polisi Dalami Kemungkinan Adanya Transanksi Video Porno oleh Predator Anak asal Prancis

Nasional
Kemensos Beri Santunan Rp 15 Juta ke Ahli Waris Korban Banjir Bandang di Masamba

Kemensos Beri Santunan Rp 15 Juta ke Ahli Waris Korban Banjir Bandang di Masamba

Nasional
Bio Farma: Vaksin Covid-19 Buatan RI Bisa Tersedia 2022

Bio Farma: Vaksin Covid-19 Buatan RI Bisa Tersedia 2022

Nasional
Gugus Tugas Luncurkan Mesin Deteksi Covid-19 Berkapasitas Uji 1.000 Sampel Per Hari

Gugus Tugas Luncurkan Mesin Deteksi Covid-19 Berkapasitas Uji 1.000 Sampel Per Hari

Nasional
Tim Pemburu Koruptor Dinilai akan Berpotensi Bergesekan dengan KPK

Tim Pemburu Koruptor Dinilai akan Berpotensi Bergesekan dengan KPK

Nasional
Polri Akui Surat Bebas Covid-19 Djoko Tjandra Diterbitkan Pusdokkes

Polri Akui Surat Bebas Covid-19 Djoko Tjandra Diterbitkan Pusdokkes

Nasional
Kasus Korupsi Alkes, Tubagus Chaeri Wardana Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Alkes, Tubagus Chaeri Wardana Divonis 4 Tahun Penjara

Nasional
Walhi: Pemulihan Ekosistem Gambut Tak Bisa Tanpa Evaluasi Industri dan Konsesi

Walhi: Pemulihan Ekosistem Gambut Tak Bisa Tanpa Evaluasi Industri dan Konsesi

Nasional
Bawaslu: Sistem Pengecekan Data Pemilih Pilkada Milik KPU Bermasalah

Bawaslu: Sistem Pengecekan Data Pemilih Pilkada Milik KPU Bermasalah

Nasional
Yuri: Penambahan Kasus Covid-19 Terjadi di Lingkungan Kerja...

Yuri: Penambahan Kasus Covid-19 Terjadi di Lingkungan Kerja...

Nasional
Pejabat Polri Pembuat Surat Jalan Djoko Tjandra Sakit dan Sedang Dirawat

Pejabat Polri Pembuat Surat Jalan Djoko Tjandra Sakit dan Sedang Dirawat

Nasional
Puan Maharani: Selama Masa Sidang IV, DPR Tuntaskan 3 RUU

Puan Maharani: Selama Masa Sidang IV, DPR Tuntaskan 3 RUU

Nasional
Rapat Paripurna DPR Diwarnai Interupsi soal RUU Haluan Ideologi Pancasila

Rapat Paripurna DPR Diwarnai Interupsi soal RUU Haluan Ideologi Pancasila

Nasional
Buat Surat Jalan Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Dijerat Pidana

Buat Surat Jalan Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Dijerat Pidana

Nasional
Ini Protokol Kesehatan Cegah Covid-19 di Pasar untuk Pengunjung, Pedagang, dan Pengelola

Ini Protokol Kesehatan Cegah Covid-19 di Pasar untuk Pengunjung, Pedagang, dan Pengelola

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X