Di Tim Kampanye Jokowi, PSI Ingin Diberi Tugas Gaet Pemilih Milenial

Kompas.com - 11/08/2018, 15:16 WIB
Calon presiden petahana Joko Widodo (tengah) menyampaikan pidato politik didampingi calon wakil presiden Maruf Amin (kelima kanan) dan para ketua umum partai politik pendukung di Gedung Joang, Jakarta, Jumat (10/8/2018). Joko Widodo menyampaikan pidato politik sebelum mendaftarkan diri ke KPU untuk Pilpres 2019. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARICalon presiden petahana Joko Widodo (tengah) menyampaikan pidato politik didampingi calon wakil presiden Maruf Amin (kelima kanan) dan para ketua umum partai politik pendukung di Gedung Joang, Jakarta, Jumat (10/8/2018). Joko Widodo menyampaikan pidato politik sebelum mendaftarkan diri ke KPU untuk Pilpres 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengusulkan kader partainya masuk dalam tim kampanye pemenangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Salah satu direktorat dalam tim kampanye tersebut adalah direktorat pemenanganan untuk milenial dan pemilih pemula.

"Kami akan mengusulkan kader-kader terbaik PSI untuk mengisi direktorat. Jadi ada 10 direktorat, salah satunya direktorat pemenangan untuk milenial dan pemilih pemula," ujar saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/8/2018).

Baca juga: Cerita di Balik Kemeja Putih Jokowi Bersablon Bersih, Merakyat dan Kerja Nyata

Menurut Toni, kader PSI dapat berkontribusi dalam merumuskan strategi pemenangan, terutama dalam menggaet suara pemilih pemula dan milenial.

Ia memastikan, kadernya mampu berkontribusi secara maksimal dalam tim kampanye pemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Saya kira nanti kami akan berusaha semaksimal mungkin, akan kami kontribusikan kader terbaik PSI, untuk merumuskan strategi memenangkan hati milennials agar Pak Jokowi kembali terpilih," kata Toni.

Baca juga: JK Bicara soal Tikungan Akhir Cawapres Jokowi

Dijadwalkan sembilan sekjen partai politik pendukung Joko Widodo dan Ma'ruf Amin akan bertemu di Posko Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, sore ini.

Dalam pertemuan tersebut tim kesekjenanan akan membahas tim kampanye nasional.

Menurut Toni, tim kampanye akan diisi oleh perwakilan dari seluruh partai pendukung.

Baca juga: PSI dan Partai Perindo Dicoret dari Berkas Pencalonan Jokowi-Maruf

Tim Kesekjenan akan menentukan anggota tim kampanye berdasarkan faktor kapabilitas dan akseptabilitas.

"Nanti akan sepakati itu (tim kampanye) akan diisi secara inklusif, secara proporsional dan tentu juga melihat aspek meritokrasi atau melihat kapabilitas dan akseptabilitas orang-orang yang akan mengisi posisi itu," ujar Toni.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bareskrim Polri Panggil Rocky Gerung terkait Laporan Politikus PDI-P Henry Yosodiningrat

Bareskrim Polri Panggil Rocky Gerung terkait Laporan Politikus PDI-P Henry Yosodiningrat

Nasional
BNPB Rekrut 5.816 Relawan Percepatan Penanganan Corona

BNPB Rekrut 5.816 Relawan Percepatan Penanganan Corona

Nasional
Tingkatkan Imunitas Hadapi Covid-19, Berjemur Cukup 15 Menit Saja

Tingkatkan Imunitas Hadapi Covid-19, Berjemur Cukup 15 Menit Saja

Nasional
Dijadwal Beroperasi Senin, Pembangunan RS Darurat Covid-19 Pulau Galang Tinggal 9 Persen

Dijadwal Beroperasi Senin, Pembangunan RS Darurat Covid-19 Pulau Galang Tinggal 9 Persen

Nasional
Anak-anak Berpotensi Jadi Carrier Covid-19, Lansia Harus Hati-hati ketika Kontak dengan Cucunya

Anak-anak Berpotensi Jadi Carrier Covid-19, Lansia Harus Hati-hati ketika Kontak dengan Cucunya

Nasional
AHY Intruksikan Kader Partai Demokrat Minimalisasi Mudik Lebaran

AHY Intruksikan Kader Partai Demokrat Minimalisasi Mudik Lebaran

Nasional
Per 29 Maret, RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Tangani 387 Pasien

Per 29 Maret, RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Tangani 387 Pasien

Nasional
Hadapi Wabah Corona, Masyarakat Diajak Berpikir Positif, Bersikap Positif, dan Bertindak Positif

Hadapi Wabah Corona, Masyarakat Diajak Berpikir Positif, Bersikap Positif, dan Bertindak Positif

Nasional
Rawat Pasien Covid-19, Kemenag Pinjamkan Asrama Haji di Sejumlah Daerah

Rawat Pasien Covid-19, Kemenag Pinjamkan Asrama Haji di Sejumlah Daerah

Nasional
Wakapolri Minta Jajarannya Lakukan Penyemprotan Disinfektan Massal dan Serentak Selasa

Wakapolri Minta Jajarannya Lakukan Penyemprotan Disinfektan Massal dan Serentak Selasa

Nasional
Pimpinan MPR Minta Pemerintah Evaluasi Langkah Penanganan Covid-19

Pimpinan MPR Minta Pemerintah Evaluasi Langkah Penanganan Covid-19

Nasional
Cerita Seputar Pulang Kampung di Tengah Wabah Corona, Dicegat Bupati hingga Mudik Gratis Batal

Cerita Seputar Pulang Kampung di Tengah Wabah Corona, Dicegat Bupati hingga Mudik Gratis Batal

Nasional
Darurat Corona Diperpanjang, Masyarakat Jangan Khawatir Tak Bisa Silaturahim saat Idul Fitri

Darurat Corona Diperpanjang, Masyarakat Jangan Khawatir Tak Bisa Silaturahim saat Idul Fitri

Nasional
Nestapa Ojek Online, Tetap Ditagih Debt Collector Meski Cicilan Ditangguhkan karena Covid-19

Nestapa Ojek Online, Tetap Ditagih Debt Collector Meski Cicilan Ditangguhkan karena Covid-19

Nasional
Jusuf Kalla Tulis Puisi soal Virus Corona, Ini Isi Lengkapnya

Jusuf Kalla Tulis Puisi soal Virus Corona, Ini Isi Lengkapnya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X