Pendaftaran Caleg Masih Sepi, Apa Sebabnya? - Kompas.com

Pendaftaran Caleg Masih Sepi, Apa Sebabnya?

Kompas.com - 12/07/2018, 06:48 WIB
Sepekan pendaftaran caleg dibuka hingga Rabu (11/7/2018), belum ada tanda-tanda bacaleg yang minat mendaftar di KPU Mamasa. KOMPAS.com/JUNAEDI Sepekan pendaftaran caleg dibuka hingga Rabu (11/7/2018), belum ada tanda-tanda bacaleg yang minat mendaftar di KPU Mamasa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menilai, pendaftaran calon legislatif masih sepi disebabkan beberapa hal.

Misalnya, karena calon legislatif sedang menyelesaikan proses mengunggah berkas-berkas partai dan calon ke sistem informasi pencalonan atau SILON milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Bisa saja ini masih dalam proses konsolidasi dan finalisasi tahap akhir kelengkapan berkas daftar calon sebelum dimasukkan ke Komisi Pemilihan Umum,” kata Titi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (11/7/2018) malam.

Baca juga: Hingga Satu Pekan, Belum Ada Parpol yang Daftarkan Caleg ke KPU DKI Jakarta

Titi juga menilai, partai politik juga memiliki kecenderung mendaftarkan calon legislatif menjelang batas waktu terakhir. Hal tersebut, menurut Titi, menunjukkan parpol tidak bisa mengkonsolidasi caleg-calegnya.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini di KPU RI, Jakarta, Rabu (31/1/2018).KOMPAS.com/ESTU SURYOWATI Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini di KPU RI, Jakarta, Rabu (31/1/2018).

“Ada beberapa partai yang kami jumpai ternyata mereka belum tuntas terkait dengan penempatan nomor urut caleg, dan masih ada tarik menarik antarcaleg,” kata Titi.

“Ini dikarenakan proses rekrutmen dan pencalonan yang berlangsung injury time di internal partai sehingga tidak bisa mengkonsolidasi pencalonan,” sambung Titi.

Baca juga: Sepekan Dibuka, Pendaftaran Caleg di Mamasa Sepi Peminat

Titi meminta partai politik tidak mendaftar calon di waktu menjelang penutupan pendaftaran, sehingga bisa terlayani dengan baik dan juga memastikan segala sesuatunya diproses dengan benar.

Di sisi lain, Titi menyoroti keterwakilan perempuan yang telah disudutkan sejak proses penentuan atau penyusunan calon. Dua kondisi itu membuat perwujudan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen secara nyata tak akan berhasil.

“Beberapa partai yang kesulitan memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30 persen, karena proses penjaringannya yang memang tidak dilakukan secara terencana dan terlembaga,” ujar dia.

Baca juga: Pendaftaran Caleg Masih Sepi Dinilai karena Parpol Terapkan Politik Transaksional

Pendaftaran calon anggota legislatif, baik DPR, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota, serta calon anggota DPD di seluruh Indonesia mulai dibuka pada 4 Juli.

Diberitakan, sebelumnya, hingga Rabu (11/7/2018), belum ada satu pun parpol yang mendaftarkan calegnya.

"Sampai dengan hari ini, hari kedelapan dari total 14 hari yang disediakan untuk pendaftaran bakal calon, itu belum satu pun partai politik yang mendaftarkan ke KPU RI untuk calon anggota DPR RI," kata Ketua KPU Arief Budiman seusai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/7/2018).


Terkini Lainnya

5 Fakta Kebakaran Mobil di Bandara Juanda, Diduga Korsleting Charger HP hingga Pengakuan Pemilik

5 Fakta Kebakaran Mobil di Bandara Juanda, Diduga Korsleting Charger HP hingga Pengakuan Pemilik

Regional
Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Bandung Barat, Ini Penjelasan BMKG

Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Bandung Barat, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Pelaku Pembunuhan Dufi Bawa Ponsel dan Kartu ATM Korban

Pelaku Pembunuhan Dufi Bawa Ponsel dan Kartu ATM Korban

Megapolitan
Pelaku Pembunuhan Dufi Ditangkap di Bantargebang

Pelaku Pembunuhan Dufi Ditangkap di Bantargebang

Megapolitan
Surya Paloh Nilai Pileg dan Pilpres Sama-sama Penting

Surya Paloh Nilai Pileg dan Pilpres Sama-sama Penting

Nasional
Setelah Membunuh CLP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi

Setelah Membunuh CLP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi

Megapolitan
Surya Paloh: Tidak Salah Target Masuk 3 Besar di Pemilu 2019

Surya Paloh: Tidak Salah Target Masuk 3 Besar di Pemilu 2019

Nasional
Perludem: Penyandang Disabilitas Mental Harus Diberi Hak Pilih dalam Pemilu

Perludem: Penyandang Disabilitas Mental Harus Diberi Hak Pilih dalam Pemilu

Nasional
BIN: 7 Perguruan Tinggi Negeri Terpapar Paham Radikal

BIN: 7 Perguruan Tinggi Negeri Terpapar Paham Radikal

Nasional
BIN Bantah Suap Ormas Demi Bungkam Kritik terhadap Pemerintah

BIN Bantah Suap Ormas Demi Bungkam Kritik terhadap Pemerintah

Nasional
186 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Bandung Barat

186 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Bandung Barat

Regional
Terdapat Bekas Luka Pukulan di Kepala Perempuan yang Tewas di Indekos Mampang

Terdapat Bekas Luka Pukulan di Kepala Perempuan yang Tewas di Indekos Mampang

Megapolitan
Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Megapolitan
Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Regional
5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

Regional

Close Ads X