Syahrul Yasin Limpo Bangga PLTB Sidrap Akhirnya Diresmikan Jokowi

Kompas.com - 02/07/2018, 20:29 WIB
PLTB Sidrap di Sulawesi Selatan, Senin (2/7/2018). -KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAPLTB Sidrap di Sulawesi Selatan, Senin (2/7/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo bangga akhirnya proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

"PLTB Sidrap seperti anak kandung bagi saya. Saya bolak-balik Makassar-Sidrap selama bertahun-tahun demi memastikan proyek ini lancar," kata Syahrul dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/7/2018).

Baca juga: Resmikan PLTB Sidrap, Jokowi Merasa Seperti di Belanda

Dengan peresmian ini, kata Syahrul, Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memanfaatkan angin untuk menghasilkan listrik.

PLTB Sidrap menggunakan 30 turbin angin berkapasitas total 75 MW. Setiap turbin menghasilkan 2,5 MW.

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) ketika ditemui di Balai Sarbini, Jakarta, Rabu malam (10/1/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIR Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) ketika ditemui di Balai Sarbini, Jakarta, Rabu malam (10/1/2018).

 

"Saya bangga sekali akhirnya proyek ini diresmikan oleh Presiden," kata Syahrul yang baru mengakhiri jabatannya sebagai Gubernur Sulsel pada April lalu.

Baca juga: Selain PLTB Sidrap, Jokowi Juga Resmikan Dua PLTU

Syahrul menambahkan, keberadaan PLTB Sidrap menunjukkan pembangunan Sulsel selaras dengan potensi alam.

Di lokasi PLTB, kecepatan angin dapat mencapai 7 meter per detik. Kecepatan itu bisa menggerakkan baling-baling 57 meter yang terpasang di setiap turbin.

Syahrul meyakini, PLTB Sidrap dan sejumlah proyek kelistrikan lain semakin menambah ketahanan energi di Sulsel.

Baca juga: Bertolak ke Sulsel, Jokowi Resmikan PLTB Sidrap dan PLTU Jeneponto

Dengan demikian, Sulsel semakin siap untuk berbagai aktivitas, khususnya kegiatan produktif yang membutuhkan listrik.

Ia menceritakan, tidak sedikit orang pesimistis kala proyek itu dicetuskan beberapa tahun lalu. Akan tetapi, dengan arahan Presiden Jokowi, Syahrul ikut berusaha keras mendorong proyek itu terus berjalan.

"Sekarang, Sulsel sudah mulai memetik hasilnya. Sebagai warga Sulsel, tentu saja saya bangga," kata Ketua DPP Partai Nasdem ini.

Kompas TV Pembangkit Listrik Tenaga Bayu di Sidrap Sulawesi Selatan bisa hasilkan listrik untuk sekitar 80.000 rumah tangga.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dubes RI di AS Rosan Roeslani Serahkan Surat-surat Kepercayaan ke Joe Biden

Dubes RI di AS Rosan Roeslani Serahkan Surat-surat Kepercayaan ke Joe Biden

Nasional
Kasus Suap Wali Kota Rahmat Effendi, KPK Panggil 3 Lurah sebagai Saksi

Kasus Suap Wali Kota Rahmat Effendi, KPK Panggil 3 Lurah sebagai Saksi

Nasional
WNI Pekerja Pertanian Bakal Bebas Visa Untuk Bekerja di Australia

WNI Pekerja Pertanian Bakal Bebas Visa Untuk Bekerja di Australia

Nasional
Akhir Drama Pernyataan Arteria Dahlan, Minta Maaf dan Dijatuhi Sanksi oleh PDI-P

Akhir Drama Pernyataan Arteria Dahlan, Minta Maaf dan Dijatuhi Sanksi oleh PDI-P

Nasional
Polri Akan Tindak Penimbun Minyak Goreng Rp 14.000, Ancamannya Denda Rp 50 Miliar

Polri Akan Tindak Penimbun Minyak Goreng Rp 14.000, Ancamannya Denda Rp 50 Miliar

Nasional
7 Atensi Prabowo Terkait Pertahanan dalam Rapim Kemenhan 2022

7 Atensi Prabowo Terkait Pertahanan dalam Rapim Kemenhan 2022

Nasional
KPU Usulkan Alternatif Jadwal Pemilu 14 Februari 2024

KPU Usulkan Alternatif Jadwal Pemilu 14 Februari 2024

Nasional
OTT Hakim PN Surabaya: Dugaan Kongkalikong Bubarkan Perusahaan untuk Bagi Keuntungan

OTT Hakim PN Surabaya: Dugaan Kongkalikong Bubarkan Perusahaan untuk Bagi Keuntungan

Nasional
Bertambah 51, Total Pasien Covid-19 di Wisma Atlet 2.687

Bertambah 51, Total Pasien Covid-19 di Wisma Atlet 2.687

Nasional
Lebih dari 2.000 Kasus Covid-19 Sehari dan 1.000 Omicron, Indonesia Masuki Gelombang 3 Pandemi

Lebih dari 2.000 Kasus Covid-19 Sehari dan 1.000 Omicron, Indonesia Masuki Gelombang 3 Pandemi

Nasional
Itong Isanini Tersangka Suap, KY Ungkap Laporan Pelanggaran Etik Hakim di Jatim Ranking Dua

Itong Isanini Tersangka Suap, KY Ungkap Laporan Pelanggaran Etik Hakim di Jatim Ranking Dua

Nasional
Tertutupnya Mabes Polri soal Asal Usul Pelat Mirip Polisi yang Dimiliki Arteria Dahlan

Tertutupnya Mabes Polri soal Asal Usul Pelat Mirip Polisi yang Dimiliki Arteria Dahlan

Nasional
Itong Isnaini Tersangka, KY: Ada Dugaan Pelanggaran Etik Hakim

Itong Isnaini Tersangka, KY: Ada Dugaan Pelanggaran Etik Hakim

Nasional
Satgas Sebut Belum Ada Gejala Khas yang Timbul akibat Varian Omicron

Satgas Sebut Belum Ada Gejala Khas yang Timbul akibat Varian Omicron

Nasional
Megaproyek IKN, 20.000 Masyarakat Adat Tersingkir dan Dugaan 'Hapus Dosa' Korporasi

Megaproyek IKN, 20.000 Masyarakat Adat Tersingkir dan Dugaan "Hapus Dosa" Korporasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.