Kompas.com - 11/05/2018, 13:20 WIB
Ratusan personel kepolisian bersenjata lengkap berjaga di kawasan Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (10/5/2018). Sedikitnya 145 narapidana tindak pidana terorisme yang terlibat kerusuhan di Rutan cabang Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, telah dipindahkan ke tiga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan. KOMPAS.com/M IQBAL FAHMIRatusan personel kepolisian bersenjata lengkap berjaga di kawasan Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (10/5/2018). Sedikitnya 145 narapidana tindak pidana terorisme yang terlibat kerusuhan di Rutan cabang Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, telah dipindahkan ke tiga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyatakan, pihaknya menyoroti sejumlah hal terkait kerusuhan di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Salah satunya adalah terkait fasilitas penahanan di rutan Mako Brimob.

"Dari sisi PPP, ada beberapa hal yang akan kami soroti. Pertama, terkait evaluasi kebijakan dan fasilitas penahanan di rutan Mako (Brimob) yang selama ini dipergunakan," ujar Arsul kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Jumat (11/5/2018).

Baca juga: Pasca Kerusuhan Mako Brimob, Masyarakat Diharapkan Konsolidasi Lawan Terorisme

Anggota Pansus Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12/2017)Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim Anggota Pansus Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12/2017)

Selain itu, PPP juga menyoroti pilihan kebijakan dan fasilitas penahanan ke depannya. Arsul juga menyatakan perlunya dibangun rutan khusus untuk tahanan terorisme.

"PPP melihat perlunya dibangun rutan khusus berklasifikasi SMS (Super Maximum Security) untuk tahanan terorisme," sebut Arsul.

Meski demikian, saat ini belum dibangun rutan khusus semacam itu di Indonesia.

Oleh sebab itu, imbuh Arsul, Polri bisa menggunakan Lapas Gunung Sindur, Jawa Barat, yang memiliki blok-blok ruang tahanan berklasifikasi SMS sebagai tempat terdekat dari Mabes Polri yang bisa digunakan.

Baca juga: Moeldoko Usul Bentuk Satuan Khusus Penanggulangan Teror, Jokowi Tertarik

 

"Untuk ini, PPP juga akan mendalami koordinasi antarkelembagaan, khususnya Polri dengan Kemenkumham (Kementerian Hukum dan HAM) selaku penanggung jawab administratif lapas dan rutan," tutur Arsul.

Aparat kepolisian berhasil kembali menguasai Rutan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok pada Kamis (10/5/2018) pagi pukul 07.15. Operasi dilakukan selama 36 jam oleh pihak kepolisian.

Meski sempat ada perlawanan, sebanyak 155 tahanan di rutan cabang Salemba yang ada dalam Mako Brimob akhirnya menyerahkan diri.

Baca juga: Pasca-penyerangan Mako Brimob, Polrestabes Makassar Dibanjiri Karangan Bunga

 

Seorang sandera terakhir, yakni Bripka Iwan Sarjana juga bisa dibebaskan dalam kondisi selamat pada Kamis dini hari.

Dalam kerusuhan tersebut, sebanyak lima orang anggota kepolisian gugur. Adapun satu orang narapidana terorisme juga tewas.

Kompas TV Pasca penyanderaan dan kerusuhan aktivitas perekonomian di sekitar lokasi berangsur pulih.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ICW: Komitmen Pemerintah dalam Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Dipercaya

ICW: Komitmen Pemerintah dalam Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Dipercaya

Nasional
SAFEnet Sebut Kondisi Kebebasan Berekspresi di Indonesia Memburuk pada 2020

SAFEnet Sebut Kondisi Kebebasan Berekspresi di Indonesia Memburuk pada 2020

Nasional
Polri Tangkap Lagi Satu Terduga Teroris Terkait Bom Bunuh Diri di Makassar

Polri Tangkap Lagi Satu Terduga Teroris Terkait Bom Bunuh Diri di Makassar

Nasional
Ramadhan Masih di Tengah Pandemi, Zulkifli Hasan Minta Pemerintah Kendalikan Harga Pangan

Ramadhan Masih di Tengah Pandemi, Zulkifli Hasan Minta Pemerintah Kendalikan Harga Pangan

Nasional
Perludem: Masa Jabatan Presiden 3 Periode Inkonstitusional

Perludem: Masa Jabatan Presiden 3 Periode Inkonstitusional

Nasional
Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Dinilai Bertentangan dengan Semangat Reformasi

Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Dinilai Bertentangan dengan Semangat Reformasi

Nasional
Aplikasi Perpanjang SIM dari Rumah Diapresiasi, Kompolnas: Menekan Potensi Pungli

Aplikasi Perpanjang SIM dari Rumah Diapresiasi, Kompolnas: Menekan Potensi Pungli

Nasional
UPDATE: Sebaran 5.656 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Barat 1.568

UPDATE: Sebaran 5.656 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Barat 1.568

Nasional
Pimpinan Komisi IX Sebut Tak Ada Kesepakatan Kolektif Ikuti Uji Klinis Vaksin Nusantara

Pimpinan Komisi IX Sebut Tak Ada Kesepakatan Kolektif Ikuti Uji Klinis Vaksin Nusantara

Nasional
UPDATE 14 April: 74.158 Spesimen Covid-19 Diperiksa Dalam Sehari

UPDATE 14 April: 74.158 Spesimen Covid-19 Diperiksa Dalam Sehari

Nasional
UPDATE 14 April: Suspek Covid-19 Ada 58.580 Orang

UPDATE 14 April: Suspek Covid-19 Ada 58.580 Orang

Nasional
UPDATE 14 April: Ada 108.384 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 14 April: Ada 108.384 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Soal Vaksin Nusantara, Satgas Covid-19: Harus Ikuti Kaidah Ilmiah dan Standar WHO

Soal Vaksin Nusantara, Satgas Covid-19: Harus Ikuti Kaidah Ilmiah dan Standar WHO

Nasional
Ditawari Terawan, Gatot Nurmantyo Jadi Relawan Vaksin Nusantara

Ditawari Terawan, Gatot Nurmantyo Jadi Relawan Vaksin Nusantara

Nasional
Mengaku Sempat Diminta Gabung Kabinet Jokowi, Presiden KSPSI: Lebih Nyaman di Luar

Mengaku Sempat Diminta Gabung Kabinet Jokowi, Presiden KSPSI: Lebih Nyaman di Luar

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X