KSBSI: Buruh Tak Punya Masa Depan yang Jelas

Kompas.com - 01/05/2018, 10:22 WIB
Buruh berdemo memperingati Hari Buruh Internasional di Jakarta, Selasa (1/5/2018) KOMPAS.com/IHSANUDDINBuruh berdemo memperingati Hari Buruh Internasional di Jakarta, Selasa (1/5/2018)
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Aliansi buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) turut melakukan aksi di silang Monas, Jakarta pada Selasa (1/5/2018).

Dalam aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) itu, mereka menuntut pencabutan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

"Munculnya PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan justru membuat posisi buruh menjadi lemah untuk memperjuangkan upah yang layak," kata Ketua KSBSI wilayah Jakarta Dwi Harto dari mobil komando.

"Outsourcing manusia, buruh kontrak hingga saat ini masih menjadi hantu yang menakutkan bagi kaum buruh, dimana buruh tidak mempunyai masa depan yang jelas serta upah yang jauh dari layak," tambah dia disambut teriakan tanda setuju dari massa yang hadir.

(Baca juga : May Day, Jokowi Berkegiatan di Istana Bogor)

Dwi mengatakan, selama ini pengawas ketenagakerjaan juga tidak efektif dalam menegakan norma-norma ketenagakerjaan guna mengatasi perkara yang diadukan oleh para buruh.

Hal ini menjadi batu penghalang bagi buruh dalam memperjuangkan haknya.

"Ini yang membuat kami KSBSI Jakarta terus turun ke jalan sampai buruh mendapatkan kesejahteraan seperti upah yang layak, hidup yang layak dan pekerjaan yang layak sesuai dengan amanat UUD 1945," ujarnya.

(Baca juga : Buruh Tuntut Pencabutan PP Tentang Pengupahan)

Sementara terkait Perpres Nomor 20 tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA), Dwi mengaku, KSBSI belum bersikap.

Alasannya, hingga saat ini KSBSI masih mengkaji aturan yang mempermudah proses administrasi masuknya TKA ke Indonesia itu.  

"Kami belum bersikap karena belum final. Kami harus melihat dulu perbedaannya dengan Perpres seblumnya era Pak SBY," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X