"May Day", Jokowi Berkegiatan di Istana Bogor

Kompas.com - 01/05/2018, 07:54 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan sambutan saat pembukaan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/2018). Pemeran yang akan berlangsung hingga 29 April 2018 itu diikuti pelaku industri otomotif Tanah Air dengan menampilkan produk unggulan. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELPresiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan sambutan saat pembukaan pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/2018). Pemeran yang akan berlangsung hingga 29 April 2018 itu diikuti pelaku industri otomotif Tanah Air dengan menampilkan produk unggulan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Elemen buruh akan berunjuk rasa di sejumlah titik di Jakarta, Selasa (1/5/2018), dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day.

Salah satu tempat yang akan disasar para buruh, yakni depan Istana Presiden, Jakarta.

Meski demikian, Presiden Joko Widodo tak melaksanakan kegiatannya hari ini di Ibu Kota. Ia dijadwalkan berkegiatan di Istana Presiden, Bogor.

Berdasarkan jadwal resmi yang dikeluarkan pihak Istana, Presiden Jokowi diagendakan menerima kunjungan kehormatan Delegasi Wakil Presiden Republik Islam Iran Bidang Wanita dan Urusan Keluarga sekitar pukul 09.45 WIB.

(Baca juga : Buruh Berunjuk Rasa di Jakarta, Ini Pengaturan Lalu Lintas Saat May Day)

Setelah itu, sekitar pukul 10.30 WIB, Presiden Jokowi diagendakan membuka konsultasi  tingkat tinggi dengan tajuk "World Moslem Scholars on Wasatiya Al-Islam" di Istana Presiden Bogor.

Sekitar 100 ulama dan cendikiawan Muslim dari seluruh dunia akan hadir dalam acara yang digagas Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban Din Sirajuddin Syamsuddin.

Kompas.com mencoba mengonfirmasi ke sejumlah pejabat Istana mengenai apakah Presiden Jokowi akan menerima perwakilan buruh untuk audiensi.

(Baca juga : 50.000 Buruh KRPI Akan Gelar Karnaval Budaya Saat May Day)

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin mengatakan, sejauh ini belum ada agenda Jokowi menerima perwakilan buruh yang berunjuk rasa di seberang Istana Presiden Jakarta.

"Agenda Presiden hari ini sesuai jadwal resminya. Belum ada informasi mengenai apakah akan menerima perwakilan buruh atau tidak," kata Bey.

Sementara, pejabat Kantor Staf Presiden (KSP) belum ada yang dapat mengonfirmasi apakah akan menerima perwakilan buruh atau tidak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayoritas Masyarakat Ingin Calon Kepala Daerah Pelanggar Protokol Kesehatan Didiskualifikasi

Mayoritas Masyarakat Ingin Calon Kepala Daerah Pelanggar Protokol Kesehatan Didiskualifikasi

Nasional
Partai Demokrat Minta Polisi Jangan Bertindak Berlebihan Terhadap Demonstran

Partai Demokrat Minta Polisi Jangan Bertindak Berlebihan Terhadap Demonstran

Nasional
Survei IPI: Mayoritas Setuju Aparat Semena-mena Terhadap yang Berseberangan Secara Politik

Survei IPI: Mayoritas Setuju Aparat Semena-mena Terhadap yang Berseberangan Secara Politik

Nasional
FSGI Ungkap Alasan Beri Nilai 55 untuk Program PJJ Nadiem Makarim

FSGI Ungkap Alasan Beri Nilai 55 untuk Program PJJ Nadiem Makarim

Nasional
Polisi Cari Pengendali Penyelundupan Senpi ke KKB di Papua

Polisi Cari Pengendali Penyelundupan Senpi ke KKB di Papua

Nasional
Survei IPI: 73,8 Persen Setuju Masyarakat Makin Sulit Berunjuk Rasa

Survei IPI: 73,8 Persen Setuju Masyarakat Makin Sulit Berunjuk Rasa

Nasional
Disorot, Bawaslu Daerah Loloskan Mantan Koruptor meski Belum Penuhi Masa Tunggu Pidana

Disorot, Bawaslu Daerah Loloskan Mantan Koruptor meski Belum Penuhi Masa Tunggu Pidana

Nasional
FSGI: Kami Beri Nilai 100 untuk Program Penghapusan UN

FSGI: Kami Beri Nilai 100 untuk Program Penghapusan UN

Nasional
UPDATE 25 Oktober: 2 Provinsi Tak Ada Kasus Baru, DKI Tertinggi

UPDATE 25 Oktober: 2 Provinsi Tak Ada Kasus Baru, DKI Tertinggi

Nasional
Hari Dokter Nasional, Ayo Bantu Garda Terdepan Lewat Gerakan 3M

Hari Dokter Nasional, Ayo Bantu Garda Terdepan Lewat Gerakan 3M

Nasional
UPDATE 25 Oktober: 168.918 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 25 Oktober: 168.918 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Ini Kekurangan Bantuan Kuota Internet dari Kemendikbud Versi FSGI

Ini Kekurangan Bantuan Kuota Internet dari Kemendikbud Versi FSGI

Nasional
Survei IPI: Mayoritas Anggap Indonesia Kurang Demokratis

Survei IPI: Mayoritas Anggap Indonesia Kurang Demokratis

Nasional
UPDATE 25 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 62.649

UPDATE 25 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 62.649

Nasional
UPDATE 25 Oktober: Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa Capai 4.327.144

UPDATE 25 Oktober: Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa Capai 4.327.144

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X