Resmi Dilaporkan Fahri Hamzah ke Polisi, Ini Kata Presiden PKS - Kompas.com

Resmi Dilaporkan Fahri Hamzah ke Polisi, Ini Kata Presiden PKS

Kompas.com - 08/03/2018, 16:35 WIB
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman enggan berkomentar soal langkah Fahri Hamzah melaporkannya ke polisi atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.

"Tidak ada yang perlu dikomentari," kata Sohibul saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Kamis (8/3/2018).

Sohibul juga enggan menjawab saat ditanya langkah hukum yang akan ia tempuh untuk menghadapi laporan Fahri.

"Ini juga enggak perlu dijawab," kata Sohibul.

(Baca juga : Fahri Hamzah: Kalau Sohibul Mundur sebagai Presiden PKS, Saya Enggak Jadi Lapor Polisi)

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/3/2018).KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/3/2018).
Secara terpisah, Fahri menyindir sikap Sohibul yang tak berani berkomentar ke media terkait pelaporannya.

Menurut dia, sikap Sohibul itu menunjukkan bahwa Sohibul memang salah dalam kasus ini.

"Ya, itu lah mentalnya. Mentalnya memang enggak berani. Harusnya kalau udah berani berbuat, ya berani ngomong," kata Fahri.

"Ngomong sama saya saja enggak berani. Kalau dia punya kebenaran, punya data ngomong dong," tambahnya.

(Baca juga : Kontroversi Fahri Hamzah Vs PKS, Berawal Kasus Papa Minta Saham)

Fahri Hamzah menyambangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Kamis siang.

Ia datang didampingi kuasa hukumnya, Mujahid Al Latif.

Fahri melaporkan Presiden PKS Sohibul Iman yang dianggap telah menyebarkan kabar fitnah dan pencemaran baik atas dirinya.

"Saya dianggap bohong dan membangkang, ya saya harus mengambil tindakan hukum demi menyelamatkan partai dan loyalitas kader. Tentu ada hubungannya sama pribadi saya karena yang dituduh berbohong dan membangkang itu adalah diri saya," ujar Fahri di Mapolda Metro Jaya, Kamis.


Komentar

Close Ads X