Prabowo: Kami Imbau Pemerintah Jamin Keamanan Semua Pihak

Kompas.com - 13/02/2018, 21:24 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberi sambutan di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan,  Rabu (19/4/2017). Hasil quick count Pilkada DKI putaran kedua, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menang atas pasangan Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat. KOMPAS.com KRISTIANTO PURNOMOKetua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberi sambutan di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017). Hasil quick count Pilkada DKI putaran kedua, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno menang atas pasangan Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyayangkan terjadinya kasus kekerasan terhadap pemuka agama yang terjadi belakangan ini.

Oleh karena itu, ia mengimbau pemerintah segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aksi kekerasan ini.

"Ya kita sangat prihatin dan sangat cemas sebetulnya. Kami benar-benar mengimbau pemerintah untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan semua pihak, semua unsur, apalagi tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama," kata Prabowo saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Baca juga: Memutus Mata Rantai Kekerasan

Ia juga meminta umat beragama tidak terpancing dengan sejumlah kasus kekerasan tersebut.

Prabowo juga meminta masyarakat mewaspadai pihak yang sengaja mengadu domba umat beragama dengan menyerang sejumlah pemuka agama.

Menurut dia, kekerasan tidak dibenarkan oleh agama manapun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Polri Selidiki Kemungkinan Sejumlah Tindakan Kekerasan By Design

"Semua pihak harus menahan diri, semua pihak harus percaya bahwa tidak mungkinlah kalau agama (mengajarkan kekerasan). Agama yang benar selalu menganjurkan perdamaian, kedamaian, saling rukun, saling menghormati dan saling mengasihi diantara semua rakyat kita," kata Prabowo.

"Ya saya kira yang sekarang kita butuh adalah kewaspadaan dan menahan diri di semua pihak, saya kira itu," lanjut dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Jokowi Harap Herd Immunity Segera Terbentuk

10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Jokowi Harap Herd Immunity Segera Terbentuk

Nasional
Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Jokowi dan Prabowo Ingin Presiden Tetap 2 Periode

Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Jokowi dan Prabowo Ingin Presiden Tetap 2 Periode

Nasional
UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Capai 13.737, Tertinggi Sejak 30 Januari 2021

UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Capai 13.737, Tertinggi Sejak 30 Januari 2021

Nasional
Presiden Didesak Batalkan Pemberhentian 51 Pegawai KPK

Presiden Didesak Batalkan Pemberhentian 51 Pegawai KPK

Nasional
Kasus Covid-19 Melonjak, Ngabalin Sebut akibat Banyak Warga Tak Patuhi Larangan Mudik

Kasus Covid-19 Melonjak, Ngabalin Sebut akibat Banyak Warga Tak Patuhi Larangan Mudik

Nasional
Soal Usul Lockdown, Ngabalin Sebut Jokowi Punya Pertimbangan Khusus

Soal Usul Lockdown, Ngabalin Sebut Jokowi Punya Pertimbangan Khusus

Nasional
Cerita Novel Baswedan Sudah Ingin Mundur dari KPK Sejak 2019

Cerita Novel Baswedan Sudah Ingin Mundur dari KPK Sejak 2019

Nasional
UPDATE 20 Juni: 12.239.706 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 20 Juni: 12.239.706 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 20 Juni: 89.183 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 20 Juni: 89.183 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 20 Juni: Sebaran 13.737 Kasus Baru Covid-19, 5.582 di Jakarta

UPDATE 20 Juni: Sebaran 13.737 Kasus Baru Covid-19, 5.582 di Jakarta

Nasional
UPDATE 20 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 121.684

UPDATE 20 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 121.684

Nasional
UPDATE 20 Juni: Ada 142.719 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 20 Juni: Ada 142.719 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 20 Juni: Tambah 6.385, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.792.528 Orang

UPDATE 20 Juni: Tambah 6.385, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.792.528 Orang

Nasional
UPDATE 20 Juni: Tambah 371, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 54.662

UPDATE 20 Juni: Tambah 371, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 54.662

Nasional
UPDATE: Tambah 13.737, Kini Ada 1.989.909 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Tambah 13.737, Kini Ada 1.989.909 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X