Bicara di KTT OKI, Jokowi Sampaikan Enam Usulan soal Yerusalem - Kompas.com

Bicara di KTT OKI, Jokowi Sampaikan Enam Usulan soal Yerusalem

Kompas.com - 13/12/2017, 19:02 WIB
Presiden Joko Widodo saat menghadiri KTT Luar Biasa OKI di Istanbul Turki, Rabu (13/12/2017).Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Presiden Joko Widodo saat menghadiri KTT Luar Biasa OKI di Istanbul Turki, Rabu (13/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo menyampaikan enam poin usulan sikap negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) terhadap langkah Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Pertama, OKI harus secara tegas menolak pengakuan unilateral (AS) tersebut. Two state solution merupakan satu-satunya solusi dengan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina," ujar Presiden Jokowi di KTT Luar Biasa OKI, Istanbul, Turki, Rabu (13/12/2017) sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi Istana.

Kedua, Presiden Jokowi mengajak semua negara yang memiliki kedutaan besar di Tel Aviv untuk tidak mengikuti langkah Amerika Serikat memindahkannya ke Yerusalem.

Baca juga: Di Yerusalem, Umat Muslim dan Kristen Bersatu Menentang Israel

Ketiga, OKI dapat menjadi motor untuk menggerakkan dukungan negara-negara yang belum mengakui kemerdekaan Palestina untuk segera melaksanakannya.

Keempat, Presiden Jokowi menyerukan sejumlah negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk meninjau kembali hubungan diplomatik tersebut. Menurut Jokowi, hal itu sesuai dengan sejumlah resolusi OKI sebelumnya.

Baca juga: Jokowi Bertolak ke Istanbul Hadiri Sidang OKI Bahas Yerusalem

"Kelima, anggota OKI harus mengambil langkah bersama dalam hal meningkatkan bantuan kemanusiaan, peningkatan kapasitas, dan kerja sama ekonomi terhadap Palestina," ujar Jokowi.

Terakhir, Presiden Jokowi juga berharap OKI menjadi motor bagi gerakan di berbagai forum internasional dan multilateral untuk mendukung Palestina. Hal itu termasuk di Majelis Umum Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorSabrina Asril

Terkini Lainnya


Close Ads X