Kompas.com - 17/11/2017, 15:39 WIB
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorDiamanty Meiliana

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta memastikan kondisi kesehatan Ketua DPR RI Setya Novanto pasca mengalami kecelakaan mobil pada Kamis malam (16/11/2017).

"Pernyataan sakit itu harus juga dicek oleh KPK sendiri. Tidak sembarang orang," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di Markas Komando Marinir, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (17/11/2017).

KPK juga dianggap perlu menggali informasi dari pihak RS Medika Permata Hijau terkait kondisi kesehatan Ketua Umum Partai Golkar tersebut yang sebenarnya.

(Baca juga : Kata Fahri Hamzah soal Novanto yang Jadi Buron KPK)

Caranya melalui second opinion atau meminta pendapat dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Sebab, menurutnya, selama ini banyak pihak yang memanfaatkan surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa seseorang perlu menjalani perawatan kesehatan.

"Menurut saya perlu juga diperiksa. Jangan rumah sakit dipakai karena nanti etikanya, etika rumah sakitnya nanti hilang. Karena banyak yang bersembunyi dibalik surat keterangan dokter," kata Kalla.

(Baca juga : Mobil dalam Kecepatan Tinggi, Hanya Setya Novanto yang Terluka)

Pada Kamis (16/11/2017) malam, mobil yang ditumpangi Novanto mengalami kecelakaan karena menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau, ketika tengah diburu KPK.

Menurut keterangan pengacaranya, Novanto menderita luka-luka pada kepala dan beberapa bagian tubuhnya.

Saat itu Novanto terburu-buru menuju ke studio salah satu stasiun televisi swasta untuk melangsungkan siaran langsung.

Setelah melangsungkan siaran langsung, Novanto berencana mendatangi KPK untuk memberikan keterangan.

KPK memburu Novanto setelah yang bersangkutan berkali-kali tak memenuhi panggilan KPK, baik sebagai saksi maupun tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Kompas TV Dia diduga lalai mengemudikan mobil hingga menyebabkan kecelakaan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.