Cegah Kolera, Jemaah Calon Haji Indonesia Diingatkan Rajin Cuci Tangan

Kompas.com - 28/07/2017, 19:11 WIB
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek memberi sambutan dalam acara peluncuran iklan layanan masyarakat Suara Hati Anak di Jakarta, Jumat (27/5/2016). Dian Maharani/Kompas.comMenteri Kesehatan Nila F Moeloek memberi sambutan dalam acara peluncuran iklan layanan masyarakat Suara Hati Anak di Jakarta, Jumat (27/5/2016).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek mengingatkan jemaah calon haji asal Indonesia benar-benar menjaga kebersihan selama berada di Tanah Suci.

"Terus terang saja, saya minta kebersihan dijaga betul di sana," ujar Nila, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/7/2017).

Ia mengungkapkan hal itu karena wabah kolera sedang menyerang negara-negara di Arab.

Jemaah calon haji diminta untuk mencuci tangan sebelum, serta sesudah makan. Khususnya, jemaah calon lanjut usia.

" Kolera bagi orangtua riskan. Diare dan maaf, bisa sampai mengakibatkan kematian. Saya bukan menakut-nakuti, tapi itu memang bahaya," ujar Nila.

"Makanya, pokoknya cuci tanganlah sebelum dan sesudah makan sekaligus setelah memegang benda-benda. Tolong ini dijaga betul," lanjut dia.

Berdasarkan data WHO, ada 362.000 kasus kolera dan sebanyak orang 1.817 meninggal dunia, hingga saat ini.

Setiap hari ada 5.000 kasus kolera baru di Yaman, salah satu negara dekat Arab Saudi.

Kompas TV Pemerintah Tiongkok mengirimkan bantuan bagi warga Yaman yang tengah menghadapi perang saudara, kelaparan, dan wabah kolera.

 

 

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tok! DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Tetap Digelar 9 Desember

Tok! DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Tetap Digelar 9 Desember

Nasional
OTG Harus Kantongi Surat Rujukan jika Ingin Isolasi di RSD Wisma Atlet, Ini Alasannya

OTG Harus Kantongi Surat Rujukan jika Ingin Isolasi di RSD Wisma Atlet, Ini Alasannya

Nasional
Ketua KPK: Tindak Pidana Korupsi Paling Banyak Terjadi pada Tahun Politik

Ketua KPK: Tindak Pidana Korupsi Paling Banyak Terjadi pada Tahun Politik

Nasional
Mendes Sebut Pembangunan Desa Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Nasional

Mendes Sebut Pembangunan Desa Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Nasional

Nasional
Istana: Jokowi Pertimbangkan Masukan PBNU dan Muhammadiyah untuk Tunda Pilkada

Istana: Jokowi Pertimbangkan Masukan PBNU dan Muhammadiyah untuk Tunda Pilkada

Nasional
Polisi Sebut Banyak CCTV Ikut Rusak Akibat Kebakaran di Kejagung

Polisi Sebut Banyak CCTV Ikut Rusak Akibat Kebakaran di Kejagung

Nasional
Mendes: Jangan Merancang Pembangunan Desa Lepas dari Akar Budaya

Mendes: Jangan Merancang Pembangunan Desa Lepas dari Akar Budaya

Nasional
Ketua DPP PKS: Desakan Tunda Pilkada 2020 Perlu Didengar

Ketua DPP PKS: Desakan Tunda Pilkada 2020 Perlu Didengar

Nasional
Antsipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan Tower 8

Antsipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan Tower 8

Nasional
Ketua DKPP: Pilkada 2020 Kerja Berat, Bukan Cuma Tanggung Jawab KPU, Bawaslu, DKPP

Ketua DKPP: Pilkada 2020 Kerja Berat, Bukan Cuma Tanggung Jawab KPU, Bawaslu, DKPP

Nasional
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Satgas: Berkat Tes dan Tracing Masif

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Satgas: Berkat Tes dan Tracing Masif

Nasional
Paslon Wajib 'Swab Test' Sebelum Hadiri Pengundian Nomor Urut Pilkada

Paslon Wajib "Swab Test" Sebelum Hadiri Pengundian Nomor Urut Pilkada

Nasional
Dalami Pertemuan Pinangki dan Djoko Tjandra di Luar Negeri, Kejagung Periksa 3 Manajer Garuda Indonesia

Dalami Pertemuan Pinangki dan Djoko Tjandra di Luar Negeri, Kejagung Periksa 3 Manajer Garuda Indonesia

Nasional
7 Hari Operasi Yustisi, Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Capai Rp 702,76 Juta

7 Hari Operasi Yustisi, Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Capai Rp 702,76 Juta

Nasional
Kemenkes: Kebanyakan Pegawai Kami Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Kemenkes: Kebanyakan Pegawai Kami Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X