Alasan Tito Karnavian Pilih Iriawan Jadi Asisten Operasi Kapolri

Kompas.com - 26/07/2017, 10:42 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan memberikan penjelasan terkait kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap pakar IT ITB Hermansyah saat rilis kasus di Gedung Utama Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/7/2017).  Iriawanmenjelaskan bahwa kasus pengeroyokan Hermansyah ini terjadi secara spontan tidak ada rekayasa dan tidak ada hubungannya dengan Habib Rizieq. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIKapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan memberikan penjelasan terkait kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap pakar IT ITB Hermansyah saat rilis kasus di Gedung Utama Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/7/2017). Iriawanmenjelaskan bahwa kasus pengeroyokan Hermansyah ini terjadi secara spontan tidak ada rekayasa dan tidak ada hubungannya dengan Habib Rizieq.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian resmi melantik Irjen Muhammad Iriawan sebagai Asisten Operasi Kapolri.

Iriawan sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya yang dianggap cukup berhasil mengatasi permasalahan di Jakarta.

"Menghadapi demo, kasus-kasus narkotika, ada pembunuhan, perampokan, relatif cukup baik. Sehingga Jakarta saya rasa situasinya saat ini relatif tenang," ujar Tito, di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/7/2017).

Iriawan dianggap sukses melewati masa-masa puncak kerawanan keamanan saat Pilkada DKI Jakarta berlangsung.

Baca: Ini Alasan Pergantian Kapolda Metro Jaya

Tito mengatakan, Iriawan akan dihadapkan ruang lingkup yang lebih luas dalam jabatan baru sebagai Asisten Operasi Kapolri.

Jika sebelumnya hanya mengamankan Pilkada Jakarta, Iriawan nantinya akan jadi sosok penting untuk mengamankan seratusan wilayah lain yang mengikuti Pilkada.

Selain itu, ada penyelenggaraan Asian Games dan IMF World Bank Conference di mana ratusan negara akan hadir.

"Saya memerlukan energi Pak Kapolda (Iriawan) ini, disalurkan ke tempat yang sekarang mendapat tantangan baru," kata Tito.

Tito mengatakan, Iriawan juga dibutuhkan dalam mengamankan Pemilu 2019 yang perlu persiapan sejak jauh-jauh hari.

Iriawan dianggap mumpuni menghadapi tantangan yang lebih besar dengan menjadi asisten Tito.

"Beliau sudah hampir 10 bulan lebih (jadi Kapolda), tidak lama-lama juga seperti saya Kapolda Metro dulu," kata dia.

Kompas TV Kapolda Iriawan Dipromosi Jadi Asops Kapolri

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X