Kompas.com - 26/04/2017, 17:38 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI, Desy Ratnasari  saat menyampaikan paparannya saat kunjungan kerja di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (1/11/2016).  Kontributor Ambon, Rahmat Rahman PattyAnggota Komisi VIII DPR RI, Desy Ratnasari saat menyampaikan paparannya saat kunjungan kerja di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (1/11/2016).
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Desy Ratnasari menjadi salah satu yang disiapkan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018.

Terkait hal tersebut, Desy mengaku siap mengikuti perintah partai.

"Sebagai kader partai harus siap. Kapan pun di mana pun," tutur Desy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/4/2017).

(baca: Ini Alasan Gerindra Tak Mungkin Usung Ridwan Kamil pada Pilkada Jabar 2018)

Menurut Desy, persiapan untuk maju sebagai kepala daerah melibatkan banyak hal, termasuk sinergitas dengan figur yang akan disandingkan.

Sebab, jika dua orang yang kurang cocok disandingkan dalam kontestasi Pilkada, kata dia, malah akan membuat repot.

Desy bersyukur mendapat kepercayaan sebagai salah satu nama yang disiapkan partai untuk maju ke Pilkada Jabar.

(baca: Ridwan Kamil Bicara Soal Persaingannya dengan Dedi Mulyadi)

Namun, ia menegaskan hingga hari ini belum mengetahui apakah dirinya dipersiapkan untuk menjadi calon gubernur atau calon wakil gubernur.

Belum ada diskusi intensif yang digelar untuk membahas hal itu.

"Saya sih disuruh jadi apa saja kata Ketua Umum Pak Zul (Zulkifli Hasan) selalu menyampaikan, katanya 'jadi gubernur, maju. Jadi wakil gubernur, maju'," kata anggota Komisi VIII DPR itu.

Desy mengakui, ada beberapa partai yang menjalin komunikasi dengan PAN untuk berkoalisi di Pilkada Jabar.

Namun, Desy mengaku selalu berusaha untuk tak berkomunikasi langsung dengan partai manapun.

"Ke DPP saja. Karena DPP memiliki berbagai pertimbangan yang lebih luas ketimbang saya pribadi," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Ummat Sebut Tindakan Israel pada Palestina Tak Bisa Ditoleransi

Partai Ummat Sebut Tindakan Israel pada Palestina Tak Bisa Ditoleransi

Nasional
Pemerintah Sebut Ada 1,5 Juta Orang Memaksa Mudik di Masa Pelarangan

Pemerintah Sebut Ada 1,5 Juta Orang Memaksa Mudik di Masa Pelarangan

Nasional
UPDATE: Sebaran 2.385 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jabar dengan 723

UPDATE: Sebaran 2.385 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jabar dengan 723

Nasional
Kritik Kerumunan Ancol, PSI Nilai Survei Anies untuk Pilpres Akan Turun

Kritik Kerumunan Ancol, PSI Nilai Survei Anies untuk Pilpres Akan Turun

Nasional
UPDATE: 8.954.300 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13.721.627 Dosis Pertama

UPDATE: 8.954.300 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13.721.627 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 15 Mei: Ada 91.636 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 15 Mei: Ada 91.636 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Update 15 Mei: Ada 84.063 Pasien Suspek Covid-19 di Indonesia

Update 15 Mei: Ada 84.063 Pasien Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 15 Mei: 29.587 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 15 Mei: 29.587 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE: Bertambah 4.181 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 Kini 1.597.067

UPDATE: Bertambah 4.181 Orang, Pasien Sembuh Covid-19 Kini 1.597.067

Nasional
UPDATE: Bertambah 144, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 47.967 Orang

UPDATE: Bertambah 144, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 47.967 Orang

Nasional
Doni Monardo: Tempat Wisata yang Langgar Prokes Lebih Baik Ditutup

Doni Monardo: Tempat Wisata yang Langgar Prokes Lebih Baik Ditutup

Nasional
UDPATE: Tambah 2.385 Orang, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.736.670

UDPATE: Tambah 2.385 Orang, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 1.736.670

Nasional
Bicara dengan Sejumlah Pemimpin Negara, Jokowi: Agresi Israel Harus Dihentikan

Bicara dengan Sejumlah Pemimpin Negara, Jokowi: Agresi Israel Harus Dihentikan

Nasional
RI dan Papua Nugini Usut Video Warga PNG Dukung KKB Papua

RI dan Papua Nugini Usut Video Warga PNG Dukung KKB Papua

Nasional
Fraksi PKS Minta PBB dan Negara Islam Desak Israel Hentikan Serangan ke Palestina

Fraksi PKS Minta PBB dan Negara Islam Desak Israel Hentikan Serangan ke Palestina

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X