Kompas.com - 09/03/2017, 16:07 WIB
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Teguh Juwarno membantah jika dirinya terlibat kasus dugaan korupsi Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Pada DPR periode 2009-2014, Teguh sempat menjabat Wakil Ketua Komisi II. Dalam dakwaan yang dibaca di persidangan, Teguh disebut menerima 100.000 dollar AS.

"Soal dakwaan jaksa, pengusaha Andi (Narogong) bagi-bagi duit, satu, saya tidak pernah tahu dia," kata Teguh saat dihubungi, Kamis (9/3/2017).

Teguh juga mengungkapkan beberapa kejanggalan dari dakwaan yang dibacakan.

Menurut dakwaan jaksa, kata Teguh, antara bulan September sampai Oktober 2010, di ruangan anggota Komisi II Mustoko Weni dilakukan bagi-bagi uang ke sejumlah pihak termasuk dirinya. Hal itu menurutnya janggal karena Mustoko telah meninggal dunia saat itu.

(Baca: Kasus KTP Elektronik, KPK Panggil Agun Gunandjar dan Teguh Juwarno)

"Mustoko Weni meninggal 18 Juni 2010. Jadi, ruangan yang mana?" ucapnya.

Teguh menambahkan, dirinya juga sudah tak bertugas di Komisi II sejak 21 September 2010 karena ditugaskan sebagai Sektetaris Fraksi PAN. Ia pun dipindahkan ke Komisi I.

Ia menjelaskan, jika mengikuti siklus pembahasan anggaran, ketok palu seharusnya dilakukan pada Oktober atau November 2010.

"Jadi praktis saya tidak tahu menahu," ujarnya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puan: Sertakan Perempuan dalam Setiap Jabatan, Bukan Hanya Kebijakan Afirmatif

Puan: Sertakan Perempuan dalam Setiap Jabatan, Bukan Hanya Kebijakan Afirmatif

Nasional
Pidato Kenegaraan, Jokowi: RI Diterima Ukraina dan Rusia sebagai Jembatan Perdamaian

Pidato Kenegaraan, Jokowi: RI Diterima Ukraina dan Rusia sebagai Jembatan Perdamaian

Nasional
Jokowi: Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas Utama Pemerintah

Jokowi: Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas Utama Pemerintah

Nasional
Jelang Pemilu 2024, Jokowi: Jangan Ada Lagi Politik Identitas dan Politisasi Agama

Jelang Pemilu 2024, Jokowi: Jangan Ada Lagi Politik Identitas dan Politisasi Agama

Nasional
Jokowi: Kita Berada di Puncak Kepemimpinan Global

Jokowi: Kita Berada di Puncak Kepemimpinan Global

Nasional
Jokowi: APBN Surplus Rp 106 Triliun, Pemerintah Mampu Subsidi BBM, LPG, Listrik

Jokowi: APBN Surplus Rp 106 Triliun, Pemerintah Mampu Subsidi BBM, LPG, Listrik

Nasional
Soroti Generasi Muda, Puan Maharani: Ke Depan, Mereka yang Akan Mewarisi Indonesia

Soroti Generasi Muda, Puan Maharani: Ke Depan, Mereka yang Akan Mewarisi Indonesia

Nasional
Puan: Jangan Ada Lagi Kelangkaan Minyak Goreng di Indonesia

Puan: Jangan Ada Lagi Kelangkaan Minyak Goreng di Indonesia

Nasional
Jokowi: Kita Patut Bersyukur, Indonesia Mampu Menghadapi Krisis Global

Jokowi: Kita Patut Bersyukur, Indonesia Mampu Menghadapi Krisis Global

Nasional
Sidang Tahunan MPR, Puan: Kita Tentu Paham Kapan Bertanding dan Bersanding

Sidang Tahunan MPR, Puan: Kita Tentu Paham Kapan Bertanding dan Bersanding

Nasional
Puan: Gotong Royong Kunci Pemulihan dari Pandemi Covid-19

Puan: Gotong Royong Kunci Pemulihan dari Pandemi Covid-19

Nasional
Puan Maharani: ASN Harus Tinggalkan Sikap 'Membenarkan yang Biasa'

Puan Maharani: ASN Harus Tinggalkan Sikap "Membenarkan yang Biasa"

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang sampai 29 Agustus, Seluruh Wilayah Level 1

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang sampai 29 Agustus, Seluruh Wilayah Level 1

Nasional
Ketua MPR Bambang Soesatyo Keluhkan PPHN yang Tak Kunjung Terealisasi

Ketua MPR Bambang Soesatyo Keluhkan PPHN yang Tak Kunjung Terealisasi

Nasional
KPK Geledah Perusahaan Milik Mardani Maming PT Batulicin Enam Sembilan

KPK Geledah Perusahaan Milik Mardani Maming PT Batulicin Enam Sembilan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.