Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi dan Menteri Main Futsal Bareng Wartawan Istana

Kompas.com - 07/02/2017, 18:35 WIB
Ihsanuddin

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo bersama sejumlah menteri bermain futsal bersama wartawan yang biasa meliput di Istana Kepresidenan. Pertandingan persahabatan ini berlangsung di Time Futsal, Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (7/2/2017).

Jokowi dan para menteri serta rombongan wartawan tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB. Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, pertandingan ini digelar dalam rangka menyambut hari pers nasional.

"Kita ingin pemerintah ya saya beserta menteri-menteri ingin terus sahabatan dengan media," kata Jokowi.

Sementara, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan, olahraga adalah alat pemersatu.

KOMPAS.com/IHSANUDDIN Presiden Joko Widodo bermain futsal bersama dengan sejumlah menteri dan kepala lembaga melawan wartawan Istana Kepresidenan di Time Futsal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (7/2/2017).
Jokowi mengajak para menteri dan kepala lembaga untuk ikut dalam timnya, antara lain Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Selain itu, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menkopolhukam Wiranto, Menhub Budi Karya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Tim Jokowi yang mengenakan seragam abu-abu bertanding melawan tim yang terdiri dari wartawan berbagai media massa yang biasa meliput di istana.

KOMPAS.com/IHSANUDDIN Presiden Joko Widodo bermin futsal bersama dengan menteri dan kepala lembaga melawan wartawan Istana Kepresidenan, di Time Futsal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (7/2/2017).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PKK sampai Karang Taruna Dilibatkan Buat Perangi Judi 'Online'

PKK sampai Karang Taruna Dilibatkan Buat Perangi Judi "Online"

Nasional
4 Bandar Besar Judi 'Online' di Dalam Negeri Sudah Terdeteksi

4 Bandar Besar Judi "Online" di Dalam Negeri Sudah Terdeteksi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Pertemuan Presiden PKS dan Ketum Nasdem Sebelum Usung Sohibul | 3 Anak Yusril Jadi Petinggi PBB

[POPULER NASIONAL] Pertemuan Presiden PKS dan Ketum Nasdem Sebelum Usung Sohibul | 3 Anak Yusril Jadi Petinggi PBB

Nasional
Tanggal 29 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 29 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Belajar dari Peretasan PDN, Pemerintah Ingin Bangun Transformasi Digital yang Aman dan Kuat

Belajar dari Peretasan PDN, Pemerintah Ingin Bangun Transformasi Digital yang Aman dan Kuat

Nasional
Perubahan Konstruksi Tol MBZ dari Beton ke Baja Disebut Disetujui Menteri PUPR

Perubahan Konstruksi Tol MBZ dari Beton ke Baja Disebut Disetujui Menteri PUPR

Nasional
Ketua RT di Kasus 'Vina Cirebon' Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keterangan Palsu

Ketua RT di Kasus "Vina Cirebon" Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keterangan Palsu

Nasional
Kongkalikong Pengadaan Truk, Eks Sestama Basarnas Jadi Tersangka

Kongkalikong Pengadaan Truk, Eks Sestama Basarnas Jadi Tersangka

Nasional
PKS Klaim Ridwan Kamil Ajak Berkoalisi di Pilkada Jabar

PKS Klaim Ridwan Kamil Ajak Berkoalisi di Pilkada Jabar

Nasional
Eks Pejabat Basarnas Pakai Uang Korupsi Rp 2,5 M untuk Beli Ikan Hias dan Kebutuhan Pribadi

Eks Pejabat Basarnas Pakai Uang Korupsi Rp 2,5 M untuk Beli Ikan Hias dan Kebutuhan Pribadi

Nasional
Penyerang PDN Minta Tebusan Rp 131 Miliar, Wamenkominfo: Kita Tidak Gampang Ditakut-takuti

Penyerang PDN Minta Tebusan Rp 131 Miliar, Wamenkominfo: Kita Tidak Gampang Ditakut-takuti

Nasional
Sebut Anggaran Pushidrosal Kecil, Luhut: Kalau Gini, Pemetaan Baru Selesai 120 Tahun

Sebut Anggaran Pushidrosal Kecil, Luhut: Kalau Gini, Pemetaan Baru Selesai 120 Tahun

Nasional
Kasus Korupsi Pembelian Truk Basarnas, KPK Sebut Negara Rugi Rp 20,4 Miliar

Kasus Korupsi Pembelian Truk Basarnas, KPK Sebut Negara Rugi Rp 20,4 Miliar

Nasional
PDI-P Sebut Hasto Masih Pimpin Rapat Internal Persiapan Pilkada 2024

PDI-P Sebut Hasto Masih Pimpin Rapat Internal Persiapan Pilkada 2024

Nasional
Bawas MA Bakal Periksa Majelis Hakim Gazalba Saleh jika Ada Indikasi Pelanggaran

Bawas MA Bakal Periksa Majelis Hakim Gazalba Saleh jika Ada Indikasi Pelanggaran

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com