Kompas.com - 18/01/2017, 12:08 WIB
Pesawat Tempur F-16 dan Sukhoi Melintas di Atas Istana untuk merayakan HUT ke-71 kemerdekaan Indonesia di Jakarta Pusat, Rabu (17/8/2016). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGPesawat Tempur F-16 dan Sukhoi Melintas di Atas Istana untuk merayakan HUT ke-71 kemerdekaan Indonesia di Jakarta Pusat, Rabu (17/8/2016).
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Latihan terbang malam yang dilakukan Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (16/1/2017), terganggu akibat sorotan sinar laser.

Gangguan sinar laser yang terjadi secara tiba-tiba itu diketahui oleh pilot pesawat tempur Sukhoi yang diarahkan langsung ke kokpit pesawat dari arah bawah.

Seperti dikutip situs tni.mil.id, diperkirakan sumber laser berada disekitar wilayah Antang kota Makassar.

"Hari pertama latihan terbang malam yang direncanakan selama empat hari mulai 16 hingga 19 Januari itu telah diganggu oknum yang tidak bertanggung jawab dan perilakunya sangat mengganggu serta membahayakan keselamatan terbang," demikian isi berita.

Setelah kejadian, seluruh petugas berkoordinasi di area long final dan tetap berjaga untuk menghindari gangguan laser kembali.

Pihak Kamhanlan, intelijen dan Pom kemudian bergerak menuju lokasi yang diduga tempat oknum pelaku melakukan aksi main sinar laser.

Kadisops Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Pnb Benny Arfan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan benda atau alat yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan, seperti sinar laser dan sejenisnya, sebagaimana telah diatur dalam UU Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Situs TNI

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KSAD Akan Pimpin Upacara Pemakaman Serda Rizal yang Gugur di Papua

KSAD Akan Pimpin Upacara Pemakaman Serda Rizal yang Gugur di Papua

Nasional
KPK Bakal Telusuri Pembelian Mini Cooper Bupati Nonaktif Langkat untuk Anaknya

KPK Bakal Telusuri Pembelian Mini Cooper Bupati Nonaktif Langkat untuk Anaknya

Nasional
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Wapres: Testing-Tracing Kita Lakukan Lebih Cepat

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Wapres: Testing-Tracing Kita Lakukan Lebih Cepat

Nasional
Polri Periksa 38 Saksi Terkait Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Edy Mulyadi

Polri Periksa 38 Saksi Terkait Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Edy Mulyadi

Nasional
Jerat Korupsi Miliaran Pejabat Ditjen Pajak, Aliran Uang sampai Pramugari Siwi Widi

Jerat Korupsi Miliaran Pejabat Ditjen Pajak, Aliran Uang sampai Pramugari Siwi Widi

Nasional
KPK Tak Lagi Gunakan Istilah OTT, MAKI: Yang Penting Tangkap 'Kakap' Bukan 'Teri'

KPK Tak Lagi Gunakan Istilah OTT, MAKI: Yang Penting Tangkap "Kakap" Bukan "Teri"

Nasional
Nadiem dan Menteri Pendidikan Singapura Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di bidang Pendidikan

Nadiem dan Menteri Pendidikan Singapura Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di bidang Pendidikan

Nasional
Wapres: Masyarakat Harus Nikmati Buah Perkembangan Ekonomi Digital

Wapres: Masyarakat Harus Nikmati Buah Perkembangan Ekonomi Digital

Nasional
Ketika Mahfud MD Sampaikan Kesulitan Pembuktian Kasus Pelanggaran HAM Berat

Ketika Mahfud MD Sampaikan Kesulitan Pembuktian Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
2 KRI Dijual, Prabowo: Kita Akan Punya 50 Kapal Perang pada 2024

2 KRI Dijual, Prabowo: Kita Akan Punya 50 Kapal Perang pada 2024

Nasional
Resmi Diluncurkan, Aplikasi M-Paspor Kini Bisa Digunakan di Seluruh Indonesia

Resmi Diluncurkan, Aplikasi M-Paspor Kini Bisa Digunakan di Seluruh Indonesia

Nasional
KPK Ganti Istilah OTT, Anggota DPR: Kinerjanya Dibuktikan

KPK Ganti Istilah OTT, Anggota DPR: Kinerjanya Dibuktikan

Nasional
KPK Tak Lagi Pakai Istilah OTT tapi Tangkap Tangan, Ini Alasannya...

KPK Tak Lagi Pakai Istilah OTT tapi Tangkap Tangan, Ini Alasannya...

Nasional
Wapres Canangkan Ekosistem Global Halal Hub, Diharapkan Bantu UMKM Tembus Pasar Global

Wapres Canangkan Ekosistem Global Halal Hub, Diharapkan Bantu UMKM Tembus Pasar Global

Nasional
Presidensi G20 Indonesia, Kementerian KP Usung Kesehatan Laut dan Perikanan Berkelanjutan

Presidensi G20 Indonesia, Kementerian KP Usung Kesehatan Laut dan Perikanan Berkelanjutan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.