Kompas.com - 05/09/2016, 20:33 WIB
Artis musik Ahmad Dhani di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (4/6/2016) KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGArtis musik Ahmad Dhani di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (4/6/2016)
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrat memasukkan musisi Ahmad Dhani sebagai salah satu kandidat yang akan diajuka dalam pemilihan calon wakil bupati (cawabup) pada Pilkada Kabupaten Bekasi 2017.

Ketua Bidang Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Imelda Sari mengatakan pengusungan Dhani sebagai cawabup Kabupaten Bekasi masih dalam proses di internal partai.

"Soal Ahmad Dhani masih dalam proses. Masih dalam penggodokan untuk jadi Wakil Bupati Kabupaten Bekasi," ujar Imelda saat acara Penyerahan Rekomendasi Paslon dari Kalteng di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016) sore.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Didi Irawadi juga menuturkan hal yang sama. Menurut Didi, saat ini pihak DPP Partai Demokrat tengah menjalin komunikasi dengan bakal cawabup Kabupaten Bekasi tersebut.

"Kita komunikasi DPP intens ya kepada Ahmad Dhani," ujar Didi.

(Baca: PKB Dukung Sandiaga, Apa Kabar Ahmad Dhani?)

Didi enggan mengemukakan siapa calon bupati Kabupaten Bekasi yang akan dipasangkan dengan Dhani. Menurut Didi, pihaknya belum bisa bicara terkait pengusungan Dhani karena masih menunggu proses pengusungan di internal Demokrat.

"Kita masih menunggu, masih proses. Jadi saya belum bisa bicara banyak. Tapi Insya Allah prosesnya lancar," kata Didi.

Didi mengatakan hasil penentuan pengusungan Ahmad Dhani sebagai cawabup untuk Pilkada Kabupaten Bekasi 2017 akan diumumkan minggu depan.

"Tunggu saja tanggal mainnya. Insya Allah. Maka minggu depan akan kita undang, sekalian ada orangnya," ucap dia.

Kompas TV Ahmad Dhani Dipanggil Wakil Gubernur Jakarta. Ada Apa Gerangan?



Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 18 Mei: Cakupan Vaksinasi Dosis Kedua Capai 79,9 Persen, Ketiga 20,65 Persen

UPDATE 18 Mei: Cakupan Vaksinasi Dosis Kedua Capai 79,9 Persen, Ketiga 20,65 Persen

Nasional
Ketua KPU Soroti Fenomena Saling Lapor Antar Calon Jelang Pemilu

Ketua KPU Soroti Fenomena Saling Lapor Antar Calon Jelang Pemilu

Nasional
Dukung Imbauan Kejagung, Anggota DPR Anggap Atribut Keagamaan Kerap Dimanfaatkan Terdakwa

Dukung Imbauan Kejagung, Anggota DPR Anggap Atribut Keagamaan Kerap Dimanfaatkan Terdakwa

Nasional
Satgas Covid-19: Kasus Aktif Covid-19 Turun, meski Mobilitas Warga Tinggi

Satgas Covid-19: Kasus Aktif Covid-19 Turun, meski Mobilitas Warga Tinggi

Nasional
Baru Vaksinasi Dosis Pertama, Pelaku Perjalanan Tetap Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

Baru Vaksinasi Dosis Pertama, Pelaku Perjalanan Tetap Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

Nasional
Moeldoko: Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu Diprioritaskan Lewat Non-yudisial

Moeldoko: Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu Diprioritaskan Lewat Non-yudisial

Nasional
Kemendagri: Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas Belum Dikenal, Bisa Bermasalah Saat Pemilu

Kemendagri: Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas Belum Dikenal, Bisa Bermasalah Saat Pemilu

Nasional
Empat Saksi dari Unsur Militer Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Satelit di Kemenhan

Empat Saksi dari Unsur Militer Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Satelit di Kemenhan

Nasional
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Bebas Karantina jika Sudah Divaksinasi Lengkap

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Bebas Karantina jika Sudah Divaksinasi Lengkap

Nasional
Polisi Lengkapi Berkas Tersangka Kasus Indosurya

Polisi Lengkapi Berkas Tersangka Kasus Indosurya

Nasional
Proyek-proyek Bernilai Fantastis DPR: Habis Gorden Rumah, Terbit Pengecatan 'Dome' Gedung Kura-kura

Proyek-proyek Bernilai Fantastis DPR: Habis Gorden Rumah, Terbit Pengecatan "Dome" Gedung Kura-kura

Nasional
Penggunaan Masker Dilonggarkan, Gerindra: Masyarakat Lepas dari Kebosanan

Penggunaan Masker Dilonggarkan, Gerindra: Masyarakat Lepas dari Kebosanan

Nasional
ICJR Dorong Revisi KUHAP Menyusul Kematian Pemuda Makassar Usai Ditangkap Polisi

ICJR Dorong Revisi KUHAP Menyusul Kematian Pemuda Makassar Usai Ditangkap Polisi

Nasional
Firli Tegaskan KPK Buru Harun Masiku Sampai Tertangkap: Dia Tak Bisa Tidur Nyenyak

Firli Tegaskan KPK Buru Harun Masiku Sampai Tertangkap: Dia Tak Bisa Tidur Nyenyak

Nasional
KPK Dorong Pengurus Parpol Tingkatkan Budaya Antikorupsi

KPK Dorong Pengurus Parpol Tingkatkan Budaya Antikorupsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.