Menpora Janji Perjuangkan Gloria Natapradja agar Bisa Ikuti Perayaan Kemerdekaan RI

Kompas.com - 16/08/2016, 11:23 WIB
Gloria Natapradja Hamel, calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) perwakilan Jawa Barat. Andreas Lukas Altobeli/KOMPAS.comGloria Natapradja Hamel, calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) perwakilan Jawa Barat.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan, pihaknya masih akan bertemu Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly untuk memastikan opsi-opsi agar Gloria Natapraja Hamel tetap bisa mengikuti perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Keikutsertaan Gloria dalam Paskibraka perwakilan Jawa Barat dipermasalahkan karena ayahnya adalah warga negara Perancis, dan Gloria memiliki paspor Perancis.

"Saya masih akan bertemu kembali (Menkumham) untuk memastikan seperti apa opsi-opsi karena publik begitu mendorong dan Gloria begitu mencintai Tanah Air," ujar Imam di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016).

Imam menjelaskan, saat ini Gloria terkendala masalah administratif terkait kewarganegaraannya.

"Secara formal kewarganegaraan, Gloria (warga negara) Perancis karena punya paspor Perancis. Di sini dia mendapat surat izin tinggal. Itu yang perlu kami mintakan. Apa masih mungkin ada jalan keluar," tutur Imam.

(Baca: Gloria Natapradja Hamel Gugur dari Paskibraka Istana karena Punya Paspor Perancis)

Secara individu, lanjut Imam, Gloria merupakan sosok anak yang cerdas dan berkarakter. Ia mengaku telah berbicara dengan Gloria untuk menjadikan hal ini sebagai pembelajaran dan mengambil hikmah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika memang Gloria tidak bisa ikut serta dalam perayaan kemerdekaan RI, Imam pun berencana menjadikannya sebagai Duta Menpora.

Namun, Imam tak menjelaskan lebih rinci terkait peran Duta Menpora tersebut. Saat ditanyakan apakah dirinya menjamin hal tersebut dapat terealisasikan, Imam enggan berkomentar panjang.

"Masa harus dikatakan dijamin, wong menterinya yang ngomong," kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Ibunda Gloria, Ira Natapradja, menjelaskan mengenai polemik kewarganegaraan anaknya. Ira mengatakan, paspor Perancis dibuat Gloria belum lama ini.

"Karena dia sering bepergian sendiri ke luar negeri, dia harus pegang identitas, dong. Makanya, dia buatlah paspor Perancis," ujar Ira saat dihubungi Kompas.com, Senin (15/8/2016).

(Baca: Ini Penjelasan Ibunda Gloria Natapradja soal Paspor Perancis Anaknya)

Ira mengatakan, Gloria masih berusia 16 tahun sehingga belum bisa mendapatkan kartu tanda penduduk (KTP).

Namun, Ira memastikan bahwa nama Gloria tercantum dalam kartu keluarga (KK).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Penanganan Perkara di KPK, Azis Syamsuddin Segera Disidang

Kasus Penanganan Perkara di KPK, Azis Syamsuddin Segera Disidang

Nasional
Ketum PBNU: Tanggal Pelaksanaan Muktamar Diputuskan Pekan Ini

Ketum PBNU: Tanggal Pelaksanaan Muktamar Diputuskan Pekan Ini

Nasional
9 Rekomendasi IDAI Terkait Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka

9 Rekomendasi IDAI Terkait Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka

Nasional
Adu Jotos Prajurit Marinir Vs Raider, Mabes TNI: Sedang Diproses Hukum

Adu Jotos Prajurit Marinir Vs Raider, Mabes TNI: Sedang Diproses Hukum

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Warteg-Kafe Masih Berlakukan Waktu Makan

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Warteg-Kafe Masih Berlakukan Waktu Makan

Nasional
Kasus Dugaan Suap di Kolaka Timur, Kepala BPBD Anzarullah Segera Disidang

Kasus Dugaan Suap di Kolaka Timur, Kepala BPBD Anzarullah Segera Disidang

Nasional
Saat Komnas HAM Anggap KPI Pusat Gagal Jamin Keamanan Pekerja dari Perundungan dan Pelecehan Seksual

Saat Komnas HAM Anggap KPI Pusat Gagal Jamin Keamanan Pekerja dari Perundungan dan Pelecehan Seksual

Nasional
PPKM Jawa-Bali hingga 13 Desember, Ini Aturan Terbaru Masuk Mal

PPKM Jawa-Bali hingga 13 Desember, Ini Aturan Terbaru Masuk Mal

Nasional
Aturan Terbaru Tempat Ibadah Selama PPKM Level 1, 2, dan 3 di Jawa-Bali

Aturan Terbaru Tempat Ibadah Selama PPKM Level 1, 2, dan 3 di Jawa-Bali

Nasional
PPKM Level 2 di 10 Daerah Jabodetabek, Ini Rincian Aturan untuk Aktivitas Masyarakat

PPKM Level 2 di 10 Daerah Jabodetabek, Ini Rincian Aturan untuk Aktivitas Masyarakat

Nasional
Kemenkes: Varian Omicron Mengelabui Imunitas Tubuh dan Turunkan Efikasi Vaksin Covid-19

Kemenkes: Varian Omicron Mengelabui Imunitas Tubuh dan Turunkan Efikasi Vaksin Covid-19

Nasional
Sebut Mobilitas Masyarakat Mulai Naik, Luhut: Mendekati Idul Fitri 2021

Sebut Mobilitas Masyarakat Mulai Naik, Luhut: Mendekati Idul Fitri 2021

Nasional
Saat Panglima TNI Soroti Peristiwa Bentrokan Kopassus Vs Brimob di Timika...

Saat Panglima TNI Soroti Peristiwa Bentrokan Kopassus Vs Brimob di Timika...

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, ini 18 Daerah yang Terapkan Level 3

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, ini 18 Daerah yang Terapkan Level 3

Nasional
Saat Erick Thohir Jadi Anggota Kehormatan Banser NU...

Saat Erick Thohir Jadi Anggota Kehormatan Banser NU...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.