Jokowi Diminta Tak Hanya Sorot Menteri, tetapi Juga Pimpinan Lembaga Pemerintah

Kompas.com - 17/04/2016, 14:41 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di proyek Medan-Kualanamu, Sumatera Utara, Rabu (2/3/2016). Arimbi RamadhianiPresiden Joko Widodo (Jokowi) di proyek Medan-Kualanamu, Sumatera Utara, Rabu (2/3/2016).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Di tengah isu perombakan kabinet yang kembali ramai diperbincangkan, Presiden Joko Widodo diminta tak hanya memperhatikan pembantunya di level menteri.

Namun, Jokowi juga diminta untuk memberi perhatian pada pimpinan lembaga pemerintah dan jabatan strategis selain menteri dalam kelembagaan pemerintahan.

Sebab, semudah apa pun urusan dalam satu kementerian, jika birokrasinya tak memiliki performa yang baik bahkan tidak mendukung program-program Presiden, maka akan tetap menghambat kementerian/lembaga tersebut untuk menjalankan tugas Presiden.

"Jangan hanya terpaku di level menteri, tetapi juga diturunkan di level kepala-kepala lembaga sampai ke level dirjen" tutur Direktur Eksekutif Prakarsa, Maftuchan, dalam sebuah acara diskusi di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (17/4/2016).

Ia mencontohkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Jika kepala badannya "memble" dalam memberantas teroris, itu akan memengaruhi citra Presiden.

Contoh lain adalah keberadaan Badan Ekonomi Kreatif yang hingga saat ini dinilai belum banyak terdengar gebrakannya.

Menurut Maftuchan, kekuatan Presiden untuk melakukan reformasi birokrasi sangat besar.

Jika berkaca pada menteri-menteri yang dinilai baik performanya, dapat dipastikan bahwa menteri tersebut berhasil menundukkan birokrasi serta memimpin birokrasinya sesuai visi misi pemerintahan.

"Tapi, cek kepala lembaga yang performanya jelek, pasti dia enggak berhasil melakukan reformasi internalnya, atau kalah pada birokrasi," ujarnya.

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Jawa dan Bali Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Luhut Sebut Jawa dan Bali Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Nasional
Indonesia Dapat 20 Juta Vaksin dari UEA, Luhut Lobi Agar Dapat Tambahan 10 Juta Lagi

Indonesia Dapat 20 Juta Vaksin dari UEA, Luhut Lobi Agar Dapat Tambahan 10 Juta Lagi

Nasional
Menko Luhut dan Kemenkes Bahas Penanganan Pasien Covid-19 yang Ada di ICU

Menko Luhut dan Kemenkes Bahas Penanganan Pasien Covid-19 yang Ada di ICU

Nasional
Jika Karyawan Positif Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Kantor Menurut Ahli

Jika Karyawan Positif Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Kantor Menurut Ahli

Nasional
Perwakilan IDI Menangis Saat Doakan Para Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Perwakilan IDI Menangis Saat Doakan Para Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Nasional
Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Terkumpul Hampir Rp 400 Juta dalam 4 Hari Operasi Yustisi

Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Terkumpul Hampir Rp 400 Juta dalam 4 Hari Operasi Yustisi

Nasional
Kata Ahli, Orang Berusia di Atas 45 Tahun Boleh Beraktivitas di Luar Rumah, asal...

Kata Ahli, Orang Berusia di Atas 45 Tahun Boleh Beraktivitas di Luar Rumah, asal...

Nasional
Luhut Sebut 3 Bulan ke Depan Masa-masa Kritis Pengendalian Covid-19

Luhut Sebut 3 Bulan ke Depan Masa-masa Kritis Pengendalian Covid-19

Nasional
Pasien Covid-19 Meninggal Didominasi Orang Berusia 45 Tahun ke Atas, Ini Pendapat Epidemiolog

Pasien Covid-19 Meninggal Didominasi Orang Berusia 45 Tahun ke Atas, Ini Pendapat Epidemiolog

Nasional
Pemerintah Sebut PSBB Kurangi Pembentukan Klaster Penularan Covid-19

Pemerintah Sebut PSBB Kurangi Pembentukan Klaster Penularan Covid-19

Nasional
PHRI Berharap Pemerintah Kontrak Hotel Satu Gedung untuk Isolasi Pasien Covid-19

PHRI Berharap Pemerintah Kontrak Hotel Satu Gedung untuk Isolasi Pasien Covid-19

Nasional
Polisi Tangkap Tersangka yang Coba Tipu Putra Jokowi, Kaesang

Polisi Tangkap Tersangka yang Coba Tipu Putra Jokowi, Kaesang

Nasional
Ketua KPU Positif Covid-19, Wakil Ketua Komisi II: Tahapan Pilkada Tak Akan Terganggu

Ketua KPU Positif Covid-19, Wakil Ketua Komisi II: Tahapan Pilkada Tak Akan Terganggu

Nasional
Soal Kelanjutan Perppu Baru untuk Pilkada 2020, Ini Kata KPU

Soal Kelanjutan Perppu Baru untuk Pilkada 2020, Ini Kata KPU

Nasional
Satu Lagi Jajaran KPU Positif Covid-19, Perludem Dorong Pilkada 2020 Ditunda

Satu Lagi Jajaran KPU Positif Covid-19, Perludem Dorong Pilkada 2020 Ditunda

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X