Kompas.com - 08/04/2016, 19:23 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, tidak ada batas waktu pembayaran tebusan untuk membebaskan 10 warga negara Indonesia yang ditawan kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

"Tidak ada itu soal waktu-waktu itu. Tidak ada. Tidak ada itu," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Menurut Kalla, informasi terkait batas waktu pembayaran 10 WNI merupakan informasi yang tidak jelas.

Sebab tutur Kalla, tenggat waktu yang disebut-sebut media itu tidak pernah didapat pemerintah dari otoritas yang berwenang Filipina.

"Soal waktu itu tidak ada informasi yang jelas siapa sebenarnya yang mengatakan waktu itu. Karena Filipina itu tidak ada deadline seperti itu," ucap Wapres.

Sebelumnya, kapal Tunda Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12 tengah membawa 7.000 ton batu bara dari Sungai Puting di Kalimantan Selatan menuju Batangas kawasan Filipina Selatan.

Karena membawa ribuan ton batu bara, kecepatan mereka hanya 4 knots. Tiba-tiba, kapal itu dicegat dari sebelah kanan oleh orang tak dikenal bersenjata. Mereka pun dibawa ke Filipina.

Saat ini kapal Brahma 12 sudah dilepas dan berada di otoritas Filipina. Sedangkan kapal Anand 12 beserta 10 awak masih dibajak dan belum diketahui posisinya.

Kelompok Abu Sayyaf sudah menghubungi perusahaan pemilik kapal sebanyak dua kali sejak 26 Maret 2016.

Mereka meminta tebusan sebesar 50 juta peso atau setara dengan Rp 14,2 miliar.

Kompas TV Keluarga Harapkan Pemerintah Bebaskan Sandera
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.