Pengelolaan Jalan Tol Pondok Pinang-Jagorawi JORR S Kini Dipegang Hutama Karya - Kompas.com

Pengelolaan Jalan Tol Pondok Pinang-Jagorawi JORR S Kini Dipegang Hutama Karya

Kompas.com - 16/03/2016, 15:06 WIB
DIAN MAHARANI Gedung Kejaksaan Agung RI, Jalan Hasanudin, Jakarta Selatan.
JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung mengalihkan pengelolaan jalan tol Pondok Pinang-Jagorawi JORR S yang semula dipegang oleh PT Marga Nurindo Bhakti (MNB) ke tangan PT Hutama Karya.

Keputusan ini seiring eksekusi putusan Mahkamah Agung atas pinjaman kredit PT MNB sebesar Rp 2,5 triliun yang tak bisa dikembalikan.

"Kejaksaan dan Kementerian PUPR bersama membuat keputusan untuk menyelamatkan aset negara berupa tol JORR seksi S Pondok Pinang-Jagorawi," ujar Jaksa Agung H.M Prasetyo di kantornya, Rabu (16/3/2016).

Prasetyo mengatakan, proses eksekusi ini mengalami proses panjang sejak keluarnya putusan kasasi pada Oktober 2001.

Menurut dia, perlu pertimbangan yang matang dalam penentuan perusahaan milik negara yang layak diserahkan aset negara ini sehingga butuh waktu yang lama.

Diakui Prasetyo, penanganan kasus ini cukup rumit dan melibatkan banyak pihak. Kejaksaan Agung kemudian berkoordinaasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan mempertimbangkan masukan sejumlah pihak.

"Akhirnya, kami memutuskan bersama apa yang paling tepat dinilai memiliki hak mengelola ruas tol ini adalah PT Hutama Karya," kata Prasetyo.

Tak hanya itu, Kejaksaan Agung juga menyerahkan hasil pengelolaan jalan tol sejak dieksekusi hingga pelimpahan hak kelola ke PT Hutama Karya.

Prasetyo memastikan, keputusannya memilih Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu sudah tepat sehingga aset tersebut bisa kembali ke kas negara.

Ia berharap, PT Hutama Karya dapat mengelola ruas tol ini sebaik-baiknya. Kasus jalan tol JORR S merupakan kasus lama sejak 1998.

Saat itu, PT Jasa Marga mengambil alih ruas tol yang sebelumnya merupakan barang sitaan negara atas ketidakmampuan PT MNB melunasi utang pembangunan jalan tol kepada Bank Negara Indonesia.

Dari pinjamam Rp 2,5 triliun, hanya Rp 1 triliun yang digunakan untuk pembangunan tol. Sementara sisanya tidak diketahui peruntukannya. PT MNB kemudian tidak dapat mengembalikan uang pinjaman itu hingga jalan tol itu disita.

Aset itu lalu diambil alih oleh Badan penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang kemudian dikembalikan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Jasa Marga pada 1998.


EditorSabrina Asril

Terkini Lainnya

Jokowi: Kalau Harga Rendah Kasihan Petani, Kalau Terlalu Tinggi Masyarakat Kasihan

Jokowi: Kalau Harga Rendah Kasihan Petani, Kalau Terlalu Tinggi Masyarakat Kasihan

Regional
Kadernya Terjaring OTT KPK, Demokrat Yakin Tak Pengaruhi Elektabilitas

Kadernya Terjaring OTT KPK, Demokrat Yakin Tak Pengaruhi Elektabilitas

Nasional
PM Israel Peringatkan Bahaya akan Perhelatan Pemilu Dini

PM Israel Peringatkan Bahaya akan Perhelatan Pemilu Dini

Internasional
Pertimbangan Biaya, Jenazah Bapak dan Anak Asal Lahat Dimakamkan di Sukabumi

Pertimbangan Biaya, Jenazah Bapak dan Anak Asal Lahat Dimakamkan di Sukabumi

Regional
Hampir Sebulan Berstatus Tersangka, Taufik Kurniawan Masih Jabat Wakil Ketua DPR

Hampir Sebulan Berstatus Tersangka, Taufik Kurniawan Masih Jabat Wakil Ketua DPR

Nasional
Respons Kasus Baiq Nuril, DPR Akan Kebut RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

Respons Kasus Baiq Nuril, DPR Akan Kebut RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

Nasional
Jokowi: Saya Sangat Mendukung Baiq Nuril Mencari Keadilan

Jokowi: Saya Sangat Mendukung Baiq Nuril Mencari Keadilan

Nasional
Warga Bekasi Kini Bisa Urus Dokumen Kependudukan di Kecamatan

Warga Bekasi Kini Bisa Urus Dokumen Kependudukan di Kecamatan

Megapolitan
Mobil Dufi, Pria yang Tewas di Dalam Drum, Hilang dari Parkiran Stasiun Rawabuntu

Mobil Dufi, Pria yang Tewas di Dalam Drum, Hilang dari Parkiran Stasiun Rawabuntu

Megapolitan
Menurut Timses, Komunikasi Prabowo dengan SBY dan Ketum Partai Berjalan Baik

Menurut Timses, Komunikasi Prabowo dengan SBY dan Ketum Partai Berjalan Baik

Nasional
KDEI Taipei Upayakan Pemulangan TKI yang Dirawat 4 Tahun di RS

KDEI Taipei Upayakan Pemulangan TKI yang Dirawat 4 Tahun di RS

Nasional
Langkah Terbaru Baiq Nuril, Melaporkan Tindak Pelecehan Seksual ke Polda NTB

Langkah Terbaru Baiq Nuril, Melaporkan Tindak Pelecehan Seksual ke Polda NTB

Regional
Media Jepang Ungkap Identitas Tentara Korut yang Membelot Tahun Lalu

Media Jepang Ungkap Identitas Tentara Korut yang Membelot Tahun Lalu

Internasional
Hoaks Sepekan, Alien Thailand hingga Polisi Dukung Salah Satu Capres

Hoaks Sepekan, Alien Thailand hingga Polisi Dukung Salah Satu Capres

Nasional
Kontainer Terbakar akibat Percikan Api Las

Kontainer Terbakar akibat Percikan Api Las

Megapolitan

Close Ads X