Boni Hargens: Banyak Juga yang Tidak Jadi Tim Sukses Dapat Posisi

Kompas.com - 26/01/2016, 17:31 WIB
Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens KOMPAS. com/Indra AkuntonoDirektur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens
EditorSabrina Asril
JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Boni Hargens, mendapat kepercayaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi Dewan Pengawas LKBN Antara.

Masuknya nama Boni sebagai salah satu pejabat di Antara menambah daftar panjang relawan dan juga politisi partai pendukung yang kini memegang posisi penting, baik di lembaga negara maupun badan usaha milik negara (BUMN).

(Baca: Boni Hargens Ditunjuk Jokowi Jadi Dewan Pengawas "Antara")

Terkait hal tersebut, Boni yang turut membantu Jokowi selama peilihan presiden lalu pun angkat bicara. Menurut dia, jabatan-jabatan yang ditunjuk oleh Jokowi justru lebih banyak diisi oleh mereka yang bukan tim sukses.

"Saya kira banyak juga yang justru tidak menjadi tim sukses dan mendapat posisi, misalnya Dirut Antara sekarang (Meidyatama Suryodiningrat) kan bukan relawan, tetapi mantan Pemred The Jakarta Post," ungkap Boni saat dihubungi Kompas.com, Selasa (26/1/2016).

(Baca: Ramai-ramai Dukung Jokowi, Ramai-ramai Jadi Pejabat)

Dia menganggap Jokowi menunjuk sejumlah pejabat bukan karena kedekatannya, melainkan kemampuan orang yang bersangkutan dan kesesuaian visi dan misi.

"Cita-cita bersama, visi dan misi bersama apakah sejalan dengan pemerintah," ungkap pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jajal Tol Terpanjang, Jokowi Tempuh 155 Km Kurang dari 2 Jam

Jajal Tol Terpanjang, Jokowi Tempuh 155 Km Kurang dari 2 Jam

Nasional
Tutup Gebyar Karya Pertiwi 2019, Panglima TNI Bicara Potensi Ekonomi Kreatif

Tutup Gebyar Karya Pertiwi 2019, Panglima TNI Bicara Potensi Ekonomi Kreatif

Nasional
Cegah Intoleransi, BPIP Minta Materi Keberagaman Diajarkan di Sekolah

Cegah Intoleransi, BPIP Minta Materi Keberagaman Diajarkan di Sekolah

Nasional
Soal Jiwasraya, Kejaksaan Agung Tunggu Hasil Perhitungan Kerugian Negara

Soal Jiwasraya, Kejaksaan Agung Tunggu Hasil Perhitungan Kerugian Negara

Nasional
Ibas Apresiasi Pemerintah yang Teruskan Pembangunan Era Presiden SBY

Ibas Apresiasi Pemerintah yang Teruskan Pembangunan Era Presiden SBY

Nasional
Usai Diperiksa KPK, Lukman Hakim Sebut Tak Etis Bawa Materi Hukum ke Ranah Publik

Usai Diperiksa KPK, Lukman Hakim Sebut Tak Etis Bawa Materi Hukum ke Ranah Publik

Nasional
Tak Diizinkan Menikah jika Belum Lulus Pembekalan akan Berlaku Bagi Semua Pasangan dan Agama

Tak Diizinkan Menikah jika Belum Lulus Pembekalan akan Berlaku Bagi Semua Pasangan dan Agama

Nasional
Polri Petakan Daerah Rawan Gangguan Keamanan Terkait Pilkada 2020

Polri Petakan Daerah Rawan Gangguan Keamanan Terkait Pilkada 2020

Nasional
Presiden PKS Tak Khawatir Kadernya Pindah ke Partai Gelora

Presiden PKS Tak Khawatir Kadernya Pindah ke Partai Gelora

Nasional
Kemendagri Luncurkan Mesin Cetak Dokumen Dukcapil Layaknya ATM

Kemendagri Luncurkan Mesin Cetak Dokumen Dukcapil Layaknya ATM

Nasional
Koordinasi Penanganan Terorisme di Bawah Komando Ma'ruf Amin

Koordinasi Penanganan Terorisme di Bawah Komando Ma'ruf Amin

Nasional
Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Wapres Sebut Radikalisme Perlu Ditangani Sejak Usia Dini, Hulu ke Hilir

Nasional
Pasca-Bom Medan, Polda Metro Jaya Ingatkan SOP Masuk Markas Kepolisian

Pasca-Bom Medan, Polda Metro Jaya Ingatkan SOP Masuk Markas Kepolisian

Nasional
Presiden PKS: Sebagai Oposisi, Bukan Berarti Kami Akan Jatuhkan Pemerintah

Presiden PKS: Sebagai Oposisi, Bukan Berarti Kami Akan Jatuhkan Pemerintah

Nasional
KPK Ingatkan Pengusaha Lapor ke Aparat Bila Dimintai Uang oleh Pejabat

KPK Ingatkan Pengusaha Lapor ke Aparat Bila Dimintai Uang oleh Pejabat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X