Jokowi: Ironis, Luas Hutan Indonesia Terbesar, tetapi Penghasil Emisi Karbon Tertinggi

Kompas.com - 26/11/2015, 13:45 WIB
Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Widodo, serta Menteri
Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Taman Hutan Rakyat Sultan
Adam, Kalimantan Selatan, Kamis (26/11/2015).
Abba GabrillinPresiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Widodo, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Taman Hutan Rakyat Sultan Adam, Kalimantan Selatan, Kamis (26/11/2015).
|
EditorSabrina Asril
JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan Indonesia akan mampu mengurangi emisi gas karbon sebesar 26 persen pada 2030.

Jokowi mengakui bahwa tahun ini merupakan tahun terburuk bagi Indonesia sebagai penghasil gas karbon akibat kebakaran hutan.

"Indonesia memiliki luas hutan terbesar, tetapi ironisnya kita penyumbang emisi karbon terbesar keenam di dunia, apalagi tahun ini yang terbesar akibat kebakaran hutan. Ini bukan prestasi, tetapi mengingatkan kita semua," ujar Jokowi dalam peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia di Taman Hutan Rakyat, Kalimantan Selatan, Kamis (26/11/2015).

Jokowi juga berharap upaya mengurangi emisi gas karbon tersebut dapat diikuti negara-negara maju lainnya. Salah satunya mengenai penanganan masalah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Menurut Jokowi, pencegahan kabut asap mutlak dilakukan meski telah terjadi secara rutin selama lebih kurang 18 tahun, khususnya di Sumatera dan Kalimantan.

Kebakaran di kawasan gambut sangat berdampak pada penurunan kualitas udara dan air. Kebakaran juga mengganggu ekosistem satwa di hutan.

"Saya ingin ingatkan, jajaran provinsi, kabupaten, kota, pemda, Kodam, Polda, jajaran atas sampai Koramil, Polsek, tahun depan harus betul-betul siap untuk pencegahan, bukan setelah kebakaran baru pontang-panting," kata Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Kirim 5.000 Paket Bansos ke Sorong Usai Warga Geruduk Kantor Dinsos

Jokowi Kirim 5.000 Paket Bansos ke Sorong Usai Warga Geruduk Kantor Dinsos

Nasional
Sariamin Ismail, Pujangga Perempuan Pertama Indonesia Pemilik Banyak Nama Samaran yang Jadi Google Doodle 31 Juli 2021

Sariamin Ismail, Pujangga Perempuan Pertama Indonesia Pemilik Banyak Nama Samaran yang Jadi Google Doodle 31 Juli 2021

Nasional
Ketua DPR Minta Vaksinasi Covid-19 Merata di Seluruh Indonesia

Ketua DPR Minta Vaksinasi Covid-19 Merata di Seluruh Indonesia

Nasional
Mahfud: Permasalahan Bansos Sudah Lama Terjadi, Baru Terasa Saat Pandemi

Mahfud: Permasalahan Bansos Sudah Lama Terjadi, Baru Terasa Saat Pandemi

Nasional
Jubir PAN Minta Kader Penggugat Zulkifli Hasan Rp 100 Miliar Introspeksi Diri

Jubir PAN Minta Kader Penggugat Zulkifli Hasan Rp 100 Miliar Introspeksi Diri

Nasional
UPDATE 31 Juli: Ada 278.618 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 31 Juli: Ada 278.618 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Rakornas Virtual, PPP Umumkan Pembentukan Relawan Vaksin Covid-19

Rakornas Virtual, PPP Umumkan Pembentukan Relawan Vaksin Covid-19

Nasional
UPDATE: Sebaran 1.808 Kasus Kematian Covid-19, Jawa Timur Tertinggi

UPDATE: Sebaran 1.808 Kasus Kematian Covid-19, Jawa Timur Tertinggi

Nasional
Di Rakornas, Ketum PPP Minta Seluruh Kader Salurkan Bansos hingga Fasilitasi Warga Positif Covid-19

Di Rakornas, Ketum PPP Minta Seluruh Kader Salurkan Bansos hingga Fasilitasi Warga Positif Covid-19

Nasional
UPDATE 31 Juli: Jawa Tengah Tertinggi Penambahan Kasus Baru Covid-19

UPDATE 31 Juli: Jawa Tengah Tertinggi Penambahan Kasus Baru Covid-19

Nasional
UPDATE: Ada 545.447 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Ada 545.447 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 31 Juli: Tambah 39.372, Pasien Sembuh dari Covid-19 Capai 2.770.092 Orang

UPDATE 31 Juli: Tambah 39.372, Pasien Sembuh dari Covid-19 Capai 2.770.092 Orang

Nasional
UPDATE 31 Juli: Tambah 1.808, Kasus Kematian Covid-19 Capai 94.119

UPDATE 31 Juli: Tambah 1.808, Kasus Kematian Covid-19 Capai 94.119

Nasional
UPDATE: Tambah 37.284, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 3.409.658

UPDATE: Tambah 37.284, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 3.409.658

Nasional
Safenet: Tak Seharusnya Moeldoko Ambil Langkah Hukum terhadap ICW

Safenet: Tak Seharusnya Moeldoko Ambil Langkah Hukum terhadap ICW

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X