Kompas.com - 16/03/2015, 20:34 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti angkat bicara terkait maraknya aksi perampokan sepeda motor atau begal yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Menurut Badrodin, begal bukan suatu bentuk tindak kejahatan yang baru muncul di masyarakat.

"Begal bukan femomena baru. Dari dulu sudah ada begal ini," kata Badrodin saat berkunjung ke redaksi Kompas di Jakarta, Senin (16/3/2015).

Menurut dia, begal menjadi suatu fenomena kejahatan yang besar dan terkesan baru karena pemberitaan media massa yang masif. Penggunaan istilah kata "begal" sendiri membuat fenomena ini menjadi lebih bombastis.

"Dulu perampasan motor dan sekarang istilahnya begal. Sama pasalnya, pasal 365 KUHP. Pencurian atau perampasan dengan kekerasan. Itu istilahnya saja yang baru, dari Lampung dan Sumatera Selatan sana," ujar Badrodin.

Kendati demikian, Badrodin mengakui, perampasan sepeda motor secara paksa yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya belakangan ini mengalami peningkatan. Polisi, kata dia, juga sudah meningkatkan penjagaan sebagai antisipasi tindakan begal itu.

"Februari ini dibandingkan tahun lalu meningkat 4 persen. Tapi penyelesaiannya kita tingkatkan sampai 47 persen," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.