Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kubu KIH Janji Bubarkan DPR Tandingan jika Ada Kesepakatan dengan KMP

Kompas.com - 03/11/2014, 16:46 WIB
Ihsanuddin

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Kubu Koalisi Indonesia Hebat (KIH) berjanji akan membubarkan DPR tandingan yang dibentuk jika dalam waktu dekat terjadi kesepakatan dengan kubu Koalisi Merah Putih (KMP) yang dapat menguntungkan kedua pihak.

"Secara otomatis bubar, ini kan sementara. Kalau sekarang ada kesepakatan, besok pasti dibubarin," kata Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem Johny G Platte di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (13/11/2014).

Johny mengapresiasi niat kubu KMP yang akan membicarakan lagi pimpinan komisi yang sudah terbentuk. Bahkan, kubu KMP juga berencana membentuk tiga komisi baru yang semuanya akan dipimpin oleh kubu KIH.

Niat rekonsiliasi semacam itu, menurut Johny, pantas dihargai. (Baca: Kata Fahri, Kubu KIH Bisa Dapat 12 Kursi Pimpinan di Tiga Komisi DPR)

"Itu akan kita sambut baik. Semakin cepat dilaksanakan, semakin baik. Itu memang keinginan kita sejak awal," ujarnya.

Namun, saat ditanya berapa jumlah pimpinan komisi yang akan diminta kubu KIH, Johny mengaku belum tahu. Pasalnya, jumlah itu baru akan dibicarakan dalam rapat.

"Nanti kita rapatkan dulu," ujarnya.

Fraksi kubu KIH tidak mengakui kepemimpinan DPR yang dikuasai KMP. Mereka membentuk struktur pimpinan DPR tandingan, serta akan memilih pimpinan komisi dan alat kelengkapan lain dalam DPR. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Akan Mundur dari PBB, Yusril Disebut Bakal Terlibat Pemerintahan Prabowo

Akan Mundur dari PBB, Yusril Disebut Bakal Terlibat Pemerintahan Prabowo

Nasional
Yusril Bakal Mundur dari Ketum PBB demi Regenerasi

Yusril Bakal Mundur dari Ketum PBB demi Regenerasi

Nasional
Hendak Mundur dari Ketum PBB, Yusril Disebut Ingin Ada di Luar Partai

Hendak Mundur dari Ketum PBB, Yusril Disebut Ingin Ada di Luar Partai

Nasional
[POPULER NASIONAL] Anies Dikritik karena Ingin Rehat | Revisi UU Kementerian Negara Disetujui, RUU Perampasan Aset Hilang

[POPULER NASIONAL] Anies Dikritik karena Ingin Rehat | Revisi UU Kementerian Negara Disetujui, RUU Perampasan Aset Hilang

Nasional
Tanggal 22 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 22 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Veteran Perang Jadi Jemaah Haji Tertua, Berangkat di Usia 110 Tahun

Veteran Perang Jadi Jemaah Haji Tertua, Berangkat di Usia 110 Tahun

Nasional
Salim Said Meninggal Dunia, PWI: Indonesia Kehilangan Tokoh Pers Besar

Salim Said Meninggal Dunia, PWI: Indonesia Kehilangan Tokoh Pers Besar

Nasional
Indonesia Perlu Kembangkan Sendiri 'Drone AI' Militer Untuk Cegah Kebocoran Data

Indonesia Perlu Kembangkan Sendiri "Drone AI" Militer Untuk Cegah Kebocoran Data

Nasional
Tokoh Pers Salim Said Meninggal Dunia

Tokoh Pers Salim Said Meninggal Dunia

Nasional
Sekjen PBB: Yusril Akan Mundur dari Ketum, Dua Nama Penggantinya Mengerucut

Sekjen PBB: Yusril Akan Mundur dari Ketum, Dua Nama Penggantinya Mengerucut

Nasional
Sekjen DPR Gugat Praperadilan KPK ke PN Jaksel

Sekjen DPR Gugat Praperadilan KPK ke PN Jaksel

Nasional
Gaduh Kenaikan UKT, Pengamat: Jangan Sampai Problemnya di Pemerintah Dialihkan ke Kampus

Gaduh Kenaikan UKT, Pengamat: Jangan Sampai Problemnya di Pemerintah Dialihkan ke Kampus

Nasional
15 Tahun Meneliti Drone AI Militer, 'Prof Drone UI' Mengaku Belum Ada Kerja Sama dengan TNI

15 Tahun Meneliti Drone AI Militer, "Prof Drone UI" Mengaku Belum Ada Kerja Sama dengan TNI

Nasional
Pengembangan Drone AI Militer Indonesia Terkendala Ketersediaan 'Hardware'

Pengembangan Drone AI Militer Indonesia Terkendala Ketersediaan "Hardware"

Nasional
Indonesia Harus Kembangkan 'Drone AI' Sendiri untuk TNI Agar Tak Bergantung ke Negara Lain

Indonesia Harus Kembangkan "Drone AI" Sendiri untuk TNI Agar Tak Bergantung ke Negara Lain

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com