Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anggota DPD dari Maluku Utara "Walk Out" dari Pemilihan Pimpinan DPD

Kompas.com - 02/10/2014, 21:51 WIB
Fathur Rochman

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah dari Maluku Utara, Basri Salama, memutuskan untuk walk out dari sidang paripurna dengan agenda pemilihan Pimpinan DPD RI. Dia merasa proses yang berjalan tidak menghadirkan perubahan untuk DPD ke depan.

"Sejak pertama masuk DPD, saya ingin perubahan. Tapi setelah 2 kali putaran suara, ternyata masih ada status quo. Saya putuskan untuk walk out," kata Basri dalam sidang paripurna pemilihan Pimpinan DPD, di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2014).

Setelah menyatakan hal tersebut, Basri langsung berdiri dan keluar meninggalkan ruang sidang. Anggota DPD yang lain sontak menyoraki Basri. "Woooo...," teriak mereka.

Sebelumnya, Gusti Kanjeng Ratu Hemas memenangi pemilihan ulang wilayah Tengah, dengan perolehan sebanyak 64 suara. Sementara Oesman Sapta memperoleh 60 suara.

"Dengan demikian Gusti Kanjeng Ratu Hemas mengungguli dalam kesempatan ini," ujar pimpinan sidang, Aidil Fitrisyah.

Berdasakan tata tertib pemilihan calon pimpinan DPD, setelah adanya tiga pemenang dari tiga wilayah, maka akan dilakukan putaran satu kali lagi untuk menentukan ketua dan dua wakil ketua.

Namun, Aidil memberikan kompromi dengan mempersilakan Ratu Hemas, Irman Gusman, dan Farouq Muhammad untuk berdiskusi menentukan apakah dilakukan pemilihan suara satu kali lagi atau diputuskan secara musyawarah.

Setelah melakukan diskusi selama 2 menit, akhirnya Irman mengatakan, agar dilakukan pemilihan suara satu kali lagi.

"Setelah kami berdiskusi, dengan menjunjung demokrasi, kami sepakat meminta pemilihan suara dilakukan satu kali lagi," ujar Irman.

Pemilihan akan dilanjutkan untuk memilih ketua dan wakil ketua. Calon yang akan bertarung adalah Irman Gusman dari wilayah Barat dengan 90 suara, Gusti Kanjeng Ratu Hemas dari wilayah Tengah dengan 64 suara, dan Farouq Muhammad dari wilayah Timur dengan 49 suara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 23 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 23 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Tanggal 19 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 19 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Tanggal 18 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 18 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Di Sidang SYL, Saksi Akui Ada Pembelian Keris Emas Rp 105 Juta Pakai Anggaran Kementan

Di Sidang SYL, Saksi Akui Ada Pembelian Keris Emas Rp 105 Juta Pakai Anggaran Kementan

Nasional
Dede Yusuf Minta Pemerintah Perketat Akses Anak terhadap Gim Daring

Dede Yusuf Minta Pemerintah Perketat Akses Anak terhadap Gim Daring

Nasional
Mesin Pesawat Angkut Jemaah Haji Rusak, Kemenag Minta Garuda Profesional

Mesin Pesawat Angkut Jemaah Haji Rusak, Kemenag Minta Garuda Profesional

Nasional
Anggota Fraksi PKS Tolak Presiden Bebas Tentukan Jumlah Menteri: Nanti Semaunya Urus Negara

Anggota Fraksi PKS Tolak Presiden Bebas Tentukan Jumlah Menteri: Nanti Semaunya Urus Negara

Nasional
Usai Operasi di Laut Merah, Kapal Perang Belanda Tromp F-803 Merapat di Jakarta

Usai Operasi di Laut Merah, Kapal Perang Belanda Tromp F-803 Merapat di Jakarta

Nasional
Kriteria KRIS, Kemenkes: Maksimal 4 Bed Per Ruang Rawat Inap

Kriteria KRIS, Kemenkes: Maksimal 4 Bed Per Ruang Rawat Inap

Nasional
Soroti DPT Pilkada 2024, Bawaslu: Pernah Kejadian Orang Meninggal Bisa Memilih

Soroti DPT Pilkada 2024, Bawaslu: Pernah Kejadian Orang Meninggal Bisa Memilih

Nasional
Direktorat Kementan Siapkan Rp 30 Juta Tiap Bulan untuk Keperluan SYL

Direktorat Kementan Siapkan Rp 30 Juta Tiap Bulan untuk Keperluan SYL

Nasional
Setuju Sistem Pemilu Didesain Ulang, Mendagri: Pilpres dan Pileg Dipisah

Setuju Sistem Pemilu Didesain Ulang, Mendagri: Pilpres dan Pileg Dipisah

Nasional
Menko Airlangga: Kewajiban Sertifikasi Halal Usaha Menengah dan Besar Tetap Berlaku 17 Oktober

Menko Airlangga: Kewajiban Sertifikasi Halal Usaha Menengah dan Besar Tetap Berlaku 17 Oktober

Nasional
Serius Transisi Energi, Pertamina Gandeng KNOC dan ExxonMobil Kembangkan CCS

Serius Transisi Energi, Pertamina Gandeng KNOC dan ExxonMobil Kembangkan CCS

Nasional
Bawaslu Akui Kesulitan Awasi 'Serangan Fajar', Ini Sebabnya

Bawaslu Akui Kesulitan Awasi "Serangan Fajar", Ini Sebabnya

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com