Geledah di Palembang, KPK Sita Dua "Airsoft Gun"

Kompas.com - 27/06/2014, 15:21 WIB
Logo KPK KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Logo KPK
Penulis Icha Rastika
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
— Komisi Pemberantasan Korupsi menyita dua buah airsoft gun dari penggeledahan di kediaman pengusaha Palembang, Muhammad Syarief Abu Bakar, di Palembang, Sumatera Selatan. Penggeledahan yang berlangsung sejak Rabu (25/6/2014) hingga Kamis (26/6/2014) tersebut berkaitan dengan kasus dugaan suap yang menjerat Wali Kota Palembang Romi Herton dan istrinya Masyito.

"Disita dua airsoft gun," kata Juru Bicara KPK Johan Budi melalui pesan singkat, Jumat (27/6/2014).

Selain airsoft gun, KPK menemukan peluru asli di lokasi penggeledahan. Menurut Johan, airsoft gun tersebut kini diserahkan kepada kepolisian karena dianggap tidak berkaitan dengan perkara suap dan penyampaian keterangan palsu yang menjerat Romi dan istrinya.

"Jadi ini tidak berkaitan dengan perkara," kata Johan.

Selain itu, katanya, KPK menyita sejumlah dokumen dari penggeledahan di kediaman dan kantor Abu Bakar. Belum diketahui detail keterkaitan Abu Bakar dalam kasus yang menjerat Romi dan Masyito.

Terkait penyidikan kasus tersebut, KPK telah memeriksa Abu Bakar. Lembaga antikorupsi itu juga meminta Imigrasi mencegah Romi bepergian ke luar negeri.

KPK menetapkan Romi dan istrinya, Masyito, sebagai tersangka atas dugaan menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi saat itu, Akil Mochtar, terkait dengan sengketa Pilkada Palembang. Keduanya juga ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menyampaikan keterangan palsu saat bersaksi dalam persidangan Akil beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, KPK menggeledah sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus ini, yaitu di kantor Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat di Jalan Rahadi Usman Nomor 10, Pontianak, Kalimantan Barat, dan rumah karyawan BPD di Jalan Sulawesi, Pontianak, Kalimantan Barat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X