SBY Akan Berkampanye di Bumi Sriwijaya

Kompas.com - 01/04/2014, 07:11 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Umum Partai Demokrat di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29/3/2014). Kompas.com/SABRINA ASRILPresiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Umum Partai Demokrat di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29/3/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Umum Partai Demokrat akan kembali menjadi juru kampanye utama bagi partai itu. Rencananya, Selasa (1/4/2014), SBY berkampanye di Palembang, Sumatera Selatan.

Presiden akan terlebih dulu memimpin rapat paripurna di kantor kepresidenan pada pukul 08.00 WIB untuk membahas masalah dana bantuan sosial. Setelah rapat, barulah Presiden bertolak ke Bumi Sriwijaya. Dia akan berorasi di pelataran obyek wisata Benteng Kuto Besak (BKB).

Adik ipar SBY yang juga anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo, mengutarakan bahwa Palembang dipilih sebagai salah satu kota yang didatangi SBY lantaran wilayah itu adalah salah satu lumbung suara Partai Demokrat pada Pemilu 2009. Demokrat ingin menjaga kantong suaranya di situ.

"Bumi Sriwijaya itu merupakan salah satu daerah basis Partai Demokrat dengan perolehan 13 kursi DPRD kota atau lebih besar dibandingkan dengan daerah lain di Sumatera Selatan pada 2009," ujar Pramono di Jakarta, Selasa pagi.

Seperti pada kampanye-kampanye sebelumnya, Pramono mengatakan, partainya akan berusaha menyosialisasikan capaian pemerintahan, termasuk partai mana yang selalu berkeringat membantu pemerintah. "Partai Demokrat tetap akan mengomunikasikan bukti keberhasilan pembangunan selama 10 tahun pemerintah SBY," ujar Pramono.


Memasuki minggu kedua masa kampanye, Pramono mengungkapkan bahwa partainya semakin optimistis masuk ke posisi tiga besar. Dia menyebutkan, survei terakhir yang dilakukan Partai Demokrat menunjukkan bahwa perolehan suara mencapai 11 persen. Padahal, elektabilitas Partai Demokrat pada awal 2014 hanya berkisar 4,7 persen.

Selain itu, Pramono mengungkapkan, pada saat kampanye Partai Demokrat di Jakarta pada 3 April 2014, SBY akan memberikan kejutan dengan menyampaikan tiga program utama. "Tunggu tanggal mainnya," imbuh mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPP PAN Bicara Peluang Gibran Diusung Partainya di Pilkada 2020

Ketua DPP PAN Bicara Peluang Gibran Diusung Partainya di Pilkada 2020

Nasional
Perwakilan Korban Desak Komnas HAM Dorong Penyelesaian Kasus HAM Berat

Perwakilan Korban Desak Komnas HAM Dorong Penyelesaian Kasus HAM Berat

Nasional
Komnas HAM Minta Negara Tidak Kriminalisasi Para Pembela HAM

Komnas HAM Minta Negara Tidak Kriminalisasi Para Pembela HAM

Nasional
KIPP: Jangan Larang Eks Koruptor Pakai PKPU, Lebih Baik Revisi UU

KIPP: Jangan Larang Eks Koruptor Pakai PKPU, Lebih Baik Revisi UU

Nasional
Tak Jadi Larang Eks Koruptor Maju Pilkada, Perludem Sebut KPU Dilema

Tak Jadi Larang Eks Koruptor Maju Pilkada, Perludem Sebut KPU Dilema

Nasional
Jokowi Tak Hadiri Acara Hari Antikorupsi Sedunia di KPK, Nasdem Membela

Jokowi Tak Hadiri Acara Hari Antikorupsi Sedunia di KPK, Nasdem Membela

Nasional
Hakim Cabut Hak Politik Eks Bupati Talaud untuk Dipilih Selama 5 Tahun

Hakim Cabut Hak Politik Eks Bupati Talaud untuk Dipilih Selama 5 Tahun

Nasional
Pemerintah Masih Bernegosiasi Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Pemerintah Masih Bernegosiasi Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Nasional
Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi DivonisĀ 4,5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi DivonisĀ 4,5 Tahun Penjara

Nasional
RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama Masuk Prolegnas Prioritas 2020, PKS Apresiasi

RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama Masuk Prolegnas Prioritas 2020, PKS Apresiasi

Nasional
ICW Sebut Dampak UU KPK Baru Sudah Terasa di Hari Antikorupsi Sedunia

ICW Sebut Dampak UU KPK Baru Sudah Terasa di Hari Antikorupsi Sedunia

Nasional
Menteri Agama Tegaskan Pendataan Majelis Taklim Tak Wajib

Menteri Agama Tegaskan Pendataan Majelis Taklim Tak Wajib

Nasional
Minta Waktu Ungkap Kasus Novel Baswedan, Polri Janji Tak Sampai Berbulan-bulan

Minta Waktu Ungkap Kasus Novel Baswedan, Polri Janji Tak Sampai Berbulan-bulan

Nasional
Upaya Sri Mulyani Cegah Korupsi dari Internal Kemenkeu...

Upaya Sri Mulyani Cegah Korupsi dari Internal Kemenkeu...

Nasional
Soal Restu Maju Caketum, Kubu Zulkifli Hasan Tak Mau Dibenturkan dengan Amien Rais

Soal Restu Maju Caketum, Kubu Zulkifli Hasan Tak Mau Dibenturkan dengan Amien Rais

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X