Kompas TV Raih Piala Adinegoro untuk Kedua Kali

Kompas.com - 10/02/2014, 19:53 WIB
Program Garis Depan Kompas TV episode Di Atambua tayang 13 Januari 2014. KOMPAS TVProgram Garis Depan Kompas TV episode Di Atambua tayang 13 Januari 2014.
EditorTri Wahono


JAKARTA, KOMPAS.com
- Kompas TV kembali meraih penghargaan jurnalistik, Piala Adinegoro untuk kategori jurnalistik televisi. Penghargaan diperoleh atas program "Garis Depan" dengan judul "Yang Terlupakan di Atambua".

Ini merupakan Piala Adinegoro kedua yang diraih Kompas TV selama tiga tahun mengudara. Sebelumnya di tahun 2012 Kompas TV juga pernah menerima Piala Adinegoro 2011 di kategori yang sama dalam judul "Menggarami Lautan Garam".

Piala Adinegoro 2013 diserahkan pada saat Hari Pers Nasional di Bengkulu, 6-10 Februari 2014). Piala Adinegoro diterima oleh Apni Jaya selaku GM Network Development Kompas TV, Taufik Hidayat Mihardja selaku Pimpinan Redaksi Kompas TV, dan Meiti Sinaga selaku Produser program Garis Depan.

"Ini merupakan prestasi puncak jurnalistik kedua dalam tiga tahun pertama Kompas TV, setelah pada tahun lalu juga meraih anugerah yang sama untuk liputan investigasi. Mudah-mudahan karya ini menjadi acuan bagi kawan-kawan dalam menghasilkan tayangan yang bermutu bagi bangsa dan negara," ujar Taufik Hidayat Mihardja, Pimpinan Redaksi Kompas TV.

Yuni Eko Sulistiono, Executive Producer bidang Dokumenter Kompas TV mengatakan, "Penghargaan ini adalah satu kebanggaan bagi kami penggarap program-program dokumenter. Ini satu bukti kerja keras tim yang berjuang dengan cara kami untuk kebaikan Indonesia. Piala ini hanya simbol untuk memacu kami berkarya lebih baik karena kami tidak akan pernah merasa puas. Bagi kami, kata puas itu sama dengan membunuh kreativitas."

Garis Depan merupakan salah satu program dokumenter yang diproduksi Kompas TV. Program ini menceritakan wajah serambi negeri, di mana warga negara Indonesia hidup di perbatasan dengan berbagai kesulitan seperti minimnya infrastruktur, fasilitas sosial yang tidak mumpuni, buruknya pendidikan, dan lain sebagainya.

Program Garis Depan di Kompas TV tayang setiap hari Senin pukul 20.00 WIB.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Program Kampung Tangguh Nusantara di Banten

Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Program Kampung Tangguh Nusantara di Banten

Nasional
Tak Punya Perjanjian Ekstradisi, Begini Cara Pemerintah Bawa Maria Pauline Lumowa dari Serbia....

Tak Punya Perjanjian Ekstradisi, Begini Cara Pemerintah Bawa Maria Pauline Lumowa dari Serbia....

Nasional
Klaster Baru Penularan Covid-19 di Secapa AD yang Belum Diketahui Sumbernya...

Klaster Baru Penularan Covid-19 di Secapa AD yang Belum Diketahui Sumbernya...

Nasional
Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi dan 'Lampu Merah' dari Presiden Jokowi

Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi dan "Lampu Merah" dari Presiden Jokowi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Rekam Jejak Maria Pauline Lumowa | Rekor Kasus Baru Covid-19

[POPULER NASIONAL] Rekam Jejak Maria Pauline Lumowa | Rekor Kasus Baru Covid-19

Nasional
Akhir Pelarian Tersangka Pembobol Bank BNI Setelah 17 Tahun Buron

Akhir Pelarian Tersangka Pembobol Bank BNI Setelah 17 Tahun Buron

Nasional
Indonesia Mampu Produksi Alat Rapid Test, per Unit Harganya Rp 75.000

Indonesia Mampu Produksi Alat Rapid Test, per Unit Harganya Rp 75.000

Nasional
Menko PMK: Tidak Ada Alasan Tak Percaya Diri dengan Ventilator Dalam Negeri

Menko PMK: Tidak Ada Alasan Tak Percaya Diri dengan Ventilator Dalam Negeri

Nasional
Pemerintah Akan Beri Sanksi RS dengan Tarif Rapid Test di Atas Rp 150.000

Pemerintah Akan Beri Sanksi RS dengan Tarif Rapid Test di Atas Rp 150.000

Nasional
Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

Nasional
Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

Nasional
Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

Nasional
Pembentukan Komisi Independen Dianggap Perlu Diatur dalam RUU PDP

Pembentukan Komisi Independen Dianggap Perlu Diatur dalam RUU PDP

Nasional
Enam Hal Ini Bisa Bantu Perbaiki Stigma Negatif Terkait Covid-19

Enam Hal Ini Bisa Bantu Perbaiki Stigma Negatif Terkait Covid-19

Nasional
Putusan MA Dinilai Tak Mungkin Ubah Hasil Pilpres 2019, Ini Alasannya

Putusan MA Dinilai Tak Mungkin Ubah Hasil Pilpres 2019, Ini Alasannya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X