Kompas.com - 13/11/2013, 17:36 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah brankas yang disita penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri dari tangan tersangka kasus dugaan penerimaan suap pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Heru Sulastyono, akhirnya dibuka. Penyidik menemukan sejumlah dokumen akta jual beli tanah dan bangunan.

Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Arief Sulistyanto mengatakan, brankas berukuran 60 sentimeter x 60 sentimeter tersebut telah disita dan dibawa ke Gedung Bareskrim Polri sejak Jumat (8/11/2013) lalu. Namun, penyidik baru dapat membuka brankas tersebut pada Senin (12/11/2013) dengan bantuan ahli pembuka brankas.

"Kami menggunakan jasa teknisi brankas dengan alasan pemilik brankas lupa kode kombinasinya," kata Arief di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (13/11/2013).

Heru merupakan tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap pada Ditjen Kepabeanan senilai Rp 11,4 miliar. Suap tersebut diberikan oleh seorang pengusaha ekspor impor, Yusran Arif, untuk menghindarkannya dari kewajiban membayar pajak.

Arief mengatakan, tersangka didampingi kuasa hukumnya melihat langsung proses pembukaan brankas tersebut. Tak ada satu pun berkas yang dikurangi atau dihilangkan penyidik. Arief menambahkan, setidaknya ada sembilan berkas yang ditemukan penyidik di dalam brankas tersebut.

Kesembilan berkas itu menyangkut akta dan bukti jual beli tanah dan bangunan yang dilakukan tersangka. Berikut berkas yang ditemukan penyidik dari dalam brankas milik Heru:

1. Satu bundel fotokopi sertifikat HGB No 05791/Pondok Jagung, Tangerang, atas nama Ridwan Lazwarman seluas 709 m2 tanggal pendaftaran 10 Januari 2007;

2. Satu bundel fotokopi sertifikat HGB No 03807/Pondok Jagung, Tangerang, atas nama Ridwan Lazwarman seluas 41 m2 tanggal pendaftaran 13 Desember 2006;

3. Satu bundel fotokopi sertifikat HGB No 09543/Jalupang, Tangerang, an. PT Serpong Mega Sukses seluas 180 m2 tanggal pendaftaran 6 April 2011;

4. Satu kuitansi asli pembayaran biaya pengecekan akta jual beli dan balik nama atas SHGB No 05791/Pondok Jagung seluas 709 m2 sebesar Rp 18 juta dari Widyawati tanggal 15 November 2008;

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal KTT G7 di Jerman yang Dihadiri Jokowi

Mengenal KTT G7 di Jerman yang Dihadiri Jokowi

Nasional
Hadi Tjahjanto Dalami Penyebab 300 Sertifikat Tanah Warga Bogor Disita Satgas BLBI

Hadi Tjahjanto Dalami Penyebab 300 Sertifikat Tanah Warga Bogor Disita Satgas BLBI

Nasional
Duet Ganjar-Anies Diusulkan untuk Pilpres, Ganjarist: Kasihan Pak Ganjar...

Duet Ganjar-Anies Diusulkan untuk Pilpres, Ganjarist: Kasihan Pak Ganjar...

Nasional
Parpol Diminta Cari Capres yang Dapat Menjawab Persoalan Masyarakat

Parpol Diminta Cari Capres yang Dapat Menjawab Persoalan Masyarakat

Nasional
Kejagung Tetapkan Emirsyah Satar Jadi Tersangka Baru Kasus Pengadaan Pesawat di Maskapai Garuda

Kejagung Tetapkan Emirsyah Satar Jadi Tersangka Baru Kasus Pengadaan Pesawat di Maskapai Garuda

Nasional
Gugat ke MK, Partai Buruh: UU PPP Direvisi karena UU Cipta Kerja, tapi Buruh Tidak Dilibatkan

Gugat ke MK, Partai Buruh: UU PPP Direvisi karena UU Cipta Kerja, tapi Buruh Tidak Dilibatkan

Nasional
Puan Bakal Jajaki Kerja Sama Politik, Gerindra Yakin Akan Dikunjungi

Puan Bakal Jajaki Kerja Sama Politik, Gerindra Yakin Akan Dikunjungi

Nasional
Cak Imin Vs Yenny Wahid: Penyebab Konflik hingga Dampaknya untuk PKB

Cak Imin Vs Yenny Wahid: Penyebab Konflik hingga Dampaknya untuk PKB

Nasional
DPR Akan Kaji Wacana Legalisasi Ganja untuk Kebutuhan Medis

DPR Akan Kaji Wacana Legalisasi Ganja untuk Kebutuhan Medis

Nasional
Di Hadapan Para Santri, Cak Imin Beberkan Alasan Mantap Maju Capres 2024

Di Hadapan Para Santri, Cak Imin Beberkan Alasan Mantap Maju Capres 2024

Nasional
RI Terima 300 Unit Mesin Pendingin Vaksin Covid-19 dari Jepang dan Unicef

RI Terima 300 Unit Mesin Pendingin Vaksin Covid-19 dari Jepang dan Unicef

Nasional
Kontras Catat Penyiksaan Warga Negara oleh Polisi Berlangsung hingga Level Polsek

Kontras Catat Penyiksaan Warga Negara oleh Polisi Berlangsung hingga Level Polsek

Nasional
Untung-Rugi jika PDI-P Tak Berkoalisi dengan Parpol Mana Pun Jelang 2024

Untung-Rugi jika PDI-P Tak Berkoalisi dengan Parpol Mana Pun Jelang 2024

Nasional
Penjelasan Mahfud soal Dugaan 300 Sertifikat Warga Bogor Hasil Redistribusi Disita Satgas BLBI

Penjelasan Mahfud soal Dugaan 300 Sertifikat Warga Bogor Hasil Redistribusi Disita Satgas BLBI

Nasional
Kementan Sebut PMK Hewan Ternak Ada di 216 Kabupaten/Kota Se-Indonesia

Kementan Sebut PMK Hewan Ternak Ada di 216 Kabupaten/Kota Se-Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.