Kompas.com - 13/08/2013, 11:56 WIB
Ilustrasi bursa calon Kapolri: Para Kapolda yang baru dilantik, yaitu Kapolda Metro Jaya, Irjen Putut Bayuseno, Kapolda Jawa Barat, Brigjen Tubagus Anis Angkawijaya, dan Kapolda Sulawesi tenggara, Brigjen Ngadino (kiri ke kanan) berjabat tangan usai dilantik Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/10/2012). TRIBUN/DANY PERMANA DANY PERMANAIlustrasi bursa calon Kapolri: Para Kapolda yang baru dilantik, yaitu Kapolda Metro Jaya, Irjen Putut Bayuseno, Kapolda Jawa Barat, Brigjen Tubagus Anis Angkawijaya, dan Kapolda Sulawesi tenggara, Brigjen Ngadino (kiri ke kanan) berjabat tangan usai dilantik Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/10/2012). TRIBUN/DANY PERMANA
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Peluang para jenderal bintang dua menjadi calon kapolri dinilai semakin sempit bahkan tertutup. Pasalnya, satu-satunya posisi bintang tiga yang sempat kosong, yaitu Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) telah resmi diduduki oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Badrodin Haiti. Badrodin dilantik pada Selasa (13/8/2013) ini oleh Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo. 

Dengan demikian, Badrodin pun akan naik pangkat menjadi jenderal bintang tiga atau komisaris jenderal (komjen). Badrodin sebelumnya menjabat Asisten Operasi Kapolri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal (Komjen) Oegroseno yang telah menjabat Wakil Kepala Kepolisian RI. Adapun Oegroseno menggantikan Komjen (Purn) Nanan Sukarna yang memasuki masa pensiun.

Masih adakah peluang untuk jenderal bintang dua lainnya?

Pasalnya, dalam waktu dekat ini sudah tidak ada posisi bintang tiga yang akan kosong. Maka peluang jederal bintang dua lainnya tertutup sudah jika Presiden tetap mengganti Timur pada September. Posisi jenderal bintang tiga akan kosong kembali pada akhir tahun 2013, yakni ketika Irwasum Polri Komisaris Jenderal Imam Soedjarwo memasuki masa pensiun.

Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono rencananya akan mengganti Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo pada tahun ini atau sebelum masa pensiun Timur yakni Januari 2014. Presiden akan menyerahkan nama calon kapolri ke DPR pada September 2013.

"Ada empat bintang tiga yang layak dan penuhi syarat jadi calon kapolri, termasuk tambahan Badrodin Haiti sekarang. Bintang dua lain belum penuhi syarat karena sesuai Pasal 11 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, calon kapolri itu adalah perwira tinggi aktif dengan memerhatikan jenjang kepangkatan dan karier," terang anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Edi Saputra Hasibuan saat dihubungi, Selasa (13/8/2013).

Keempatnya adalah Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Sutarman, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Anang Iskandar, Kalemdikpol Komjen Budi Gunawan, dan Kabaharjam Komjen Badrodin Haiti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun jenderal bintang tiga lainnya tidak memenuhi syarat karena masa tugasnya sudah tak lebih dari dua tahun. Oegroseno juga akan pensiun pada Februari 2014, sedangkan masa tugas Kabaintelkam Polri Komjen Suparni Parto tersisa 1,5 tahun lagi.

"Imam, Oegroseno, dan Suparni Parto sangat kecil kemungkinan karena masa dinas mereka di bawah dua tahun," lanjut Edi.

Sebelumnya, ada sejumlah nama jenderal bintang dua yang memasuki bursa calon kapolri. Mereka adalah Kadiv TI Irjen Tubagus Anis Angkawijaya, Wakabareskrim Polri Irjen Anas Yusuf, Kepala Divisi Hukum Polri Irjen Anton Setiadi, Kakorlantas Irjen Pudji Hartanto, Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Bayu Seno, Kapolda Bali Irjen Arif Wachjunadi, dan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Saud Usman Nasution.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Ungkap Modus Pelanggaran Pengguanaan PeduliLindungi, 1 Rombongan Cuma 1 Orang yang 'Scanning'

Luhut Ungkap Modus Pelanggaran Pengguanaan PeduliLindungi, 1 Rombongan Cuma 1 Orang yang "Scanning"

Nasional
Dirut PT INKA Pastikan Pengujian LRT Jabodebek Tetap Berjalan Usai Peristiwa Tabrakan

Dirut PT INKA Pastikan Pengujian LRT Jabodebek Tetap Berjalan Usai Peristiwa Tabrakan

Nasional
Soal Kemenag 'Hadiah' untuk NU, Politisi PKB Minta Menteri Yaqut Perbaiki Komunikasi

Soal Kemenag "Hadiah" untuk NU, Politisi PKB Minta Menteri Yaqut Perbaiki Komunikasi

Nasional
Pakar: Rachel Vennya Bisa Dikenakan Sanksi Denda Terkait Nopol 'RFS'

Pakar: Rachel Vennya Bisa Dikenakan Sanksi Denda Terkait Nopol "RFS"

Nasional
Azis Syamsuddin Bantah 3 Saksi Lain, Hakim: Ada yang Beri Keterangan Palsu

Azis Syamsuddin Bantah 3 Saksi Lain, Hakim: Ada yang Beri Keterangan Palsu

Nasional
Tabrakan LRT Jabodetabek, Dirut PT INKA: Masinis Alami Luka Ringan

Tabrakan LRT Jabodetabek, Dirut PT INKA: Masinis Alami Luka Ringan

Nasional
Dirut PT INKA Ungkap Kronologi Tabrakan LRT di Cibubur, Duga Disebabkan 'Human Error'

Dirut PT INKA Ungkap Kronologi Tabrakan LRT di Cibubur, Duga Disebabkan "Human Error"

Nasional
Hakim Pertanyakan Alasan Azis Syamsuddin Pinjamkan Rp 200 Juta ke Eks Penyidik KPK

Hakim Pertanyakan Alasan Azis Syamsuddin Pinjamkan Rp 200 Juta ke Eks Penyidik KPK

Nasional
Tes PCR Akan Diberlakukan di Seluruh Moda Transportasi

Tes PCR Akan Diberlakukan di Seluruh Moda Transportasi

Nasional
Luhut Minta Semua Pihak Disiplin Terapkan Prokes meski Kasus Covid-19 Menurun

Luhut Minta Semua Pihak Disiplin Terapkan Prokes meski Kasus Covid-19 Menurun

Nasional
Waketum: Kader Nasdem Tak Ada yang Genit di Kabinet, apalagi Ingin Maju Capres

Waketum: Kader Nasdem Tak Ada yang Genit di Kabinet, apalagi Ingin Maju Capres

Nasional
Nasdem Anggap Wajar Menteri-menteri Jokowi Masuk Bursa Capres

Nasdem Anggap Wajar Menteri-menteri Jokowi Masuk Bursa Capres

Nasional
Presiden Jokowi Akan Hadiri Sejumlah KTT ASEAN, G-20, hingga COP26

Presiden Jokowi Akan Hadiri Sejumlah KTT ASEAN, G-20, hingga COP26

Nasional
RI Terima 684.400 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru

RI Terima 684.400 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru

Nasional
Pengawasan Prokes di Lapangan Lemah, Luhut: Kita Jangan Membohongi Diri Sendiri

Pengawasan Prokes di Lapangan Lemah, Luhut: Kita Jangan Membohongi Diri Sendiri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.