Golkar Dorong Semua Parpol Segera Umumkan Capresnya

Kompas.com - 02/07/2013, 22:58 WIB
Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Hajriyanto Y Thohari Kompas.com/SABRINA ASRILWakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Hajriyanto Y Thohari
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari mendorong partai politik lain segera mengumumkan pasangan calon presiden yang akan diusungnya pada 2014 nanti. Ia mengklaim, saat ini, baru Golkar, Gerindra, PAN, dan Hanura yang secara terang-terangan telah menggulirkan nama kandidatnya yang akan bersaing pada pilpres.

Hajriyanto menyampaikan, semakin cepat diumumkan, masyarakat dapat mulai mengenal, menilai, bahkan mengkritik calon tersebut. "Rakyat memang perlu diberi banyak pilihan. Kini kami mengajukan kepada parpol-parpol untuk segera mendeklarasikan capres-capresnya agar rakyat dapat memiliki cukup alternatif," kata Hajriyanto saat dihubungi pada Selasa (2/7/2013) malam.

Wakil Ketua MPR RI ini menuturkan, kalaupun bakal calon presiden yang diajukan masing-masing partai politik tak "laku", hal itu merupakan konsekuensi politik. Pasalnya, masyarakat memiliki hak penuh untuk memilih calon presidennya sesuai dengan kriteria dan harapannya masing-masing.

"Kedaulatan adalah di tangan rakyat. Yang pasti parpol yang sudah menawarkan capresnya sejak dini bertujuan memberikan kesempatan dan peluang kepada rakyat untuk menilainya dalam waktu yang cukup," ujarnya.


Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Nadiem: Aktivitas Sekolah saat Pandemi Beda dengan Kondisi Normal

    Nadiem: Aktivitas Sekolah saat Pandemi Beda dengan Kondisi Normal

    Nasional
    Tren Kampanye Tatap Muka Meningkat, Bawaslu Minta Protokol Kesehatan Dipatuhi

    Tren Kampanye Tatap Muka Meningkat, Bawaslu Minta Protokol Kesehatan Dipatuhi

    Nasional
    Soal Sekolah Dibuka Kembali, Nadiem: Kuncinya di Orangtua

    Soal Sekolah Dibuka Kembali, Nadiem: Kuncinya di Orangtua

    Nasional
    DPR Didesak Ambil Sikap Atas Rencana Relokasi Warga Pulau Komodo

    DPR Didesak Ambil Sikap Atas Rencana Relokasi Warga Pulau Komodo

    Nasional
    Menag: Dari Perspektif Agama, Kemajemukan Adalah Rahmat

    Menag: Dari Perspektif Agama, Kemajemukan Adalah Rahmat

    Nasional
    Bertemu Menkumham, DPR Serahkan Masukan untuk Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme

    Bertemu Menkumham, DPR Serahkan Masukan untuk Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme

    Nasional
    Sambil Terisak, Jaksa Pinangki Minta Maaf ke Anita Kolopaking

    Sambil Terisak, Jaksa Pinangki Minta Maaf ke Anita Kolopaking

    Nasional
    Kepala Bakamla Ingatkan Personelnya Bijak Gunakan Medsos

    Kepala Bakamla Ingatkan Personelnya Bijak Gunakan Medsos

    Nasional
    Indonesia Kembali Catat Kasus Harian Tertinggi, Epidemiolog: Jangan Terpaku Kasus Harian

    Indonesia Kembali Catat Kasus Harian Tertinggi, Epidemiolog: Jangan Terpaku Kasus Harian

    Nasional
    Anita Kolopaking Akui Pernah Kirim Surat hingga Tanya Kemungkinan Ajukan Fatwa ke MA

    Anita Kolopaking Akui Pernah Kirim Surat hingga Tanya Kemungkinan Ajukan Fatwa ke MA

    Nasional
    Dalam 2 Bulan, Ada 91.640 Kampanye Tatap Muka dan 2.126 Pelanggaran Protokol Kesehatan

    Dalam 2 Bulan, Ada 91.640 Kampanye Tatap Muka dan 2.126 Pelanggaran Protokol Kesehatan

    Nasional
    Anita Kolopaking Sebut Djoko Tjandra Sempat Marah soal 'Action Plan' yang Dibuat Jaksa Pinangki

    Anita Kolopaking Sebut Djoko Tjandra Sempat Marah soal "Action Plan" yang Dibuat Jaksa Pinangki

    Nasional
    Pesan dan Harapan Guru untuk Pemerintah di Tengah Pandemi Covid-19

    Pesan dan Harapan Guru untuk Pemerintah di Tengah Pandemi Covid-19

    Nasional
    MK Tolak Gugatan terhadap UU Pornografi yang Dimohonkan Terdakwa Kasus Video Porno

    MK Tolak Gugatan terhadap UU Pornografi yang Dimohonkan Terdakwa Kasus Video Porno

    Nasional
    Polri: Ada 1.448 Pelanggaran Protokol Kesehatan Selama Kampanye Pilkada

    Polri: Ada 1.448 Pelanggaran Protokol Kesehatan Selama Kampanye Pilkada

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X