Kompas.com - 29/06/2013, 12:17 WIB
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang (kanan) Yudhoyono melihat lukisan dirinya bersama Ibu Ani Yudhoyono usai memberikan keterangan pada wartawan dalam konferensi pers Rapat Pimpinan Nasional PD, di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu (17/2/2013). TRIBUNNEWS/DANY PERMANAKetua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang (kanan) Yudhoyono melihat lukisan dirinya bersama Ibu Ani Yudhoyono usai memberikan keterangan pada wartawan dalam konferensi pers Rapat Pimpinan Nasional PD, di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu (17/2/2013).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta seluruh kader partainya untuk menjalankan pakta integritas dan disiplin. Ia mengungkapkan, disiplin adalah kunci utama Partai Demokrat memenangi dua pemilu di pemilihan sebelumnya.

"Saya minta semua untuk disiplin, itu kunci kemenangan di 2004 dan 2009. Jadi di 2014 nanti dan kapan pun Insya Allah bisa menang," kata SBY, sebelum mengakhiri pidato sambutannya dalam Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrat, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (29/6/2013).

Ia juga kembali meminta para kader Demokrat untuk terus melakukan hal yang selama ini telah dilakukan. Yakni konsolidasi, meningkatkan kemampuan, dan pengabdian kepada rakyat. SBY mengatakan, Demokrat tak mau mengikuti gaya berpolitik partai lain yang sibuk menghantam pemerintah demi menarik simpati rakyat dan mendulang suara di pemilihan umum 2014 mendatang.

"Bukan hanya tidak korupsi, tapi juga bekerja keras untuk rakyat. Saya ingin semua disiplin, karena tanpa disiplin kita akan jadi gerombolan," ujarnya.

Agenda utama Rakornas Partai Demokrat tahun ini adalah konsolidasi pemenangan pemilihan umum 2014 dan sosialisasi mengenai bursa calon presiden melalui konvensi Partai Demokrat.

Rakornas ini tak akan membahas masalah di luar tubuh Partai Demokrat, baik itu tentang partai koalisi ataupun tentang reshuffle menteri di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Selain membahas strategi pemenangan pemilu 2014, dan konvensi calon presiden, Rakornas juga akan dimanfaatkan untuk konsolidasi menjelang Daftar Caleg Tetap (DCT) secara resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 23-25 Agustus 2013 mendatang.

Rakornas adalah agenda rutin Partai Demokrat yang biasanya diadakan dua kali dalam setahun.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Percepat Pemulihan, Indonesia Tingkatkan Diplomasi Ekonomi dengan UEA dan Qatar

    Percepat Pemulihan, Indonesia Tingkatkan Diplomasi Ekonomi dengan UEA dan Qatar

    Nasional
    UPDATE: 64.622.692 Orang Dapatkan Dosis Kedua Vaksin Covid-19 di Indonesia

    UPDATE: 64.622.692 Orang Dapatkan Dosis Kedua Vaksin Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Sebaran 16.376 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah dengan 2.161

    Sebaran 16.376 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah dengan 2.161

    Nasional
    UPDATE 20 Oktober: Ada 6.706 Suspek Terkait Covid-19

    UPDATE 20 Oktober: Ada 6.706 Suspek Terkait Covid-19

    Nasional
    Ditahan Usai Jadi Tersangka, Bupati Kuansing Andi Putra Tiba di Gedung KPK

    Ditahan Usai Jadi Tersangka, Bupati Kuansing Andi Putra Tiba di Gedung KPK

    Nasional
    Menanti Proses Pemeriksaan Polisi terhadap Rachel Vennya...

    Menanti Proses Pemeriksaan Polisi terhadap Rachel Vennya...

    Nasional
    Menteri PPPA Nilai Dugaan Asusila Kapolsek Parigi Moutong Rendahkan Martabat Perempuan

    Menteri PPPA Nilai Dugaan Asusila Kapolsek Parigi Moutong Rendahkan Martabat Perempuan

    Nasional
    UPDATE 20 Oktober: Ada 16.376 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 20 Oktober: Ada 16.376 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Rayakan HUT ke-21, Indika Energy Perkuat Komitmen Netral Karbon

    Rayakan HUT ke-21, Indika Energy Perkuat Komitmen Netral Karbon

    Nasional
    UPDATE: Bertambah 1.207, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.077.748

    UPDATE: Bertambah 1.207, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.077.748

    Nasional
    UPDATE: Bertambah 28, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 143.077 Orang

    UPDATE: Bertambah 28, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 143.077 Orang

    Nasional
    UPDATE: Bertambah 914, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.237.201

    UPDATE: Bertambah 914, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.237.201

    Nasional
    Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, Golkar Ingkatkan Pemulihan Kemiskinan Ekstrem Pasca-Pandemi

    Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, Golkar Ingkatkan Pemulihan Kemiskinan Ekstrem Pasca-Pandemi

    Nasional
    PTM Terbatas Dimulai, Jokowi Minta Kepala Daerah Pastikan Sekolah Siap Disiplin Prokes

    PTM Terbatas Dimulai, Jokowi Minta Kepala Daerah Pastikan Sekolah Siap Disiplin Prokes

    Nasional
    Banteng, Celeng, dan Oligarki Partai Politik

    Banteng, Celeng, dan Oligarki Partai Politik

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.