Mahfud MD: Konvensi Demokrat Jangan Masuk Angin

Kompas.com - 26/06/2013, 22:16 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD berharap Partai Demokrat tetap mempertahankan gagasannya ingin membuka keran demokrasi melalui konvensi. Mahfud mengingatkan agar konvensi hanya menjadi formalitas atau bahkan menjadi "masuk angin".

"Apakah Demokrat bisa mempertahankan ide itu atau kemudian masuk angin?" kata Mahfud di Jakarta, Rabu (26/6/2013)

Mahfud memberi contoh bisa saja sudah ada tokoh tertentu yang akan dipilih. Atau konvensi hanya untuk membuka pintu bagi tokoh tertentu di luar Demokrat agar tidak ada penolakan dari internal.

Mahfud juga mengapresiasi langkah Demokrat yang mengajak tokoh eksternal untuk terlibat dalam tim seleksi bakal capres sehingga bisa objektif. Hanya, menurut dia, kewenangan memilih tetap ada di tangan partai. Hal itu bisa menjadi masalah.

"Kita lihat nanti perkembangannya. Saya tetap apresiasi konvensi itu agar lebih terbuka terhadap orang-orang yang tadinya tidak punya atau kecil peluang (maju di Pilpres) karena tidak punya partai, nanti ada jalan," pungkas Mahfud.

Seperti diberitakan, selain Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan juga mengaku akan menggelar konvensi. Khusus untuk Demokrat, akan dibentuk Komite yang menyelenggarakan konvensi.

Adapun parpol lain, sudah ada yang menetapkan bakal capres seperti Partai Golkar (Aburizal Bakrie), Partai Amanat Nasional (Hatta Rajasa), Partai Gerindra (Prabowo Subianto), Partai Hanura (Wiranto).

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Menurut Wapres, Hanya 13 Persen UMKM Sudah Manfaatkan Teknologi Digital

    Menurut Wapres, Hanya 13 Persen UMKM Sudah Manfaatkan Teknologi Digital

    Nasional
    Jamu 2 Jenderal Polisi, Ini Sosok Kajari Jaksel yang Dua Kali Tersandung Polemik Djoko Tjandra

    Jamu 2 Jenderal Polisi, Ini Sosok Kajari Jaksel yang Dua Kali Tersandung Polemik Djoko Tjandra

    Nasional
    Setahun Jokowi-Ma'ruf: Pernyataan Kontroversial hingga Prediksi Puncak Pandemi Covid-19

    Setahun Jokowi-Ma'ruf: Pernyataan Kontroversial hingga Prediksi Puncak Pandemi Covid-19

    Nasional
    Tidak hanya 3M, Masyarakat Bisa Antisipasi Covid-19 dengan 3K

    Tidak hanya 3M, Masyarakat Bisa Antisipasi Covid-19 dengan 3K

    Nasional
    Nama Presiden Jokowi Diabadikan Jadi Nama Jalan di Uni Emirat Arab

    Nama Presiden Jokowi Diabadikan Jadi Nama Jalan di Uni Emirat Arab

    Nasional
    Polisi di Selayar Tewas Setelah Ditemukan Tertembak dalam Mushala

    Polisi di Selayar Tewas Setelah Ditemukan Tertembak dalam Mushala

    Nasional
    Jokowi Pastikan RI Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 di Tengah Pandemi

    Jokowi Pastikan RI Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 di Tengah Pandemi

    Nasional
    Targetkan 10.000 Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja, KASBI Ingatkan Protokol Kesehatan

    Targetkan 10.000 Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja, KASBI Ingatkan Protokol Kesehatan

    Nasional
    Polisi Tangkap 7 Admin yang Diduga Terkait Ricuhnya Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta

    Polisi Tangkap 7 Admin yang Diduga Terkait Ricuhnya Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta

    Nasional
    Setahun Jokowi-Ma'ruf, Pemerintah Diminta Lebih Mendengar Suara Rakyat

    Setahun Jokowi-Ma'ruf, Pemerintah Diminta Lebih Mendengar Suara Rakyat

    Nasional
    Setahun Jokowi-Ma'ruf: Pilkada Tetap Digelar di Tengah Pandemi Covid-19

    Setahun Jokowi-Ma'ruf: Pilkada Tetap Digelar di Tengah Pandemi Covid-19

    Nasional
    Polemik Makan Siang untuk 2 Jenderal Polisi Tersangka Kasus Red Notice Djoko Tjandra di Kejari Jaksel

    Polemik Makan Siang untuk 2 Jenderal Polisi Tersangka Kasus Red Notice Djoko Tjandra di Kejari Jaksel

    Nasional
    Aksi Tolak UU Cipta Kerja Akan Kembali Digelar, Polri Minta Pedemo Waspada Penyusup

    Aksi Tolak UU Cipta Kerja Akan Kembali Digelar, Polri Minta Pedemo Waspada Penyusup

    Nasional
    Djoko Tjandra Kembali Jalani Sidang Kasus Surat Jalan Palsu

    Djoko Tjandra Kembali Jalani Sidang Kasus Surat Jalan Palsu

    Nasional
    365.240 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Janji Pengadaan Vaksin

    365.240 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Janji Pengadaan Vaksin

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X