Kompas.com - 14/06/2013, 18:23 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari mengakui penahanan Rusli Zainal oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membawa pengaruh signifikan di partainya. Pasalnya, Rusli yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Golkar terlibat dalam misi pemenangan di Pemilu 2014.

Atas dasar itu, Hajriyanto menegaskan, partainya akan membicarakan rencana penggantian Rusli secara lebih serius bersama petinggi Golkar lainnya. Pembicaraan itu akan membahas pengganti Rusli digelar dalam waktu dekat, mengingat waktu pemilihan 2014 sudah semakin dekat.

"Dia kan ketua DPP, tentu dituntut keterlibatan yang besar untuk pemilu. Ketika beliau di luar masih bisa kegiatan kepartaian, nah kalau ditahan sudah tidak bisa," kata Hajriyanto saat dihubungi pada Jumat (14/6/2013).

Diberitakan sebelumnya, KPK menahan Gubernur Riau Rusli Zainal yang menjadi tersangka kasus dugaan suap pembahasan revisi Peraturan Daerah (Perda) PON dan korupsi kehutanan. Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan Rusli akan ditahan selama 20 hari pertama di rumah tahanan yang berlokasi di lantai dasar Gedung KPK, Jakarta. Penahanan dilakukan demi kepentingan penyidikan kasus Rusli di KPK. Adapun Rusli ditahan seusai menjalani pemeriksaan selama enam jam lebih pada Jumat (14/6/2013).

Usai diperiksa, Rusli kemudian masuk mobil tahanan dengan mengenakan baju tahanan KPK berupa rompi oranye. Kepada wartawan, Rusli mengatakan bahwa penahanan ini sudah seharusnya dia jalani setelah ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Rusli ditetapkan sebagai tersangka atas tiga tuduhan perbuatan korupsi. Pertama, Rusli diduga menerima suap untuk meloloskan pembahasan perda itu. Terkait pembahasan perda yang sama, Rusli juga diduga menyuap sejumlah anggota DPRD Provinsi Riau. Petinggi Partai Golkar ini juga diduga melakukan penyalahgunaan wewenang terkait penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) di Kabupaten Pelalawan, Riau, pada 2001 sampai 2006.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Varian Omicron Menyebar, Kemenkes: Di Indonesia Delta Masih Dominan

    Varian Omicron Menyebar, Kemenkes: Di Indonesia Delta Masih Dominan

    Nasional
    Berbisik, Lulung Ucapkan Terima Kasih ke Zulkifli Hasan yang Menjenguknya

    Berbisik, Lulung Ucapkan Terima Kasih ke Zulkifli Hasan yang Menjenguknya

    Nasional
    Antisipasi Nataru dan Ancaman Varian Omicron, Satgas Minta 6 Indikator Ini Harus Dimonitor

    Antisipasi Nataru dan Ancaman Varian Omicron, Satgas Minta 6 Indikator Ini Harus Dimonitor

    Nasional
    Pemerintah Berupaya Tingkatkan Kewirausahaan di Kalangan Generasi Muda

    Pemerintah Berupaya Tingkatkan Kewirausahaan di Kalangan Generasi Muda

    Nasional
    Ketua Komisi I Tak Tahu Hillary Lasut Minta Ajudan dari TNI

    Ketua Komisi I Tak Tahu Hillary Lasut Minta Ajudan dari TNI

    Nasional
    Ridwan Kamil Percaya Diri Masuk Parpol, Pengamat: Elektabilitasnya Masih Standar

    Ridwan Kamil Percaya Diri Masuk Parpol, Pengamat: Elektabilitasnya Masih Standar

    Nasional
    Cegah Penularan Lebih Dini, Satgas Covid-19 Gencarkan 4 Tahap Penelusuran Kontak

    Cegah Penularan Lebih Dini, Satgas Covid-19 Gencarkan 4 Tahap Penelusuran Kontak

    Nasional
    Satgas Covid-19 Minta Kepala Daerah Segera Menindaklanjuti Inmendagri Nomor 63 dan 64

    Satgas Covid-19 Minta Kepala Daerah Segera Menindaklanjuti Inmendagri Nomor 63 dan 64

    Nasional
    Waspada Omicron, Pemerintah Perketat Testing dan Tracing Pelaku Perjalanan Internasional

    Waspada Omicron, Pemerintah Perketat Testing dan Tracing Pelaku Perjalanan Internasional

    Nasional
    Jokowi ke Kapolri: Hati-hati Kapoldamu, kalau Kasus Covid-19 Naik, Saya Perintah Ganti

    Jokowi ke Kapolri: Hati-hati Kapoldamu, kalau Kasus Covid-19 Naik, Saya Perintah Ganti

    Nasional
    Jika Gabung Parpol, Ridwan Kamil Dinilai Tak Otomatis Jadi Capres

    Jika Gabung Parpol, Ridwan Kamil Dinilai Tak Otomatis Jadi Capres

    Nasional
    Anggota DPR Hillary Lasut Minta Ajudan dari TNI, Dudung: Tidak Akan Saya Penuhi

    Anggota DPR Hillary Lasut Minta Ajudan dari TNI, Dudung: Tidak Akan Saya Penuhi

    Nasional
    Sidak ke Terminal BBM di Bali, Jokowi: Bagaimana Stok BBM?

    Sidak ke Terminal BBM di Bali, Jokowi: Bagaimana Stok BBM?

    Nasional
    Masyarakat Diharapkan Bantu Beri Informasi Rekam Jejak Bakal Calon Anggota KPU-Bawaslu

    Masyarakat Diharapkan Bantu Beri Informasi Rekam Jejak Bakal Calon Anggota KPU-Bawaslu

    Nasional
    Menteri PPPA Dorong Peningkatan Akses Fasilitas Kesehatan bagi Perempuan dan Anak

    Menteri PPPA Dorong Peningkatan Akses Fasilitas Kesehatan bagi Perempuan dan Anak

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.