Kompas.com - 30/05/2013, 12:08 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Tim Pengawas (Timwas) Century dari Fraksi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana meminta Timwas dibubarkan. Menurutnya, kinerja Timwas Century telah keluar dari substansi dan hanya dijadikan panggung untuk pencitraan menjelang waktu Pemilihan Umum 2014.

"Lebih baik dihapus, sudah tidak ada manfaatnya. Cuma jadi ajang politisasi dan ajang 'ngetop'," kata Sutan, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (30/5/2013).

Ketua Komisi VII DPR ini menegaskan, akan lebih baik kasus bail out Bank Century ditangani langsung oleh Komisi III bermitra dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menilai, kinerja Timwas Century tak terlihat karena tak ada fakta baru yang terungkap. Menurut Sutan, semua kabar mengenai fakta-fakta baru yang disampaikan oleh beberapa Anggota Timwas Century hanya fakta lama yang diangkat lagi ke permukaan. Tujuannya, kata Sutan, adalah untuk mendongkrak citra politisi yang bersangkutan.

"Sudah lengkap (dokumen) di KPK. Saya katakan itu kaset lama, nadanya sumbang yang diputar kembali. Kalau ada bukti baru serahkan ke KPK, jangan di-publish. (Timwas) Sudah melenceng," ujarnya.

Seperti diketahui, kasus bail out Bank Century masih menyimpan banyak rahasia. Beberapa Anggota Timwas Century berspekulasi bahwa mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono harus bertanggung jawab atas keputusan bail out yang menelan dana sebesar Rp 6,7 triliun.

KPK telah melakukan penyidikan terhadap Sri Mulyani di Washington DC, Amerika Serikat, pada awal Mei lalu. Namun, hasil penyidikan itu belum juga disampaikan kepada Timwas Century.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Tempat Wisata Buka Saat Libur Nataru, Satgas Covid-19 Tekankan Pentingnya CHSE

    Tempat Wisata Buka Saat Libur Nataru, Satgas Covid-19 Tekankan Pentingnya CHSE

    Nasional
    Jaksa Agung Serahkan Bantuan Senilai Rp 200 Juta untuk Korban Erupsi Semeru

    Jaksa Agung Serahkan Bantuan Senilai Rp 200 Juta untuk Korban Erupsi Semeru

    Nasional
    Di Hadapan Jokowi, Firli Akui soal Keterbatasan Jumlah Pegawai KPK

    Di Hadapan Jokowi, Firli Akui soal Keterbatasan Jumlah Pegawai KPK

    Nasional
    Satgas Pastikan Varian Omicron Belum Terdeteksi di Indonesia

    Satgas Pastikan Varian Omicron Belum Terdeteksi di Indonesia

    Nasional
    Menaker Imbau Pekerja Tunda Cuti Saat Natal dan Tahun Baru

    Menaker Imbau Pekerja Tunda Cuti Saat Natal dan Tahun Baru

    Nasional
    Indonesia Kedatangan Covovax dan Pfizer, Berapa Total Vaksin Nasional Saat Ini?

    Indonesia Kedatangan Covovax dan Pfizer, Berapa Total Vaksin Nasional Saat Ini?

    Nasional
    AMAN Minta Pembangunan Ibu Kota Baru Hormati Hak Masyarakat Adat

    AMAN Minta Pembangunan Ibu Kota Baru Hormati Hak Masyarakat Adat

    Nasional
    Kemenkes: Pemerataan Vaksinasi Penting agar Indonesia Terlindung dari Covid-19

    Kemenkes: Pemerataan Vaksinasi Penting agar Indonesia Terlindung dari Covid-19

    Nasional
    Menlu Minta Semua Pihak Dukung Distribusi Vaksin ke Seluruh Negara

    Menlu Minta Semua Pihak Dukung Distribusi Vaksin ke Seluruh Negara

    Nasional
    Angka Keterisian RS Covid-19 Naik di Sejumlah Provinsi, dari Jateng-Papua

    Angka Keterisian RS Covid-19 Naik di Sejumlah Provinsi, dari Jateng-Papua

    Nasional
    Kemenhub: Ada Pembatasan Mobilitas pada Tiap Moda Transportasi Saat Natal-Tahun Baru

    Kemenhub: Ada Pembatasan Mobilitas pada Tiap Moda Transportasi Saat Natal-Tahun Baru

    Nasional
    UPDATE 9 Desember: Ada 5.278 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 9 Desember: Ada 5.278 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Dilantik Jadi ASN Polri, Novel Baswedan dkk Jalani Pendidikan Selama 2 Pekan

    Dilantik Jadi ASN Polri, Novel Baswedan dkk Jalani Pendidikan Selama 2 Pekan

    Nasional
    Enam Provinsi Catatkan Kenaikan Kasus Covid-19 Signifikan

    Enam Provinsi Catatkan Kenaikan Kasus Covid-19 Signifikan

    Nasional
    UPDATE 9 Desember: ada 5.203 Suspek Covid-19 di Tanah Air

    UPDATE 9 Desember: ada 5.203 Suspek Covid-19 di Tanah Air

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.