PAN Batal Serahkan DCS Hari Ini

Kompas.com - 21/04/2013, 17:29 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Amanat Nasional (PAN) batal menyerahkan daftar calon legislatif sementara (DCS) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) hari ini, Minggu (21/4/2013). PAN masih merampungkan masalah administratif DCS.

"Proses seleksi caleg memang lebih lama dibandingkan dengan apa yang kita perkirakan sebelumnya. Itu semua karena kita ingin menghasilkan DCS yg berkualitas," ujar Ketua DPP PAN Bara Hasibuan saat dihubungi.

Untuk itu, PAN akan menyerahkan DCS pada hari terakhir pendaftaran DCS yakni Senin (22/4/ 2013. Sebelumnya,

berdasarkan informasi yang diperoleh dari KPU, hari ini rencananya ada enam partai yang akan menyerahkan DCS. Keenam parpol tersebut adalah PDI-Perjuangan, Partai Golongan Karya, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Namun hingga batas waktu pendaftaran terakhir yakni pukul 16.00, hanya tiga partai yang hadir menyerahkan DCS. Mereka adalah Partai Hanura, Partai Golkar, dan Partai Demokrat. Sementara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah lebih dulu menyerahkan DCS.

Dengan demikian, PDI-P, PAN, Gerindra, Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Bulan Bintang harus menyerahkan DCS pada hari terakhir pendaftaran yakni 22 April 2013. Padahal waktu pendaftaran tersebut telah diperpanjang dibandingkan yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu hingga 15 April 2013.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Satgas: Masifnya Pemeriksaan Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19

    Satgas: Masifnya Pemeriksaan Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19

    Nasional
    Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pemerintah Bakal Bentuk Unit Aduan Khusus Dugaan Tindak Pidana Terorisme

    Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pemerintah Bakal Bentuk Unit Aduan Khusus Dugaan Tindak Pidana Terorisme

    Nasional
    PMI Apresiasi Relawannya yang Berjibaku Bantu Korban Bencana di Tengah Pandemi

    PMI Apresiasi Relawannya yang Berjibaku Bantu Korban Bencana di Tengah Pandemi

    Nasional
    Kasus Aktif Covid-19 dan Kematian Tinggi, Epidemiolog: Ini Namanya Pandemi Tak Terkendali

    Kasus Aktif Covid-19 dan Kematian Tinggi, Epidemiolog: Ini Namanya Pandemi Tak Terkendali

    Nasional
    Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pemerintah Bakal Kembangkan Daerah Percontohan Pencegahan Ekstremisme

    Jokowi Teken Perpres 7/2021, Pemerintah Bakal Kembangkan Daerah Percontohan Pencegahan Ekstremisme

    Nasional
    Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Diharapkan Tak Memicu Diskriminasi

    Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Diharapkan Tak Memicu Diskriminasi

    Nasional
    Satgas: Jumlah Zona Merah Covid-19 Mencapai 108 Kabupaten/Kota

    Satgas: Jumlah Zona Merah Covid-19 Mencapai 108 Kabupaten/Kota

    Nasional
    Jokowi Terbitkan Inpres Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Perbatasan

    Jokowi Terbitkan Inpres Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Perbatasan

    Nasional
    Satgas: Vaksinasi Mandiri Covid-19 Harus Gunakan Vaksin yang Memiliki Izin BPOM

    Satgas: Vaksinasi Mandiri Covid-19 Harus Gunakan Vaksin yang Memiliki Izin BPOM

    Nasional
    Jokowi Teken Perpres 7/2021, Penceramah dan Pengelola Rumah Ibadah akan Diberi Pelatihan Pencegahan Ekstremisme

    Jokowi Teken Perpres 7/2021, Penceramah dan Pengelola Rumah Ibadah akan Diberi Pelatihan Pencegahan Ekstremisme

    Nasional
    Penyidik KPK Antar Saksi Ambil Dokumen Terkait Kasus Suap Bansos

    Penyidik KPK Antar Saksi Ambil Dokumen Terkait Kasus Suap Bansos

    Nasional
    Kasus Gratifikasi, Mantan Pejabat Pemkab Subang Segera Disidang

    Kasus Gratifikasi, Mantan Pejabat Pemkab Subang Segera Disidang

    Nasional
    Basarnas: Korban Meninggal Gempa Sulbar Bertambah Jadi 90 Orang

    Basarnas: Korban Meninggal Gempa Sulbar Bertambah Jadi 90 Orang

    Nasional
    Positif Covid-19, Empat Relawan PMI Jalani Isolasi Mandiri di Mamuju

    Positif Covid-19, Empat Relawan PMI Jalani Isolasi Mandiri di Mamuju

    Nasional
    Kemenkes: 2 Rumah Sakit dan KRI dr Soeharso Sudah Beroperasi di Mamuju

    Kemenkes: 2 Rumah Sakit dan KRI dr Soeharso Sudah Beroperasi di Mamuju

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X