Kaum Tarekat Penting untuk Moderasi Islam - Kompas.com

Kaum Tarekat Penting untuk Moderasi Islam

Kompas.com - 12/01/2012, 07:01 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Ketua Moderate Muslim Society (MMS) Zuhairi Misrawi mengatakan, kaum tarekat yang merupakan penggiat tasawuf adalah gerakan penting bagi moderasi Islam.

Menurut Zuhairi yang juga intelektual muda Nahdlatul Ulama, sifat kaum tarekat yang mengutamakan hidup spiritualitas menjadi komponen utama dalam NU untuk mendorong sikap antikekerasan dan cinta damai.

"Kaum tarekat sangat penting bagi moderasi Islam," kata Zuhairi, Kamis (12/1/2012), saat dihubungi dari Malang, Jawa Timur, terkait Muktamar XI Jam'iyah Ahlith Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyah, di Pondok Pesantren Al Munawariyah, Bululawang, Malang.

Muktamar yang dihadiri ribuan peserta itu dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Rabu (11/1/2012). Ibu Negara Ani Yudhoyono, sejumlah menteri, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Ketua Umum PB NU Said Aqil Siradj hadir dalam acara pembukaan itu.

Saat memberikan sambutan, Presiden menyampaikan terima kasih kepada kaum tarekat atas kontribusi mereka sejak sebelum Indonesia merdeka hingga masa sekarang.

Tradisi hidup keagamaan kaum tarekat yang menyejukkan, menurut Yudhoyono, telah membantu bangsa Indonesia mengatasi berbagai persoalan. "Tradisi dakwah dan sufi yang dijalankan kaum tarekat yang jernih, mendidik, dan tanpa kekerasan terasa paling tepat bagi pembangunan bangsa Indonesia," tegasnya.


EditorRobert Adhi Ksp

Terkini Lainnya

Pantai di Australia Terpaksa Tutup Akibat Serangan Ubur-ubur Irukandji

Pantai di Australia Terpaksa Tutup Akibat Serangan Ubur-ubur Irukandji

Internasional
Ketua DPR Usul Rumah Dinas untuk Anggota Baru Diganti Tunjangan Perumahan

Ketua DPR Usul Rumah Dinas untuk Anggota Baru Diganti Tunjangan Perumahan

Nasional
Selain Korban Tewas, Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Akibatkan 19 Orang Luka dan 5 Rumah Terbakar

Selain Korban Tewas, Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Akibatkan 19 Orang Luka dan 5 Rumah Terbakar

Regional
Sandiaga: Saya Alami Sendiri di Pilkada 2017, Netralitas ASN DKI Sangat Luar Biasa

Sandiaga: Saya Alami Sendiri di Pilkada 2017, Netralitas ASN DKI Sangat Luar Biasa

Megapolitan
Polisi Lacak Nomor Telepon Penipu yang Ancam Adik Kwik Kian Gie

Polisi Lacak Nomor Telepon Penipu yang Ancam Adik Kwik Kian Gie

Megapolitan
Sumur Minyak di Aceh Timur Meledak, 10 Orang Dilaporkan Tewas

Sumur Minyak di Aceh Timur Meledak, 10 Orang Dilaporkan Tewas

Regional
Hitung Kerugian Negara, BPKP DKI Audit Proyek Jalan Nangka Depok

Hitung Kerugian Negara, BPKP DKI Audit Proyek Jalan Nangka Depok

Megapolitan
Jokowi Akui Bertemu Alumni 212, Ingin Jaga Silaturahim

Jokowi Akui Bertemu Alumni 212, Ingin Jaga Silaturahim

Nasional
Trump: Kim Jong Un Sangat Terbuka dan Terhormat

Trump: Kim Jong Un Sangat Terbuka dan Terhormat

Internasional
Ketua DPR Anggap Tak Ada Urgensi Bentuk Pansus Tenaga Kerja Asing

Ketua DPR Anggap Tak Ada Urgensi Bentuk Pansus Tenaga Kerja Asing

Nasional
Jokowi Sebut Ada Kepentingan Politis di Balik Isu Tenaga Kerja Asing

Jokowi Sebut Ada Kepentingan Politis di Balik Isu Tenaga Kerja Asing

Nasional
Penipu Rp 50 Juta Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie yang Sedang Disandera

Penipu Rp 50 Juta Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie yang Sedang Disandera

Megapolitan
Pemerintah Filipina Deportasi Biarawati asal Australia

Pemerintah Filipina Deportasi Biarawati asal Australia

Internasional
Cegah Masuknya Pasukan Asing, TNI AL Gorontalo Tanam Mangrove

Cegah Masuknya Pasukan Asing, TNI AL Gorontalo Tanam Mangrove

Regional
Bertemu Maman, Ojek 'Online' yang Gratiskan Tarif ke Pelajar hingga Penumpang yang Pergi Ibadah

Bertemu Maman, Ojek "Online" yang Gratiskan Tarif ke Pelajar hingga Penumpang yang Pergi Ibadah

Megapolitan

Close Ads X