Pendaftaran Calon Ketua KPK Dibuka - Kompas.com

Pendaftaran Calon Ketua KPK Dibuka

Kompas.com - 26/05/2011, 18:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar mengatakan, pada Jumat (27/5/2011) besok Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi mulai efektif bekerja. Masyarakat yang berniat menjadi bakal calon pimpinan KPK dapat datang ke Sekretariat Pansel KPK di Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta.

"Mulai besok pendaftaran dibuka. Kami langsung rapat pertama dan membuka secara resmi pendaftarannya," kata Patrialis kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, pendaftaran calon dibuka selama 14 hari kerja. Selanjutnya, panitia seleksi akan mengumumkan para bakal calon pimpinan KPK kepada masyarakat untuk mendapatkan masukan.

Berdasarkan Pasal 30 Ayat 8 UU KPK, pansel menentukan nama calon pimpinan yang akan disampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Lalu, berdasarkan Pasal 30 Ayat 9, Presiden menyampaikan nama calon selambat-lambatnya 14 hari setelah menerima berkas dari pansel. Kemudian, DPR, berdasarkan Pasal 30 Ayat 10, wajib memilih dan menetapkan lima calon yang dibutuhkan.

Hal ini wajib diumumkan selambat-lambatnya tiga bulan sejak DPR menerima usulan yang diajukan Presiden. Lalu, DPR menyerahkan nama-nama calon yang telah ditetapkan kepada Presiden paling lambat tujuh hari kerja terhitung sejak berakhirnya pemilihan untuk disahkan. Terakhir, Presiden, berdasarkan Pasal 30 Ayat 13, wajib menetapkan calon terpilih paling lambat 30 hari kerja terhitung sejak tanggal diterimanya surat dari DPR.


EditorTri Wahono

Terkini Lainnya

Libur Panjang Lebaran Dinilai Momentum Majukan Ekonomi Kreatif Daerah

Libur Panjang Lebaran Dinilai Momentum Majukan Ekonomi Kreatif Daerah

Nasional
Sandiaga : Ini Pertama Kali 'Video Call' Digunakan sejak Jakarta Smart City Berdiri

Sandiaga : Ini Pertama Kali "Video Call" Digunakan sejak Jakarta Smart City Berdiri

Megapolitan
Hinggap di Pekarangan Rumah Warga, Seekor Elang Sikep Madu Diselamatkan

Hinggap di Pekarangan Rumah Warga, Seekor Elang Sikep Madu Diselamatkan

Regional
Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Disabilitas Dioperasikan di Koridor 1

Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Disabilitas Dioperasikan di Koridor 1

Megapolitan
'Saya Kepengin Sentil Dia, Kok, Ada Orang Bisa Kejam Begitu...'

"Saya Kepengin Sentil Dia, Kok, Ada Orang Bisa Kejam Begitu..."

Megapolitan
3 Jurusan Soshum Paling Ketat di SBMPTN 2018

3 Jurusan Soshum Paling Ketat di SBMPTN 2018

Edukasi
Wali Kota Jakut Tak Mau Tanggapi Pujian Taufik

Wali Kota Jakut Tak Mau Tanggapi Pujian Taufik

Megapolitan
Mencari Lokasi Relokasi Pedagang Blok G di Blok F Pasar Tanah Abang

Mencari Lokasi Relokasi Pedagang Blok G di Blok F Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Wali Kota di Jepang Berjuang Ubah Larangan Perempuan Masuk Arena Sumo

Wali Kota di Jepang Berjuang Ubah Larangan Perempuan Masuk Arena Sumo

Internasional
Sekjen PPP Sebut Gerindra Masih Bahas Opsi Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

Sekjen PPP Sebut Gerindra Masih Bahas Opsi Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

Nasional
Pemilik Lahan Akui Kesulitan Cegah Warga Buang Sampah di Kolong Tol Pelabuhan

Pemilik Lahan Akui Kesulitan Cegah Warga Buang Sampah di Kolong Tol Pelabuhan

Megapolitan
SBY Akan Bertemu Presiden PKS, Partai Gerindra Tak Khawatir

SBY Akan Bertemu Presiden PKS, Partai Gerindra Tak Khawatir

Nasional
Bahas Pengurangan Uang Pensiun Tentara, Wakil Rakyat Taiwan Berkelahi

Bahas Pengurangan Uang Pensiun Tentara, Wakil Rakyat Taiwan Berkelahi

Internasional
Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

Nasional
Umumkan Krisis Keuangan Negara, Menteri Luar Negeri Sudan Dipecat

Umumkan Krisis Keuangan Negara, Menteri Luar Negeri Sudan Dipecat

Internasional

Close Ads X