Peppi Piona Tuntut Metro TV Rp 10 Miliar

Kompas.com - 06/05/2011, 04:22 WIB
Editoryuli

JAKARTA, KOMPAS.com — Peppi Piona Cheppy menuntut Metro TV sebesar Rp 10 miliar menyusul kesalahan penayangan foto dirinya yang dianggap sebagai otak perencanaan bom Gereja Christ Cathedral di Summarecon Serpong dan bom buku, Pepi Fernando.

Hal itu disampaikan oleh kuasa hukumnya, Faizal Abidin Mangaweang, di kantor Dewan Pers, Kamis (5/5/2011). "Jumlah materiil yang kami minta Rp 10 miliar," katanya.

Kepada wartawan, Faizal Abidin mengatakan, jumlah tersebut dianggap sesuai kerugian yang dialami kliennya sebagai sutradara film layar lebar yang tiba-tiba diputus kontraknya menyusul kesalahan penayangan foto tersebut. Tidak dijelaskan kontrak film yang dimaksud.

Namun, ia mengaku tuntutan tersebut masih belum ada kesepakatan dan masih dalam tahap negosiasi. Alasannya, ada beberapa penawaran dari pihak Metro TV.

"Kami mengirim somasi tanggal 28 April 2011. Lalu, ada tanggapan dan kami sudah dua kali bertemu dengan Metro TV, rencananya besok Jumat ketemu lagi untuk membahas masalah ini," paparnya. (Iwan Taunuzi)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Gabung Nasdem, Sutiyoso Jadi Anggota Dewan Pertimbangan

    Gabung Nasdem, Sutiyoso Jadi Anggota Dewan Pertimbangan

    Nasional
    TNI AL Siapkan Gedung Isolasi Covid-19 di Pangkalan Marinir Jakarta

    TNI AL Siapkan Gedung Isolasi Covid-19 di Pangkalan Marinir Jakarta

    Nasional
    Edhy Prabowo Berharap Hakim Tipikor Berikan Vonis Bebas

    Edhy Prabowo Berharap Hakim Tipikor Berikan Vonis Bebas

    Nasional
    Lebih dari 28.000 Perusahaan Daftar Vaksinasi Gotong Royong, Bagaimana yang Belum Daftar?

    Lebih dari 28.000 Perusahaan Daftar Vaksinasi Gotong Royong, Bagaimana yang Belum Daftar?

    Nasional
    Pengamat: Infrastruktur untuk Sepeda Wajib Dibangun jika Mau Ciptakan Kota Layak Huni

    Pengamat: Infrastruktur untuk Sepeda Wajib Dibangun jika Mau Ciptakan Kota Layak Huni

    Nasional
    Keterangan Terdakwa Korupsi Benih Lobster Tak Konsisten, Hakim: Lihat Mata Saya, Mana Yang Benar

    Keterangan Terdakwa Korupsi Benih Lobster Tak Konsisten, Hakim: Lihat Mata Saya, Mana Yang Benar

    Nasional
    Kasus Korupsi Asabri, Kejaksaan Agung Periksa 4 Saksi

    Kasus Korupsi Asabri, Kejaksaan Agung Periksa 4 Saksi

    Nasional
    Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Paling Banyak Ibu Rumah Tangga, Tak Tahu Tertular dari Mana

    Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Paling Banyak Ibu Rumah Tangga, Tak Tahu Tertular dari Mana

    Nasional
    Dewas Diminta Periksa Pimpinan dan Sekjen KPK jika Kembali Tak Penuhi Pemanggilan Komnas HAM

    Dewas Diminta Periksa Pimpinan dan Sekjen KPK jika Kembali Tak Penuhi Pemanggilan Komnas HAM

    Nasional
    Penjelasan BMKG soal Gempa Magnitudo 6,1 di Maluku Tengah

    Penjelasan BMKG soal Gempa Magnitudo 6,1 di Maluku Tengah

    Nasional
    Komnas HAM Sudah Periksa Dinas Psikologi TNI AD soal TWK Pegawai KPK

    Komnas HAM Sudah Periksa Dinas Psikologi TNI AD soal TWK Pegawai KPK

    Nasional
    Sebagai Negara Besar RI Butuh Pertahanan Kuat, Pengamat Sebut Modernisasi Alutsista Diperlukan

    Sebagai Negara Besar RI Butuh Pertahanan Kuat, Pengamat Sebut Modernisasi Alutsista Diperlukan

    Nasional
    Ketua DPR Minta Semua Komponen Bangsa Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19

    Ketua DPR Minta Semua Komponen Bangsa Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19

    Nasional
    Puji Sikap Jenderal Polisi Penuhi Panggilan Komnas HAM, Arsul: Mudah-mudahan Dicontoh Penegak Hukum Lain

    Puji Sikap Jenderal Polisi Penuhi Panggilan Komnas HAM, Arsul: Mudah-mudahan Dicontoh Penegak Hukum Lain

    Nasional
    Covid-19 Melonjak Jelang Libur Sekolah, Satgas: Jangan Nekat Liburan Tanpa Perencanaan Matang

    Covid-19 Melonjak Jelang Libur Sekolah, Satgas: Jangan Nekat Liburan Tanpa Perencanaan Matang

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X