Salin Artikel

Kini Akrab dengan AHY Usai 3 Tahun Berseteru, Moeldoko: Pikirkan Negara, Bukan Pernak-pernik Kecil

Momen itu tertangkap saat keduanya menghadiri sidang kabinet paripurna Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/2/2024).

Pasalnya, AHY saat ini sudah menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Karena kita memiliki pandangan politik bersama, mungkin pilihan politik berbeda, tapi begitu kita menuju pengabdian yang sama, pandangan politik harus sama. Karena yang kita pikirkan adalah negara bukan lagi memikirkan pernik-pernik yang kecil itu,” ujar Moeldoko dalam program Rosi yang tayang di YouTube Kompas TV, Jumat (1/3/2024).

Ia menekankan, saat ini keduanya sama-sama telah menjadi bagian dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Maka, konflik harus dilupakan untuk bisa bekerja sama.

Moeldoko pun menyatakan tak ada hal yang membatasi KSP dan Kementerian ATR/BPN untuk berkoordinasi.

“Sehingga apa, relatively tidak ada sama sekali konflik-konflik dalam membangun hubungan antar kelembagaan, antar kementerian, dan lain sebagainya, semuanya fine berjalan dengan baik,” sebut dia.

Terakhir, ia mengatakan komunikasi KSP dan Kementerian ATR/BPN harus dirajut dengan baik untuk menyelesaikan berbagai program prioritas Jokowi-Ma’ruf Amin yang belum terealisasi.

“Kita mengawal program Pak Presiden prioritas nasional di antaranya adalah reforma agraria, kita membangun hubungan yang sangat dekat dengan kementerian ATR/BPN. Apakah retribusi bisa berjalan dengan baik, apakah perhutanan sosial bisa berjalan dengan baik? kita yang mengawal di sini,” tuturnya.

“Makanya kemarin waktu wartawan tanya sama saya (saya jawab) saatnya kita bekerja enggak usah lagi banyak bicara,” imbuh Moeldoko.

Diketahui hubungan Moeldoko dan Partai Demokrat tak baik-baik saja semenjak sejumlah mantan politisi partai politik (parpol) berlambang mercy itu melakukan gerakan untuk merebut kepemimpinan dari tangan AHY pada 2021 lalu.

Saat itu, Moeldoko didapuk untuk menjadi ketua umum tandingan AHY pada forum Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang. Moeldoko pun menyatakan menerima keputusan itu.

Namun, gugatan kubu Moeldoko cs melalui Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) maupun pengadilan terus ditolak. Hal itu memperkuat kepemimpinan AHY sebagai ketua umum Partai Demokrat yang sah.

https://nasional.kompas.com/read/2024/03/01/15061421/kini-akrab-dengan-ahy-usai-3-tahun-berseteru-moeldoko-pikirkan-negara-bukan

Terkini Lainnya

Kunjungi Lokasi Bencana Banjir Bandang di Agam, Zulhas Temui Pengungsi dan Berikan Sejumlah Bantuan

Kunjungi Lokasi Bencana Banjir Bandang di Agam, Zulhas Temui Pengungsi dan Berikan Sejumlah Bantuan

Nasional
Diterima Hasto, Pawai Obor Api Abadi dari Mrapen sampai di Jakarta Jelang Rakernas PDI-P

Diterima Hasto, Pawai Obor Api Abadi dari Mrapen sampai di Jakarta Jelang Rakernas PDI-P

Nasional
Sahroni Pastikan Hadiri Sidang SYL untuk Diperiksa Sebagai Saksi

Sahroni Pastikan Hadiri Sidang SYL untuk Diperiksa Sebagai Saksi

Nasional
LPSK Sebut Masih Telaah Permohonan Perlindungan Saksi Fakta Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

LPSK Sebut Masih Telaah Permohonan Perlindungan Saksi Fakta Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Nasional
Ketua BKSAP Perkuat Komitmen Parlemen Anti-Korupsi dan Dorong Demokrasi Lingkungan di Asia Tenggara

Ketua BKSAP Perkuat Komitmen Parlemen Anti-Korupsi dan Dorong Demokrasi Lingkungan di Asia Tenggara

Nasional
Pasal-pasal di RUU Penyiaran Dinilai Berupaya Mengendalikan dan Melemahkan Pers

Pasal-pasal di RUU Penyiaran Dinilai Berupaya Mengendalikan dan Melemahkan Pers

Nasional
Korban Meninggal akibat Banjir Lahar di Sumbar Kembali Bertambah, Total 62 Orang

Korban Meninggal akibat Banjir Lahar di Sumbar Kembali Bertambah, Total 62 Orang

Nasional
Indonesia Dukung Pembentukan Global Water Fund di World Water Forum Ke-10

Indonesia Dukung Pembentukan Global Water Fund di World Water Forum Ke-10

Nasional
Waisak 2024, Puan Ajak Masyarakat Tebar Kebajikan dan Pererat Kerukunan

Waisak 2024, Puan Ajak Masyarakat Tebar Kebajikan dan Pererat Kerukunan

Nasional
Jokowi Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak, Harap Kedamaian Selalu Menyertai

Jokowi Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak, Harap Kedamaian Selalu Menyertai

Nasional
Kementerian KKP Bantu Pembudidaya Terdampak Banjir Bandang di Sumbar

Kementerian KKP Bantu Pembudidaya Terdampak Banjir Bandang di Sumbar

Nasional
Jokowi Bakal Jadi Penasihatnya di Pemerintahan, Prabowo: Sangat Menguntungkan Bangsa

Jokowi Bakal Jadi Penasihatnya di Pemerintahan, Prabowo: Sangat Menguntungkan Bangsa

Nasional
Soal Jatah Menteri Demokrat, AHY: Kami Pilih Tak Berikan Beban ke Pak Prabowo

Soal Jatah Menteri Demokrat, AHY: Kami Pilih Tak Berikan Beban ke Pak Prabowo

Nasional
Prabowo: Saya Setiap Saat Siap untuk Komunikasi dengan Megawati

Prabowo: Saya Setiap Saat Siap untuk Komunikasi dengan Megawati

Nasional
Tak Setuju Istilah 'Presidential Club', Prabowo: Enggak Usah Bikin Klub, Minum Kopi Saja

Tak Setuju Istilah "Presidential Club", Prabowo: Enggak Usah Bikin Klub, Minum Kopi Saja

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke