Salin Artikel

Wakapolri Komjen Agus Andrianto Punya Kekayaan Rp 18,9 Miliar

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Komjen Agus Andrianto memiliki kekayaan Rp 18.969.569.025 atau Rp 18,9 miliar.

Jumlah tersebut mengacu pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 8 Juni 2023/periodik 2022.

LHKPN tersebut disampaikan dalam kapasitasnya sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim). Adapun Agus dilantik menjadi Wakapolri pada 3 Juli lalu.

Kekayaan Agus didominasi aset tanah dan bangunan dengan jumlah 19 unit yang terletak di berbagai kota. Nilainya mencapai Rp 16.479.134.446.

Ia memiliki tiga tanah dan bangunan di Jakarta Selatan. Salah satunya memiliki luas 805 meter persegi/100 meter persegi. Nilainya mencapai Rp 5 miliar dan bersumber dari hasil sendiri.

Kemudian, tanah dan bangunan 420 meter persegi/306 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp 4 miliar.

Lalu, tanah dan bangunan di Jakarta selatan seluas 1.015 meter persegi/280 meter persegi senilai Rp 3 miliar.

Selain di Jakarta Selatan, Agus juga memiliki sejumlah bidang tanah di Kabupaten/Kota Tangerang dengan nilai Rp 2,5 juta hingga ratusan juta rupiah.

Total 19 tanah dan bangunan Agus dilaporkan sebagai hasil sendiri, bukan hadiah atau hibah.

Selain tanah, Agus juga melaporkan memiliki dua unit mobil Toyota yakni Alphard 2.5 G AT Tahun 2019 senilai Rp 500 juta dan Kijang Innova G AT Tahun 2016 senilai Rp 150 juta.

Ia juga memiliki harta bergerak lain senilai Rp 685 juta, surat berharga Rp 900 juta, serta kas dan setara kas Rp 255.434.579.

Agus tidak memiliki utang maupun harta lainnya. Dengan demikian, jumlah total kekayaan Agus Rp 18.969.569.025.

Agus dilantik menjadi Wakapolri setelah ditunjuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ia menggantikan Komjen Eddy Pramono yang memasuki masa pensiun pada 28 Juni 2023.

Promosi jabatan Agus tertuang dalam surat telegram rahasia Nomor:ST/1393/VI/KEP./2023 yang ditandatangani Sigit pada 24 Juni 2023.

https://nasional.kompas.com/read/2023/07/23/11083711/wakapolri-komjen-agus-andrianto-punya-kekayaan-rp-189-miliar

Terkini Lainnya

Tanggal 19 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 19 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Tanggal 18 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 18 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Di Sidang SYL, Saksi Akui Ada Pembelian Keris Emas Rp 105 Juta Pakai Anggaran Kementan

Di Sidang SYL, Saksi Akui Ada Pembelian Keris Emas Rp 105 Juta Pakai Anggaran Kementan

Nasional
Dede Yusuf Minta Pemerintah Perketat Akses Anak terhadap Gim Daring

Dede Yusuf Minta Pemerintah Perketat Akses Anak terhadap Gim Daring

Nasional
Mesin Pesawat Angkut Jemaah Haji Rusak, Kemenag Minta Garuda Profesional

Mesin Pesawat Angkut Jemaah Haji Rusak, Kemenag Minta Garuda Profesional

Nasional
Anggota Fraksi PKS Tolak Presiden Bebas Tentukan Jumlah Menteri: Nanti Semaunya Urus Negara

Anggota Fraksi PKS Tolak Presiden Bebas Tentukan Jumlah Menteri: Nanti Semaunya Urus Negara

Nasional
Usai Operasi di Laut Merah, Kapal Perang Belanda Tromp F-803 Merapat di Jakarta

Usai Operasi di Laut Merah, Kapal Perang Belanda Tromp F-803 Merapat di Jakarta

Nasional
Kriteria KRIS, Kemenkes: Maksimal 4 Bed Per Ruang Rawat Inap

Kriteria KRIS, Kemenkes: Maksimal 4 Bed Per Ruang Rawat Inap

Nasional
Soroti DPT Pilkada 2024, Bawaslu: Pernah Kejadian Orang Meninggal Bisa Memilih

Soroti DPT Pilkada 2024, Bawaslu: Pernah Kejadian Orang Meninggal Bisa Memilih

Nasional
Direktorat Kementan Siapkan Rp 30 Juta Tiap Bulan untuk Keperluan SYL

Direktorat Kementan Siapkan Rp 30 Juta Tiap Bulan untuk Keperluan SYL

Nasional
Setuju Sistem Pemilu Didesain Ulang, Mendagri: Pilpres dan Pileg Dipisah

Setuju Sistem Pemilu Didesain Ulang, Mendagri: Pilpres dan Pileg Dipisah

Nasional
Menko Airlangga: Kewajiban Sertifikasi Halal Usaha Menengah dan Besar Tetap Berlaku 17 Oktober

Menko Airlangga: Kewajiban Sertifikasi Halal Usaha Menengah dan Besar Tetap Berlaku 17 Oktober

Nasional
Serius Transisi Energi, Pertamina Gandeng KNOC dan ExxonMobil Kembangkan CCS

Serius Transisi Energi, Pertamina Gandeng KNOC dan ExxonMobil Kembangkan CCS

Nasional
Bawaslu Akui Kesulitan Awasi 'Serangan Fajar', Ini Sebabnya

Bawaslu Akui Kesulitan Awasi "Serangan Fajar", Ini Sebabnya

Nasional
Kontras Desak Jokowi dan Komnas HAM Dorong Kejagung Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Secara Yudisial

Kontras Desak Jokowi dan Komnas HAM Dorong Kejagung Selesaikan Pelanggaran HAM Berat Secara Yudisial

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke