Salin Artikel

Kamaruddin Simanjuntak Sebut Permintaan Maaf Sambo Tak Tulus: Masih Cari-cari Alasan

Diketahui, Sambo mengaku menyesal sangat emosional saat membunuh Brigadir J. Sambo menyebut amarahnya memuncak mendengar istrinya, Putri Candrawathi, mendapat tindakan tidak pantas.

"Kalau dia masih cari-cari alasan, masih cari-cari alasan, hoaks gitu, ya berarti tidak tulus," ujar Kamaruddin saat dihubungi Kompas.com, Rabu (5/10/2022).

Kamaruddin menilai apa yang Sambo sampaikan melalui pengacaranya, Arman Hanis, bukanlah permintaan maaf.

Dia menekankan semua dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi sudah dipatahkan, baik di TKP Duren Tiga maupun Magelang.

"Pertama kan dibilang diperkosa di Duren Tiga sudah kita patahkan, sudah SP3. Kemudian pindah ke tanggal 4 (Juli) di Magelang sudah kita patahkan, PC memuji-muji almarhum," tuturnya.

"Tanggal 7 (Juli) juga sudah kita patahkan, dia mengajak (Brigadir J) curhat seperempat jam, menginap 1 malam lagi di sana (Magelang). Kemudian besoknya dikawal. Tidak ada wanita diperkosa seperti itu," sambung Kamaruddin.

Kamaruddin menyarankan Sambo agar meminta maaf secara tulus. Sehingga, orang tua Brigadir J bisa memaafkan.

Dia berang karena Sambo masih terus mencari-cari alasan. Kamaruddin bahkan mengancam akan membuka kasus Sambo yang lain.

"Kalau dia terlalu bandel, nanti semua berkas dia, kasus dia yang lain, kubuka semua nanti. Ada yang rekayasa perkara, ada yang macam-macam, itu sudah saya identifikasi semua," katanya.

Kemudian, Kamaruddin menyinggung dosa Sambo lain, di mana dia menyeret sejumlah anggota kepolisian di kasus kematian Brigadir J.

Para polisi itu kini mendapat sanksi dari Polri. Ada yang dihukum demosi dan ada yang dipecat secara tidak hormat.

"Polisi-polisi itu kan ada anak istri yang perlu dihidupi. Dia pernah mikir enggak jadi nyeret polisi lain jadi pelaku semua," jelas Kamaruddin.

Menurut Kamaruddin, Sambo seharusnya bersifat kesatria alih-alih menyeret polisi lain.

Kamaruddin meminta Sambo bertobat dan menyesal atas perbuatan yang dia lakukan.

"(Harusnya Sambo ngomong) 'saya sadar dan bertobat, saya menyesal, biarlah saya pertanggungjawabkan ini sendirian'. Gitu kan? Baru itu namanya ksatria," tukasnya.

Kamaruddin mengingatkan Sambo bahwa keluarga beserta kuasa hukum Brigadir J adalah orang-orang baik. Jika Sambo telah menyadari kesalahannya dan meminta maaf, pasti orang tua Brigadir J akan menerimanya.

Dia berjanji akan menyampaikan permintaan maaf Sambo ke keluarga Brigadir J apabila Sambo menyampaikannya secara tulus.

"Kalau permintaan maafnya tulus ya nanti saya sampaikan kepada keluarga. Yang penting dia mau mengaku bersalah, dia meminta maaf, nanti saya sampaikan," imbuh dia.

Sebelumnya, tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo, mengaku menyesal atas tindakan pembunuhan berencana yang dilakukannya terhadap ajudannya itu.

Hal ini disampaikan Ferdy Sambo melalui kuasa hukumnya, Arman Hanis.

“Saya menyesal sangat emosional saat itu,” kata Ferdy Sambo melalui Arman, Rabu (5/10/2022).

 Sambo mengatakan, perbuatan itu dia lakukan karena kecintaan kepada istrinya, Putri Candrawathi.

Ia mengatakan, Putri tidak terlibat dan dan tidak melakukan apa-apa.

“Saya tidak tahu bagaimana membahasakan perasaan, emosi, amarah yang memuncak setelah mendengar informasi tentang perbuatan yang dialami istri saya. Kabar yang sangat menyesakkan hati saya sebagai seorang suami,” imbuhnya.

Selain itu, Sambo memastikan akan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

“Saya pasrahkan nasib saya ke Yang Mulia Majelis Hakim,” ucap Sambo.

Tak hanya itu, Sambo juga menyampaikan permintaan maaf kepada pihak keluarga Brigadir J, khususnya orangtua korban.

“Saya memohon maaf kepada seluruh pihak yang terdampak atas perbuatan yang saya lakukan, khususnya mohon maaf kepada bapak dan ibu keluarga korban,” kata Sambo.

https://nasional.kompas.com/read/2022/10/05/18495361/kamaruddin-simanjuntak-sebut-permintaan-maaf-sambo-tak-tulus-masih-cari-cari

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.