Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cegah Covid-19, KPAI Minta Orangtua Jaga Ketat Anaknya Selama Liburan Idul Adha

Kompas.com - 29/07/2020, 17:53 WIB
Deti Mega Purnamasari,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta orangtua menjaga anak-anaknya dengan ketat selama libur Lebaran Idul Adha.

Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah jatuh pada Jumat (31/7/2020).

Waktu tersebut berada di akhir pekan sehingga dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur cukup panjang meski masih suasana pandemi Covid-19.

Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak Jasra Putra mengatakan, Idul Adha kali ini akan dimanfaatkan masyarakat pulang kampung walau angka Covid-19 semakin tinggi.

"Tidak seperti saat pandemi pertama muncul saat Idul Fitri banyak yang tidak pulang kampung. Saat ini angka Covid-19 masih tinggi, artinya anak-anak terancam sehingga orangtua perlu ekstra ketat menjaga anak-anaknya selama liburan," ujar Jasra dikutip dari siaran pers, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Idul Adha di Tengah Pandemi Covid-19, Polisi Larang Takbir Keliling

Ia mengatakan, sejauh ini KPAI telah menemukan banyak anak terpapar Covid-19 karena tertular dari keluarganya.

Bahkan, kata dia, berdasarkan data satuan tugas penanganan Covid-19 per 19 Juli 2020, ada 62 orang anak yang meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Dalam rangka melindungi anak-anak di masa liburan Idul Adha, pihaknya pun meminta ada pembatasan di beberapa sarana umum seperti transportasi dan tempat wisata.

Termasuk pengetatan protokol kesehatan.

Pasalnya lokasi seperti tempat wisata akan dimanfaatkan masyarakat yang selama ini mengalami jenuh karena banyak berdiam diri di rumah selama pandemi.

Baca juga: Ini Daftar 33 RW Zona Merah di Jakarta yang Tidak Boleh Gelar Shalat Idul Adha di Masjid

"Berbagai sosialisasi demi kenyamanan selama menggunakan fasilitas di sampaikan sejak awal. Misalnya penyedia layanan mensyaratkan pengunjung daftar dulu sebelum ke lokasi dan syarat ketat,"

Selain itu, ia pun berharap ibadah selama Idul Adha juga diharapkan tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Menurutnya, pemerintah memiliki peranan untuk mengantisipasi agar hal tersebut tidak terjadi.

"Agar masyarakat terutama kelompok rentan seperti anak, lansia, dan perempuan dapat terlindungi selama liburan," ucap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kasus Brigadir RAT, Beda Keterangan Keluarga dan Polisi, Atasan Harus Diperiksa

Kasus Brigadir RAT, Beda Keterangan Keluarga dan Polisi, Atasan Harus Diperiksa

Nasional
KPK Ancam Pidana Pihak yang Halangi Penyidikan Gus Muhdlor

KPK Ancam Pidana Pihak yang Halangi Penyidikan Gus Muhdlor

Nasional
195.917 Visa Jemaah Haji Indonesia Sudah Terbit

195.917 Visa Jemaah Haji Indonesia Sudah Terbit

Nasional
Sukseskan Perhelatan 10th World Water Forum, BNPT Adakan Asesmen dan Sosialisasi Perlindungan Objek Vital di Bali

Sukseskan Perhelatan 10th World Water Forum, BNPT Adakan Asesmen dan Sosialisasi Perlindungan Objek Vital di Bali

Nasional
Penyidik KPK Enggan Terima Surat Ketidakhadiran Gus Muhdlor

Penyidik KPK Enggan Terima Surat Ketidakhadiran Gus Muhdlor

Nasional
Di Puncak Hari Air Dunia Ke-32, Menteri Basuki Ajak Semua Pihak Tingkatkan Kemampuan Pengelolaan Air

Di Puncak Hari Air Dunia Ke-32, Menteri Basuki Ajak Semua Pihak Tingkatkan Kemampuan Pengelolaan Air

Nasional
Ketum PGI Tagih Janji SBY dan Jokowi untuk Selesaikan Masalah Papua

Ketum PGI Tagih Janji SBY dan Jokowi untuk Selesaikan Masalah Papua

Nasional
Gus Muhdlor Kirim Surat Absen Pemeriksaan KPK, tetapi Tak Ada Alasan Ketidakhadiran

Gus Muhdlor Kirim Surat Absen Pemeriksaan KPK, tetapi Tak Ada Alasan Ketidakhadiran

Nasional
PPP Minta MK Beri Kebijakan Khusus agar Masuk DPR meski Tak Lolos Ambang Batas 4 Persen

PPP Minta MK Beri Kebijakan Khusus agar Masuk DPR meski Tak Lolos Ambang Batas 4 Persen

Nasional
Sidang Sengketa Pileg Kalteng Berlangsung Kilat, Pemohon Dianggap Tak Serius

Sidang Sengketa Pileg Kalteng Berlangsung Kilat, Pemohon Dianggap Tak Serius

Nasional
Pemerintahan Baru dan Tantangan Transformasi Intelijen Negara

Pemerintahan Baru dan Tantangan Transformasi Intelijen Negara

Nasional
Tegur Pemohon Telat Datang Sidang, Hakim Saldi: Kalau Terlambat Terus, 'Push Up'

Tegur Pemohon Telat Datang Sidang, Hakim Saldi: Kalau Terlambat Terus, "Push Up"

Nasional
KPK Sebut Keluarga SYL Sangat Mungkin Jadi Tersangka TPPU Pasif

KPK Sebut Keluarga SYL Sangat Mungkin Jadi Tersangka TPPU Pasif

Nasional
Timnas Kalah Lawan Irak, Jokowi: Capaian hingga Semifinal Layak Diapresiasi

Timnas Kalah Lawan Irak, Jokowi: Capaian hingga Semifinal Layak Diapresiasi

Nasional
Kunker ke Sumba Timur, Mensos Risma Serahkan Bansos untuk ODGJ hingga Penyandang Disabilitas

Kunker ke Sumba Timur, Mensos Risma Serahkan Bansos untuk ODGJ hingga Penyandang Disabilitas

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com