Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BIN Usul Tambahan Anggaran Kerja ke DPR, Salah Satunya untuk Operasi Intelijen Luar Negeri

Kompas.com - 12/02/2020, 21:46 WIB
Sania Mashabi,
Icha Rastika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Intelijen Negara (BIN) mengusulkan penambahan anggaran kerja untuk tahun 2020.

Usul penambahan anggaran itu disampaikan Kepala BIN Budi Gunawan dalam rapat tertutup dengan Komisi I DPR, Rabu (12/2/2020).

"Ada usulan terkait pagu anggaran dan beberapa usulan untuk penambahan anggaran dalam rangka untuk meningkatkan kinerja dan hubungan operasi-operasi intelijen tertentu," kata Budi selepas rapat bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Baca juga: Rapat dengan BIN, Komisi I DPR Tanyakan Pemulangan WNI Terduga Teroris Lintas Batas

Budi tidak mengungkap berapa tambahan anggaran yang diusulkan BIN.

Dia hanya menyebut, penambahan anggaran salah satunya akan digunakan untuk peningkatan operasi intelijen luar negeri.

"Ada beberapa kegiatan kita terkait dengan penguatan operasi intelijen luar negeri contohnya seperti itu. Karena memang masih sangat minim ya yang perlu didukung untuk anggaran tambahan," ujar dia. 

Budi juga belum bisa memastikan apakah usulan penambahan akan disetujui DPR.

Sebab, penambahan anggaran suatu lembaga bergantung pada kemampuan negara.

"Pada usulan kita kan belum bisa diputuskan karena DPR mempunyai kewenangan bugedter nanti semua dinamikanya tergantung kondisi keuangan negara," ucap Budi.

Sebelumnya, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 109,3 miliar untuk operasi intelijen siber pada 2020.

Baca juga: Serahkan ke KPK, BIN Enggan Ikut Campur soal Pencarian Harun Masiku

Anggaran itu sudah ada di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 dan rencananya masuk ke anggaran Badan Intelijen Negara (BIN).

Berdasarkan Buku III Himpunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara atau Lembaga Tahun Anggaran 2020, BIN menjadikan operasi intelijen siber sebagai salah satu prioritasnya.

"Operasi intelijen siber dengan target 16.229 laporan intelijen sebesar Rp 109,3 miliar," seperti dikutip dari buku tersebut, Selasa (20/8/2019).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Laporkan Dewas ke Bareskrim, Wakil Ketua KPK Bantah Dirinya Problematik

Laporkan Dewas ke Bareskrim, Wakil Ketua KPK Bantah Dirinya Problematik

Nasional
Kolaborasi Pertamina–Mandalika Racing Series Dukung Pembalap Muda Bersaing di Kancah Internasional

Kolaborasi Pertamina–Mandalika Racing Series Dukung Pembalap Muda Bersaing di Kancah Internasional

Nasional
Harkitnas, Fahira Idris Tekankan Pentingnya Penguasaan Iptek untuk Capai Visi Indonesia Emas 2045

Harkitnas, Fahira Idris Tekankan Pentingnya Penguasaan Iptek untuk Capai Visi Indonesia Emas 2045

Nasional
Sempat Sebut Lettu Eko Meninggal karena Malaria, Dankormar: Untuk Jaga Marwah Keluarga

Sempat Sebut Lettu Eko Meninggal karena Malaria, Dankormar: Untuk Jaga Marwah Keluarga

Nasional
Yasonna Berharap Program PPHAM Dilanjutkan oleh Pemerintahan Prabowo-Gibran

Yasonna Berharap Program PPHAM Dilanjutkan oleh Pemerintahan Prabowo-Gibran

Nasional
Di WWF 2024, Jokowi Ajak Semua Pihak Wujudkan Tata Kelola Air yang Inklusif dan Berkelanjutan

Di WWF 2024, Jokowi Ajak Semua Pihak Wujudkan Tata Kelola Air yang Inklusif dan Berkelanjutan

Nasional
KSP Sebut Bakal Pertimbangkan Nama-nama Pansel KPK Rekomendasi ICW

KSP Sebut Bakal Pertimbangkan Nama-nama Pansel KPK Rekomendasi ICW

Nasional
Kementan Rutin Kirim Durian Musang King, SYL: Keluarga Saya Tak Suka, Demi Allah

Kementan Rutin Kirim Durian Musang King, SYL: Keluarga Saya Tak Suka, Demi Allah

Nasional
Jokowi-Puan Bertemu di WWF 2024, Pengamat: Tidak Akan Buat Megawati Oleng

Jokowi-Puan Bertemu di WWF 2024, Pengamat: Tidak Akan Buat Megawati Oleng

Nasional
56.750 Jemaah Haji Tiba di Madinah, 6 Orang Dikabarkan Wafat

56.750 Jemaah Haji Tiba di Madinah, 6 Orang Dikabarkan Wafat

Nasional
Ingatkan Soal Kuota Haji Tambahan, Anggota DPR: Jangan Sampai Dipanggil KPK

Ingatkan Soal Kuota Haji Tambahan, Anggota DPR: Jangan Sampai Dipanggil KPK

Nasional
Laporkan Dewas ke Polisi, Nurul Ghufron Sebut Sejumlah Pegawai KPK Sudah Dimintai Keterangan

Laporkan Dewas ke Polisi, Nurul Ghufron Sebut Sejumlah Pegawai KPK Sudah Dimintai Keterangan

Nasional
Buka Forum Parlemen WWF Ke-10, Puan: Kelangkaan Air Perlebar Ketimpangan

Buka Forum Parlemen WWF Ke-10, Puan: Kelangkaan Air Perlebar Ketimpangan

Nasional
Lemhannas Kaji Dampak Meninggalnya Presiden Iran dalam Kecelakaan Helikopter

Lemhannas Kaji Dampak Meninggalnya Presiden Iran dalam Kecelakaan Helikopter

Nasional
Emil Dardak Sindir Batas Usia yang Halangi Anak Muda Maju saat Pemilu

Emil Dardak Sindir Batas Usia yang Halangi Anak Muda Maju saat Pemilu

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com