Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bertemu Rektor, Wapres Minta UI Berperan Turunkan Kesenjangan Desa-Kota

Kompas.com - 03/02/2020, 19:40 WIB
Deti Mega Purnamasari,
Bayu Galih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar kampus berperan dalam pembangunan dalam rangka menurunkan kesenjangan antara desa dan kota.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf ketika menerima Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020).

"UI sebagai institusi pendidikan tinggi harus dapat berperan dalam pembangunan melalui pengembangan konsep, riset, inovasi dan kerja sama dengan pihak-pihak terkait," ujar Wapres Ma'ruf dikutip dari siaran pers Setwapres, Senin (3/2/2020).

Menurut Ma'ruf Amin, kesenjangan yang terjadi saat ini terjadi antara kota dan desa.

Baca juga: Wapres Maruf: Pemerintah Prioritaskan Pembangunan SDM yang Unggul

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan pemberdayaan desa. Antara lain, dengan membangun desa wisata, desa industri, dan desa digital.

"Apabila ini dilakukan maka kesenjangan antara kota dan desa dapat diturunkan," kata dia.

Ma'ruf mengatakan, agar hal tersebut tercapai, maka pembangunan harus didukung dengan sistem politik dan keamanan yang stabil.

Adapun, dalam pertemuan itu Ari Kuncoro mengatakan, saat ini UI sedang mengembangkan riset terkait suficient economic philosophy yang terdiri atas tiga unsur.

Unsur tersebut adalah kecukupan (moderation), masuk akal (reasonable), dan kekebalan (self immunity).

Di tingkat nasional, kata dia, konsep tersebut melakukan pendekatan pada tingkat kesesuaian, yaknikeunggulan kompetitif, risiko rendah, dan mengurangi ketergantungan kepada negara lain.

"Konsep ini dapat diterapkan untuk memberdayakan desa, dapat dibawa ke desa melalui penerapan e-commerce. Perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan dapat mengambil peran dalam hal ini," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cak Imin Sebut Pemerintahan Jokowi Sentralistik, Kepala Daerah PKB Harus Inovatif

Cak Imin Sebut Pemerintahan Jokowi Sentralistik, Kepala Daerah PKB Harus Inovatif

Nasional
Pemerintah Akan Pastikan Status Tanah Warga Terdampak Erupsi Gunung Ruang serta Longsor Tana Toraja dan Sumbar

Pemerintah Akan Pastikan Status Tanah Warga Terdampak Erupsi Gunung Ruang serta Longsor Tana Toraja dan Sumbar

Nasional
Ahmed Zaki Daftarkan Diri ke PKB untuk Pilkada DKI, Fokus Tingkatkan Popularitas

Ahmed Zaki Daftarkan Diri ke PKB untuk Pilkada DKI, Fokus Tingkatkan Popularitas

Nasional
Sengketa Pileg, Golkar Minta Pemungutan Suara Ulang di 36 TPS Sulbar

Sengketa Pileg, Golkar Minta Pemungutan Suara Ulang di 36 TPS Sulbar

Nasional
Mendagri Sebut Biaya Pilkada Capai Rp 27 Triliun untuk KPU dan Bawaslu Daerah

Mendagri Sebut Biaya Pilkada Capai Rp 27 Triliun untuk KPU dan Bawaslu Daerah

Nasional
Airin Ingin Bentuk Koalisi Besar untuk Mengusungnya di Pilkada Banten

Airin Ingin Bentuk Koalisi Besar untuk Mengusungnya di Pilkada Banten

Nasional
Sebut Warga Ingin Anies Balik ke Jakarta, Nasdem: Kinerjanya Terasa

Sebut Warga Ingin Anies Balik ke Jakarta, Nasdem: Kinerjanya Terasa

Nasional
Caleg PSI Gugat Teman Satu Partai ke MK, Saldi Isra: Berdamai Saja Lah

Caleg PSI Gugat Teman Satu Partai ke MK, Saldi Isra: Berdamai Saja Lah

Nasional
Irigasi Rentang Targetkan Peningkatan Indeks Pertanaman hingga 280 Persen

Irigasi Rentang Targetkan Peningkatan Indeks Pertanaman hingga 280 Persen

Nasional
Kuasa Hukum Caleg Jawab 'Siap' Terus, Hakim MK: Kayak Latihan Tentara, Santai Saja...

Kuasa Hukum Caleg Jawab "Siap" Terus, Hakim MK: Kayak Latihan Tentara, Santai Saja...

Nasional
Heboh Brigadir RAT Jadi Pengawal Bos Tambang, Anggota DPR: Tak Mungkin Atasan Tidak Tahu, Kecuali...

Heboh Brigadir RAT Jadi Pengawal Bos Tambang, Anggota DPR: Tak Mungkin Atasan Tidak Tahu, Kecuali...

Nasional
Geledah Setjen DPR dan Rumah Tersangka, KPK Amankan Dokumen Proyek hingga Data Transfer

Geledah Setjen DPR dan Rumah Tersangka, KPK Amankan Dokumen Proyek hingga Data Transfer

Nasional
Ditegur MK Tak Serius Ikuti Sidang, KPU Mengaku Punya Banyak Agenda

Ditegur MK Tak Serius Ikuti Sidang, KPU Mengaku Punya Banyak Agenda

Nasional
Korlantas Sebut Pelat Khusus “ZZ” Terhindar Ganjil-Genap Jika Dikawal

Korlantas Sebut Pelat Khusus “ZZ” Terhindar Ganjil-Genap Jika Dikawal

Nasional
Polri Bentuk 10 Satgas Pengamanan untuk World Water Forum Ke-10 di Bali

Polri Bentuk 10 Satgas Pengamanan untuk World Water Forum Ke-10 di Bali

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com