Menlu Retno Berupaya agar Eropa Tak Ikuti Sikap AS soal Yerusalem - Kompas.com

Menlu Retno Berupaya agar Eropa Tak Ikuti Sikap AS soal Yerusalem

Kompas.com - 11/12/2017, 09:30 WIB
Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi menunjukkan scarf Palestina yang dikenakan dilehernya sebagai bentuk dukungan dan komitmen Indonesia untuk negara tersebut pasca pengakuan Amerika Serikat atas Jerusalem, Palestina sebagai Ibu Kota Israel, menggantikan Tel Aviv, saat berpidato pada Bali Democracy Forum (BDF) ke-10, di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (7/12/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIR Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi menunjukkan scarf Palestina yang dikenakan dilehernya sebagai bentuk dukungan dan komitmen Indonesia untuk negara tersebut pasca pengakuan Amerika Serikat atas Jerusalem, Palestina sebagai Ibu Kota Israel, menggantikan Tel Aviv, saat berpidato pada Bali Democracy Forum (BDF) ke-10, di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (7/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bertolak menuju Eropa kemarin, Minggu (10/12/2017).

Selain akan mendampingi Presiden Joko Widodo, lawatan Retno Marsudi kali ini juga untuk menyerukan negara-negara Barat tidak turut mengikuti langkah Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Retno menegaskan, Pemerintah Indonesia akan selalu bersama Palestina. Dia menjelaskan, kunjungannya menuju Amman di Yordania, Istanbul di Turki, hingga Brussel di Belgia adalah untuk memperkokoh perjuangan diplomasi Indonesia untuk Palestina.

"Saya menuju ke Amman, Istanbul, Brussel. Perjalanan ini ditujukan untuk memperkokoh perjuangan diplomasi Indonesia untuk Palestina," ujar Retno dalam video berdurasi 1 menit 5 detik tersebut.

(Baca juga: Soal Yerusalem, Jokowi Telepon Presiden Palestina)

Mantan duta besar RI untuk Belanda ini pun berkomitmen untuk mendampingi Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan, sesuai arahan Presdin Joko Widodo.

"Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa indonesia akan selalu bersama dengan Palestina. Di Amman saya akan melakukan pertemuan, yakni dengan Menteri Luar Negeri Palestina dan Menteri Luar Negeri Yordania," ujar Retno.

Sementara itu, Retno Marsudi juga akan melanjutkan upaya diplomasi RI itu saat menghadiri KTT OKI di Istanbul, Turki, pada 13 Desember.

"Saya akan mendampingi Presiden Jokowi menghadiri KTT OKI di Istanbul pada tanggal 13 Desember," ucap Retno.

(Baca juga: Soal Yerusalem, Perwakilan NU dan Wahid Foundation Temui Dubes AS)

Retno mengatakan, usai menghadiri KTT OKI, ia kembali akan bertolak menuju Brussel. Retno akan memperkokoh hubungan dengan negara-negara barat agar tak mengikuti langkah Amerika Serikat.

"Dari Istanbul saya akan melanjutkan perjalanan saya ke Brussel untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri Uni Eropa, untuk memperkokoh hubungan negara-negara barat agar tidak mengikuti keputusan Amerika serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan untuk tidak memindahkan kedutaan ke Yerusalem," kata Retno.

Presiden Joko Widodo sebelumnya mengencam keras tindakan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak AS terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan meminta AS untuk mempertimbangkan kembali keputusan itu," ujar Jokowi, di Istana Bogor, Kamis (7/12/2017).

(Rina Ayu Panca Rini/Tribunnews.com)
--
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: "Ke Eropa, Menlu Retno Ajak Negara Barat Tak Ikuti Amerika Akui Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel"

Kompas TV Presiden Joko Widodo mengaku sudah berkomunikasi dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorBayu Galih
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM