Transjakarta Dukung Pegawai yang Berseteru dengan Dewi Perssik - Kompas.com

Transjakarta Dukung Pegawai yang Berseteru dengan Dewi Perssik

Jessi Carina
Kompas.com - 07/12/2017, 06:28 WIB
Dewi Perssik (kiri) mendampingi suaminya Angga Wijara (kanan) melaporkan seorang petugas Transjakarta ke Sentra Pengaduan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Senin (4/12/2017) malam.KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG Dewi Perssik (kiri) mendampingi suaminya Angga Wijara (kanan) melaporkan seorang petugas Transjakarta ke Sentra Pengaduan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Senin (4/12/2017) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com — Peristiwa malam itu di  jalur busway depan Mal Pejaten Village, Jakarta Selatan, mungkin saja sering terjadi di sejumlah tempat. Kendaraan pribadi mencoba masuk ke dalam jalur transjakarta untuk melepaskan diri dari kemacetan. Namun, kejadian di depan Mal Pejaten Village itu menjadi berbeda.

Yang mencoba masuk busway adalah Dewi Perssik, penyanyi dangdut terkenal,  yang ketika itu bersama suaminya. Petugas transjakarta yang menjaga agar busway tetap steril tidak mengizinkan mereka masuk.

Berawal dari kejadian itu, kini keduanya saling melapor ke polisi. Petugas transjakarta, Harry Maulana Saputra, melaporkan Dewi Perssik, begitu juga sebaliknya. Meski melapor secara pribadi, Harry mendapatkan dukungan penuh dari bos tempat dia bekerja, yaitu Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono.

"Jadi buat PT Transjakarta malah kami harus menghargai petugas yang punya dedikasi seperti ini. Karena yang dia munculkan bukan kepentingan pribadi, kok," kata Budi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (6/12/2017).

Baca juga: Polisi Periksa Petugas Transjakarta yang Cekcok dengan Dewi Perssik

Menurut Budi, kejadian itu sebenarnya sederhana saja. Petugas hanya menjalankan tugas dengan baik. Sudah sewajarnya Harry melarang seseorang menggunakan kendaraan pribadi di jalur busway meski orang itu adalah Dewi Perssik sekalipun.

"Jadi ini orang ketemu petugas transjakarta yang konsisten melakukan tugasnya," ujar Budi.

Jadi ramai

Kejadian itu ramai karena ada video yang beredar di media sosial. Larangan masuk busway untuk mobil Dewi Perssik diwarnai perseteruan. Dewi menilai petugas transjakarta arogan dan bersikukuh bahwa dia disuruh polisi melalui jalur transjakarta itu.

"Mau dibilang sama seribu orang saksi enggak apa-apa, kan yang dibutuhkan bukti CCTV sama video dan kami dalam kawalan polisi, kalau saya masuk jalan (busway) berarti disuruh sama polisi, bukan karena asal-asalan," ujar Dewi.

Baca juga: Dirut Transjakarta Sebut Petugasnya Benar Stop Mobil Dewi Perssik yang Masuk Busway

Dewi memang mengaku sedang dalam pengawalan polisi pada malam itu. Namun, saat Dewi dan suaminya berhadapan dengan petugas transjakarta, polisi yang mengawal Dewi justru tidak terlihat.

Anggota polisi yang mengawal Dewi disebut tertinggal dan masih berada di Jalan Arteri, sedangkan penyanyi sudah berada di depan Mal Pejaten Village.

Kemarin, polisi sudah memeriksa petugas transjakarta yang melaporkan Dewi Perssik. Polisi juga meminta keterangan anggota polisi lain yang berada pada kejadian itu. Kasus tersebut masih bergulir.

PenulisJessi Carina
EditorEgidius Patnistik
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM