Minggu, 26 Oktober 2014

News / Nasional

Pendidikan Membentuk Toleransi

Rabu, 13 Juni 2012 | 16:53 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Aktivis Jaringan Islam Liberal, Ulil Abshar Abdalla mengatakan, situasi pendidikan di semua tingkatan di Indonesia memberi sumbangan atas sikap-sikap intoleransi yang berkembang saat ini.

Hal itu disampaikan Ulil Abshar Abdalla, Rabu (13/6/2012) pada seminar nasional Ke(tidak)basan Beragama dan Masalah Intoleransi yang diselenggarakan Lembaga Studi Sosial dan Agama (Elsa) dan IAIN Walisongo, Semarang, Jawa Tengah.

Katanya, materi pendidikan di tingkat dasar sampai perguruan tinggi kita kurang memberi pemahaman toleransi beragama. Oleh karenanya, kata Ulil Abshar Abdalla, pemahaman atas agama akan lebih membantu apabila pemeluknya belajar soal filasafat. Dalam inti filsafat mengajarkan kita selalu berpikir rasional atau penalaran (logis).

Sedangkan Abu Hafsin, Wakil Ketua PWNU Jateng mengemukakan, organisasi sosial keagamaan semua agama di Indonesia harus terus mendorong dasar teologis penerimaan warganya terhadap Pancasila dan UUD 1945.


Penulis: Winarto Herusansono
Editor : Fransiskus Sarong