Selasa, 21 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 21 Mei 2013 | 10:49 WIB
Pendidikan Membentuk Toleransi
Penulis : Winarto Herusansono | Rabu, 13 Juni 2012 | 16:53 WIB
|
Share:

Pendidikan Membentuk Toleransi
Kompas/Winarto Herusansono
Seminar nasional soal toleransi beragama yang diselenggarakan Lembaga Studi Sosial dan Agama (Elsa), Rabu (13/6/2012) di Semarang

SEMARANG, KOMPAS.com - Aktivis Jaringan Islam Liberal, Ulil Abshar Abdalla mengatakan, situasi pendidikan di semua tingkatan di Indonesia memberi sumbangan atas sikap-sikap intoleransi yang berkembang saat ini.

Hal itu disampaikan Ulil Abshar Abdalla, Rabu (13/6/2012) pada seminar nasional Ke(tidak)basan Beragama dan Masalah Intoleransi yang diselenggarakan Lembaga Studi Sosial dan Agama (Elsa) dan IAIN Walisongo, Semarang, Jawa Tengah.

Katanya, materi pendidikan di tingkat dasar sampai perguruan tinggi kita kurang memberi pemahaman toleransi beragama. Oleh karenanya, kata Ulil Abshar Abdalla, pemahaman atas agama akan lebih membantu apabila pemeluknya belajar soal filasafat. Dalam inti filsafat mengajarkan kita selalu berpikir rasional atau penalaran (logis).

Sedangkan Abu Hafsin, Wakil Ketua PWNU Jateng mengemukakan, organisasi sosial keagamaan semua agama di Indonesia harus terus mendorong dasar teologis penerimaan warganya terhadap Pancasila dan UUD 1945.

Editor :
Fransiskus Sarong